Sabtu, 21 Oktober 2017 | 02.43 WIB
KiniNEWS>Regional>Jawa Barat>Jabar incar peringkat pertama anugerah Parasamya Purna Karya Nugraha

Jabar incar peringkat pertama anugerah Parasamya Purna Karya Nugraha

Selasa, 3 Oktober 2017 - 00:24 WIB

IMG-6730

Gubernur Jawa Barat Ahmad Heryawan. KiniNews/Dok

Bandung, kini.co.id – Gubernur Jawa Barat Ahmad Heryawan menegaskan jajarannya menargetkan Laporan Penyelenggaraan Pemerintah Daerah (LPPD) Pemprov Jawa Barat 2017 mampu berada di peringkat pertama sehingga akan memperoleh anugerah Parasamya Purna Karya Nugraha.

“Mudah-mudahan tahun ini di peringkat pertama, kalau masuk tiga besar selama tiga tahun berturut-turut kita tidak saja mendapatkan juara dengan kategori kinerja terbaik tapi piala juga berganti menjadi Parasamya Purna Karya Nugraha,” kata Aher di Bandung, Senin (2/10).

Mulai hari ini Tim nasional Evaluasi Kinerja Penyelenggaraan Pemerintah Daerah (EKPPD) dari Kementerian Dalam Negeri akan melakukan validasi atas Laporan Penyelenggaraan Pemerintah Daerah (LPPD) Jawa Barat tahun 2016 beserta LPPD seluruh Kabupaten dan Kota se-Jabar.

Tim yang diketuai oleh Direktur Evaluasi Kinerja dan Peningkatan Kapasitas Daerah pada Direktorat Jenderal Otda Kemendagri, Gunawan, akan berada di Bandung selama 6 hari dari tanggal 2-7 Oktober 2017.

Aher menuturkan, LPPD Jabar selama ini selalu ada di posisi tiga besar terbaik selama dua tahu berturut-turut untuk tahun 2015 dan 2017. “LPPD kita kan sudah terbaik 2 tahun berturut-turut, tahun 2016 peringkat 2 dan 2015 peringkat 3,” kata dia.

Ia menjelaskan, antara visi dan misi pemerintah daerah dengan kinerja di titik terakhir haruslah sesuai.

“Apa yang kita lakukan di akhir itu adalah cerminan visi misi pada dasarnya,” katanya.

Dari visi misi tersebut kemudian diturunkan menjadi Indikator Kinerja Utama (IKU) Gubernur. Kemudian turun ke Organisasi Perangkat Daerah (OPD) lalu lalu turun lagi ke eselon III samapi eselon IV.

“Seluruhnya harus mengacu kesitu, jadi kalau ada program yang diusulkan oleh eselon IV tapi program tersebut ternyata tidak mengacu ke indikator kinerja utama berarti salah, ujarnya.

“Jadi kita akan lebih mengokohkan lagi bahwa apa yang dilakukan dibawah itu adalah program yang mengacu pada indikator kinerja utama kepala daerah,” kata dia dilansir Antara.

Sementara itu Direktur Evaluasi Kinerja dan Peningkatan Kapasitas Daerah pada Direktorat Jenderal Otda Kemendagri, Gunawan menututkan kunjungan pihaknya tersebut untuk melakukan validasi hasil LPPD tim daerah kepada Kabupaten Kota dan evaluasi kinerja penyelengaraan pemerintah daerah Provinsi Jabar tahun 2016, tim akan bertugas selama 6 hari ke depan.

Ia mengatakan, Pemprov Jabar telah menyampaikan LPPD 2016 beserta Kabupaten dan kotanya, untuk itu pihaknya perlu melakukan EKPPD sebagaimana amanat Undang-undang No 23 tahun 2014 tentang Pemerintahan Daerah.

“Kami ingin memperoleh kepastian data capaian kinerja agar betul-betul valid, akurat dan dapat dipertanggung jawabkan,” ujarnya.[]

Editor: Rakisa

KOMENTAR ANDA
Berita Regional Terkini Lainnya
Aiptu Martua Sigalingging kalah duel dengan dua terduga teroris
Sumatera Utara - Sabtu, 21 Oktober 2017 - 01:09 WIB

Aiptu Martua Sigalingging kalah duel dengan dua terduga teroris

Kepolisian Daerah Sumatera Utara (Polda Sumut) menggelar rekonstruksi aksi teror penyerangan Pos Jaga Pintu 3 Mapolda, Jumat (20/10).Reka ulang yang ...
Tolong! Warga Bekasi Ini Ditahan RS Fatmawati
Jawa Barat - Jumat, 20 Oktober 2017 - 23:17 WIB

Tolong! Warga Bekasi Ini Ditahan RS Fatmawati

Sungguh ironis nasib yang dialami Warga Desa Mangunjaya, Kecamatan Tambun Selatan, Firiani. Ia bersama anaknya yang baru saja lahir tidak ...
Mahasiswa FIB USU Korban Pengeroyokan Satpam Masih Kritis
Sumatera Utara - Jumat, 20 Oktober 2017 - 22:31 WIB

Mahasiswa FIB USU Korban Pengeroyokan Satpam Masih Kritis

Setelah sempat terkenal brutal mengeroyok wartawan, kini oknum Satpam USU diduga kembali terlibat dalam tindak kekerasan.Seorang mahasiswa bernama Imanuel Silaban ...
Kapolda bersama Gubsu komitmen awasi penggunaan dana desa
Sumatera Utara - Jumat, 20 Oktober 2017 - 19:59 WIB

Kapolda bersama Gubsu komitmen awasi penggunaan dana desa

Kapolda Sumut Inspektur Jenderal Paulus Waterpauw bersama Gubsu Tengku Erry Nuradi menyatakan komitmennya bersama untuk mengawasi penggunaan dana desa yang ...
Hindari Konflik, Polisi dan TNI Senam Bareng
Jawa Barat - Jumat, 20 Oktober 2017 - 18:42 WIB

Hindari Konflik, Polisi dan TNI Senam Bareng

Anggota Kepolisian Resor Metropolitan Bekasi Kota dan Kodim 0507 BKS Bekasi, Jumat (20/10/2017), menggelar olah raga bersama. Kegiatan dilaksanakan di ...
Sah! APBD Perubahan Kota Bekasi Rp 5,7 Triliun
Jawa Barat - Jumat, 20 Oktober 2017 - 17:21 WIB

Sah! APBD Perubahan Kota Bekasi Rp 5,7 Triliun

Anggaran Pendapatan Belanja Daerah (APBD) Perubahan tahun 2017 Kota Bekasi resmi diketuk dalam rapat paripurna.Dalam rapat tersebut DPRD Kota ...