Sabtu, 21 Oktober 2017 | 02.37 WIB
KiniNEWS>Regional>Jawa Barat>Puluhan guru honorer di SMKN 11 Bekasi bakal dipecat

Puluhan guru honorer di SMKN 11 Bekasi bakal dipecat

Reporter : Ardiansyah | Sabtu, 30 September 2017 - 22:18 WIB

IMG-6715

SMKN 11 Kota Bekasi. KiniNews/Ardiansyah

Bekasi, kini.co.id – akan mengambil sikap tegas berupa pemecatan terhadap 23 guru honorer.

Hal itu lantaran kekesalan Elvi yang tidak dapat lagi terbendung. Pasalnya, Elvi kerap mendapatkan diskriminasi oleh 23 guru honerer di sekolahnya.

Elvi mengaku jika para guru honorer tersebut telah menjatuhkan martabatnya di beberapa lembaga pemerintah, seperti Pemerintah Provinsi Jawa Barat, Kementrian Dalam Negeri Polda Metro Jaya bahkan menyasar ke lembaga Saber Pungli.

“Saya dilaporkan ke beberapa lembaga pemerintah, saya rasa ini sangat mencoreng nama sekolah kami (SMKN 11 Kota Bekasi) dan personal saya,” kata Elvi, Sabtu (30/9/2017).

Padahal, kasus yang bergulir merupakan hal sepele yang bisa diselesaikan secara musyawarah ditingkat sekolah.

Ia mengaku dilaporkan oleh para guru honorer itu menyusul adanya surat indisipliner kepada para guru honorer.

Surat tersebut ia keluarkan dengan perintah Kepala Balai Pelayanan dan Pengawasan Pendidikan wilayah 1 Karawang, Otin Martini. Sebab, para guru honorer sudah bersikap diskriminasi terhadapnya.

“Mereka alasan tidak digaji oleh SMKN 11 Kota Bekasi, padahal, gaji mereka masih dalam proses karena kita beberapa bulan lalu mengalami masa transisi akibat swakelola dari tingkat daerah ke tingkat provinsi,” jelasnya.

Namun, Elvi sendiri mengaku sudah memperjuangkan hak para guru honorer selama tiga bulan gaji. Hanya saja, metode pembayaran tidak bisa menyeluruh.

Soalnya, dana talangan SMKN 11 Kota Bekasi tidak dapat mencukupi gaji keseluruhan mengajar 24 jam tatap muka atau 5 hari kerja dalam satu minggu.

“Mereka perjam kita bayar Rp 85 ribu, namun kita hanya bisa talangi Rp 35 ribu. Beruntung ada tambahan dari komite sehingga bisa dibayarkan Rp 50 ribu, bukan bersyukur mereka (honorer) malah menolak dan ingin digaji penuh,” tutur dia.

Tentu saja, kata Elvi, pihaknya tidak bisa mengamini permintaan para guru honorer. Lantas para honorer mengklaim jika dirinya tidak dibayarkan.

Dasar tersebut dijadikan sebagai bukti mereka untuk mengakali para ‘petinggi’ agar dapat mencopot Elvi sebagai Kepala SMKN Kota Bekasi.

Berbagai macam cara, kata Elvi, mereka halalkan termasuk menyewa lowyer dan melaporkannya ke tim satgas Saber Pungli.

“Karena itu semua, mereka akan saya pecat, karena sejak bulan Mei 2017 kemarin, mereka jua mengklaim sudah saya pecat, padahal saya hanya menolkan jam kerja mereka, bukan memecat,” tandasnya.[]

Editor: Rakisa

KOMENTAR ANDA
Berita Regional Terkini Lainnya
Aiptu Martua Sigalingging kalah duel dengan dua terduga teroris
Sumatera Utara - Sabtu, 21 Oktober 2017 - 01:09 WIB

Aiptu Martua Sigalingging kalah duel dengan dua terduga teroris

Kepolisian Daerah Sumatera Utara (Polda Sumut) menggelar rekonstruksi aksi teror penyerangan Pos Jaga Pintu 3 Mapolda, Jumat (20/10).Reka ulang yang ...
Tolong! Warga Bekasi Ini Ditahan RS Fatmawati
Jawa Barat - Jumat, 20 Oktober 2017 - 23:17 WIB

Tolong! Warga Bekasi Ini Ditahan RS Fatmawati

Sungguh ironis nasib yang dialami Warga Desa Mangunjaya, Kecamatan Tambun Selatan, Firiani. Ia bersama anaknya yang baru saja lahir tidak ...
Mahasiswa FIB USU Korban Pengeroyokan Satpam Masih Kritis
Sumatera Utara - Jumat, 20 Oktober 2017 - 22:31 WIB

Mahasiswa FIB USU Korban Pengeroyokan Satpam Masih Kritis

Setelah sempat terkenal brutal mengeroyok wartawan, kini oknum Satpam USU diduga kembali terlibat dalam tindak kekerasan.Seorang mahasiswa bernama Imanuel Silaban ...
Kapolda bersama Gubsu komitmen awasi penggunaan dana desa
Sumatera Utara - Jumat, 20 Oktober 2017 - 19:59 WIB

Kapolda bersama Gubsu komitmen awasi penggunaan dana desa

Kapolda Sumut Inspektur Jenderal Paulus Waterpauw bersama Gubsu Tengku Erry Nuradi menyatakan komitmennya bersama untuk mengawasi penggunaan dana desa yang ...
Hindari Konflik, Polisi dan TNI Senam Bareng
Jawa Barat - Jumat, 20 Oktober 2017 - 18:42 WIB

Hindari Konflik, Polisi dan TNI Senam Bareng

Anggota Kepolisian Resor Metropolitan Bekasi Kota dan Kodim 0507 BKS Bekasi, Jumat (20/10/2017), menggelar olah raga bersama. Kegiatan dilaksanakan di ...
Sah! APBD Perubahan Kota Bekasi Rp 5,7 Triliun
Jawa Barat - Jumat, 20 Oktober 2017 - 17:21 WIB

Sah! APBD Perubahan Kota Bekasi Rp 5,7 Triliun

Anggaran Pendapatan Belanja Daerah (APBD) Perubahan tahun 2017 Kota Bekasi resmi diketuk dalam rapat paripurna.Dalam rapat tersebut DPRD Kota ...