Monday, 23 July 2018 | 03.27 WIB
KiniNEWS>Regional>Jawa Barat>Puluhan guru honorer di SMKN 11 Bekasi bakal dipecat

Puluhan guru honorer di SMKN 11 Bekasi bakal dipecat

Reporter : Ardiansyah | Saturday, 30 September 2017 - 22:18 WIB

IMG-6715

SMKN 11 Kota Bekasi. KiniNews/Ardiansyah

Bekasi, kini.co.id – akan mengambil sikap tegas berupa pemecatan terhadap 23 guru honorer.

Hal itu lantaran kekesalan Elvi yang tidak dapat lagi terbendung. Pasalnya, Elvi kerap mendapatkan diskriminasi oleh 23 guru honerer di sekolahnya.

Elvi mengaku jika para guru honorer tersebut telah menjatuhkan martabatnya di beberapa lembaga pemerintah, seperti Pemerintah Provinsi Jawa Barat, Kementrian Dalam Negeri Polda Metro Jaya bahkan menyasar ke lembaga Saber Pungli.

“Saya dilaporkan ke beberapa lembaga pemerintah, saya rasa ini sangat mencoreng nama sekolah kami (SMKN 11 Kota Bekasi) dan personal saya,” kata Elvi, Sabtu (30/9/2017).

Padahal, kasus yang bergulir merupakan hal sepele yang bisa diselesaikan secara musyawarah ditingkat sekolah.

Ia mengaku dilaporkan oleh para guru honorer itu menyusul adanya surat indisipliner kepada para guru honorer.

Surat tersebut ia keluarkan dengan perintah Kepala Balai Pelayanan dan Pengawasan Pendidikan wilayah 1 Karawang, Otin Martini. Sebab, para guru honorer sudah bersikap diskriminasi terhadapnya.

“Mereka alasan tidak digaji oleh SMKN 11 Kota Bekasi, padahal, gaji mereka masih dalam proses karena kita beberapa bulan lalu mengalami masa transisi akibat swakelola dari tingkat daerah ke tingkat provinsi,” jelasnya.

Namun, Elvi sendiri mengaku sudah memperjuangkan hak para guru honorer selama tiga bulan gaji. Hanya saja, metode pembayaran tidak bisa menyeluruh.

Soalnya, dana talangan SMKN 11 Kota Bekasi tidak dapat mencukupi gaji keseluruhan mengajar 24 jam tatap muka atau 5 hari kerja dalam satu minggu.

“Mereka perjam kita bayar Rp 85 ribu, namun kita hanya bisa talangi Rp 35 ribu. Beruntung ada tambahan dari komite sehingga bisa dibayarkan Rp 50 ribu, bukan bersyukur mereka (honorer) malah menolak dan ingin digaji penuh,” tutur dia.

Tentu saja, kata Elvi, pihaknya tidak bisa mengamini permintaan para guru honorer. Lantas para honorer mengklaim jika dirinya tidak dibayarkan.

Dasar tersebut dijadikan sebagai bukti mereka untuk mengakali para ‘petinggi’ agar dapat mencopot Elvi sebagai Kepala SMKN Kota Bekasi.

Berbagai macam cara, kata Elvi, mereka halalkan termasuk menyewa lowyer dan melaporkannya ke tim satgas Saber Pungli.

“Karena itu semua, mereka akan saya pecat, karena sejak bulan Mei 2017 kemarin, mereka jua mengklaim sudah saya pecat, padahal saya hanya menolkan jam kerja mereka, bukan memecat,” tandasnya.[]

Editor: Rakisa

KOMENTAR ANDA
Berita Regional Terkini Lainnya
Jawa Barat - Thursday, 19 April 2018 - 20:56 WIB

Ridwan Kamil akan perjuangan status guru honor di Jawa Barat

Calon Gubernur Jawa Barat nomor urut 1, Ridwan Kamil berjanji akan memperjuangkan status guru honor di Jawa Barat. Sehingga, abdi ...
Sumatera Utara - Tuesday, 27 March 2018 - 17:37 WIB

Tim verifikasi nasional lomba lingkungan bersih dan sehat sambangi Desa Aek Tapa

Tim verifikasi lapangan pelaksanaan terbaik tingkat nasional lomba lingkungan bersih dan sehat turun langsung ke lapangan ke Labuhanbatu Utara.Tim tersebut ...
Sumatera Utara - Tuesday, 27 March 2018 - 17:11 WIB

Pemko Medan dan LKPP teken MOU pelaksanaan e-katalog daerah

Pemko Medan tandatangani MOU pelaksanaan e-katalog daerah dengan Lembaga Kebijakan Pengadaan Barang dan Jasa Pemerintah (LKPP). Penandatanganan ini dilakukan langsung ...
Sumatera Utara - Tuesday, 27 March 2018 - 05:52 WIB

Balas surat cinta siswa, Bupati Labura kunjungi sekolah

Bupati Labuhanbatu Utara Kharuddin Syah, memberikan kejutan kepada siswa dan siswi SMP Negeri 3 Kualuh Hulu dengan mendatangi langsung sekolah ...
Sumatera Utara - Tuesday, 12 December 2017 - 10:56 WIB

Wabup Labura minta ASN tingkatkan disiplin  

Wakil Bupati Labuhanbatu Utara ((Labura), Dwi Prantara mengatakan Apartur Sipil paratur(ASN) dituntut untuk selalu meningkatkan kedisiplinan saat bekerja.Hal itu ...
DKI Jakarta - Tuesday, 12 December 2017 - 10:38 WIB

Banjir kembali kepung Jakarta, Anies: Saya bertanggungjawab

Hujan deras yang mengguyur hampir seluruh wilayah Ibukota pada Senin (11/12) siang kemarin mengakibatkan banjir di beberapa titik seperti kawasan ...
Place your ads here...