Sabtu, 21 Oktober 2017 | 02.32 WIB
KiniNEWS>Regional>Jawa Barat>Ini alasan pemecatan puluhan guru honorer SMKN 11 Bekasi

Ini alasan pemecatan puluhan guru honorer SMKN 11 Bekasi

Reporter : Ardiansyah | Sabtu, 30 September 2017 - 22:25 WIB

IMG-6717

SMKN 11 Kota Bekasi. KiniNews/Ardiansyah

Bekasi, kini.co.id

Puluhan guru honorer di SMKN 11 Kota Bekasi yang bakal dipecat tidak hormat oleh pihak sekolah lantaran dinilai kerap ‘membangkang’ oleh pihak sekolah.

“Ya mereka kerap melawan alias ‘membangkang’ dan tidak bekerja sesuai prosedur di sekolah,” kata Kepala SMKN 11 Kota Bekasi, Elvi Desilia Fajarina, Sabtu (30/9).

Kasus yang bergulir sejak Januari 2017 lalu di internal sekolah ini tak kunjung selesai.

Padahal, beberapa kali proses mediasi oleh Pemerintah Provinsi Jawa Barat pun selalu tidak di indahkan oleh ara guru honorer itu.

Teranyar, Kepala Balai Pelayanan dan Pengawasan Pendidikan wilayah 1 Karawang, Otin Martini, pun sudah berupaya memdiasi.

Hanya saja, Elvi menyebut jika mediasi tersebut tak kunjug ada poin-poin yang diselesaikan. Pasalnya pihak Balai hanya mengintervensi agar para guru honorer tersebut dapat kembali ditampung.

“Saya welcome, dan saya itu belum pernah mengeluarkan surat pemecatan, namaun mereka itu menganggap jika menolkan jampelajaran adalah memecat mereka, padahal itu hanya untuk mereka introspksi diri,” kata Elvi.

Saat mediasi, Kamis (28/9) lalu, di SMKN 11 Kota Bekasi, sebenarnya Elvi sudah mengamini permintaan pihak Balai agar dapat kembali menampung 23 guru tersebut.

Namun Elvi juga memberikan catatan khusus bagi mereka, seperti membersihkan nama baiknya dan SMKN 11 Kota Bekasi dengan meminta permohonan maaf kepada media massa.

Selain itu, para guru honorer juga diminta untuk melakukan klarifikasi atas berita dan laporan-laporan ke berbagai lembaga dan instansi pemerintah, menyabut surat kuasa mereka terhadap pengacaranya dengan surat resmi sesuai aturan.

“Saya juga meminta mereka memnuhi aturan kontrak kerja yang berlaku. Baru tindakan selanjutnya adalah membicarakannya kembali jika syarat itu dipenuhi,” bebernya.

Namun bukan syarat yang dipenuhi oleh para guru honorer tersebut. Malahan, kata Elvi, pada Jumat (29/9/2017) kemarin. Elvi mendapat kabar kurang sedap.

“Saya malah di fitnah oleh mereka jika tidak diperkenankan mengajar di SMKN 11 Kota Bekasi, mereka ngadu ke Balai kalau saya melarang dan mengintruksikan security untuk menghalau mereka masuk, padahal, sama sekali mereka tidak datang,” kata dia.

Hal itulah yang membuat Elvi naik pitam. Atas dasar itu juga Elvi berniat melakukan pemecatan 23 guru honorer yang dianggapnya ‘membangkang’.

“Sudah tidak adalagi tolerir yang saya berikan, ini adalah keputusan final yang wajib dilakukan, karena perbuatan mereka sudah melebihi batas,” tandasnya.[]

Editor: Rakisa

KOMENTAR ANDA
Berita Regional Terkini Lainnya
Aiptu Martua Sigalingging kalah duel dengan dua terduga teroris
Sumatera Utara - Sabtu, 21 Oktober 2017 - 01:09 WIB

Aiptu Martua Sigalingging kalah duel dengan dua terduga teroris

Kepolisian Daerah Sumatera Utara (Polda Sumut) menggelar rekonstruksi aksi teror penyerangan Pos Jaga Pintu 3 Mapolda, Jumat (20/10).Reka ulang yang ...
Tolong! Warga Bekasi Ini Ditahan RS Fatmawati
Jawa Barat - Jumat, 20 Oktober 2017 - 23:17 WIB

Tolong! Warga Bekasi Ini Ditahan RS Fatmawati

Sungguh ironis nasib yang dialami Warga Desa Mangunjaya, Kecamatan Tambun Selatan, Firiani. Ia bersama anaknya yang baru saja lahir tidak ...
Mahasiswa FIB USU Korban Pengeroyokan Satpam Masih Kritis
Sumatera Utara - Jumat, 20 Oktober 2017 - 22:31 WIB

Mahasiswa FIB USU Korban Pengeroyokan Satpam Masih Kritis

Setelah sempat terkenal brutal mengeroyok wartawan, kini oknum Satpam USU diduga kembali terlibat dalam tindak kekerasan.Seorang mahasiswa bernama Imanuel Silaban ...
Kapolda bersama Gubsu komitmen awasi penggunaan dana desa
Sumatera Utara - Jumat, 20 Oktober 2017 - 19:59 WIB

Kapolda bersama Gubsu komitmen awasi penggunaan dana desa

Kapolda Sumut Inspektur Jenderal Paulus Waterpauw bersama Gubsu Tengku Erry Nuradi menyatakan komitmennya bersama untuk mengawasi penggunaan dana desa yang ...
Hindari Konflik, Polisi dan TNI Senam Bareng
Jawa Barat - Jumat, 20 Oktober 2017 - 18:42 WIB

Hindari Konflik, Polisi dan TNI Senam Bareng

Anggota Kepolisian Resor Metropolitan Bekasi Kota dan Kodim 0507 BKS Bekasi, Jumat (20/10/2017), menggelar olah raga bersama. Kegiatan dilaksanakan di ...
Sah! APBD Perubahan Kota Bekasi Rp 5,7 Triliun
Jawa Barat - Jumat, 20 Oktober 2017 - 17:21 WIB

Sah! APBD Perubahan Kota Bekasi Rp 5,7 Triliun

Anggaran Pendapatan Belanja Daerah (APBD) Perubahan tahun 2017 Kota Bekasi resmi diketuk dalam rapat paripurna.Dalam rapat tersebut DPRD Kota ...