Sabtu, 16 Desember 2017 | 06.28 WIB
KiniNEWS>Regional>Jawa Barat>Ini alasan pemecatan puluhan guru honorer SMKN 11 Bekasi

Ini alasan pemecatan puluhan guru honorer SMKN 11 Bekasi

Reporter : Ardiansyah | Sabtu, 30 September 2017 - 22:25 WIB

IMG-6717

SMKN 11 Kota Bekasi. KiniNews/Ardiansyah

Bekasi, kini.co.id

Puluhan guru honorer di SMKN 11 Kota Bekasi yang bakal dipecat tidak hormat oleh pihak sekolah lantaran dinilai kerap ‘membangkang’ oleh pihak sekolah.

“Ya mereka kerap melawan alias ‘membangkang’ dan tidak bekerja sesuai prosedur di sekolah,” kata Kepala SMKN 11 Kota Bekasi, Elvi Desilia Fajarina, Sabtu (30/9).

Kasus yang bergulir sejak Januari 2017 lalu di internal sekolah ini tak kunjung selesai.

Padahal, beberapa kali proses mediasi oleh Pemerintah Provinsi Jawa Barat pun selalu tidak di indahkan oleh ara guru honorer itu.

Teranyar, Kepala Balai Pelayanan dan Pengawasan Pendidikan wilayah 1 Karawang, Otin Martini, pun sudah berupaya memdiasi.

Hanya saja, Elvi menyebut jika mediasi tersebut tak kunjug ada poin-poin yang diselesaikan. Pasalnya pihak Balai hanya mengintervensi agar para guru honorer tersebut dapat kembali ditampung.

“Saya welcome, dan saya itu belum pernah mengeluarkan surat pemecatan, namaun mereka itu menganggap jika menolkan jampelajaran adalah memecat mereka, padahal itu hanya untuk mereka introspksi diri,” kata Elvi.

Saat mediasi, Kamis (28/9) lalu, di SMKN 11 Kota Bekasi, sebenarnya Elvi sudah mengamini permintaan pihak Balai agar dapat kembali menampung 23 guru tersebut.

Namun Elvi juga memberikan catatan khusus bagi mereka, seperti membersihkan nama baiknya dan SMKN 11 Kota Bekasi dengan meminta permohonan maaf kepada media massa.

Selain itu, para guru honorer juga diminta untuk melakukan klarifikasi atas berita dan laporan-laporan ke berbagai lembaga dan instansi pemerintah, menyabut surat kuasa mereka terhadap pengacaranya dengan surat resmi sesuai aturan.

“Saya juga meminta mereka memnuhi aturan kontrak kerja yang berlaku. Baru tindakan selanjutnya adalah membicarakannya kembali jika syarat itu dipenuhi,” bebernya.

Namun bukan syarat yang dipenuhi oleh para guru honorer tersebut. Malahan, kata Elvi, pada Jumat (29/9/2017) kemarin. Elvi mendapat kabar kurang sedap.

“Saya malah di fitnah oleh mereka jika tidak diperkenankan mengajar di SMKN 11 Kota Bekasi, mereka ngadu ke Balai kalau saya melarang dan mengintruksikan security untuk menghalau mereka masuk, padahal, sama sekali mereka tidak datang,” kata dia.

Hal itulah yang membuat Elvi naik pitam. Atas dasar itu juga Elvi berniat melakukan pemecatan 23 guru honorer yang dianggapnya ‘membangkang’.

“Sudah tidak adalagi tolerir yang saya berikan, ini adalah keputusan final yang wajib dilakukan, karena perbuatan mereka sudah melebihi batas,” tandasnya.[]

Editor: Rakisa

KOMENTAR ANDA
Berita Regional Terkini Lainnya
Warga Tasikmalaya dihimbau mengungsi
Jawa Barat - Sabtu, 16 Desember 2017 - 02:17 WIB

Warga Tasikmalaya dihimbau mengungsi

Warga yang tinggal di pesisir pantai Kecamatan Cipatujah, Kabupaten Tasikmalaya, Jawa Barat, mengungsi ke dataran tinggi untuk menghindari ancaman bahaya ...
BMKG keluarkan peringatan potensi Tsunami gempa Tasikmalaya
Jawa Barat - Sabtu, 16 Desember 2017 - 01:14 WIB

BMKG keluarkan peringatan potensi Tsunami gempa Tasikmalaya

Gempa berkekuatan 7,3 skala richter (SR) terjadi di 43 km barat daya Tasikmalaya, Jawa Barat, pada pukul 23.47 WIB, Jumat. ...
Warga Majalengka rasakan gempa Tasikmalaya
Jawa Barat - Sabtu, 16 Desember 2017 - 01:12 WIB

Warga Majalengka rasakan gempa Tasikmalaya

Sejumlah warga di Kabupaten Majalengka, Jawa Barat dibuat panik dengan gempa bumi yang terjadi pada Jumat malam sekitar pukul 23.48 ...
Gempa berkekuatan 7,3 SR juga goncang Tasikmalaya
Jawa Barat - Sabtu, 16 Desember 2017 - 00:57 WIB

Gempa berkekuatan 7,3 SR juga goncang Tasikmalaya

Gempa bumi berkekuatan 7,3 Skala Richter di Barat Daya Kabupaten Tasikmalaya terasa hingga ke Bandung, Jawa Barat pada Jumat pukul ...
Gempa berkekuatan 6,7 SR guncang Sukabumi
Jawa Barat - Sabtu, 16 Desember 2017 - 00:51 WIB

Gempa berkekuatan 6,7 SR guncang Sukabumi

Gempa berkekuatan 6,7 skala richter (SR) mengguncang wilayah Sukabumi, Jawa Barat dan sekitarnya yang menyebabkan warga panik dan berhamburan keluar ...
Panitia festival durian minta maaf, siap kembalikan uang tiket yang dibeli
Jawa Barat - Jumat, 15 Desember 2017 - 21:01 WIB

Panitia festival durian minta maaf, siap kembalikan uang tiket yang dibeli

Panitia festival durian Sindangwangi 2017 menyampaikan permintaan maafnya kepada publik atas ketidaknyamanan pelaksanaan festival pada, Sabtu (9/12) lalu.Permintaan maaf itu ...