Sabtu, 21 Oktober 2017 | 02.38 WIB
KiniNEWS>Regional>Sumatera Utara>Limbah domestik di Sumut kian memprihatinkan

Limbah domestik di Sumut kian memprihatinkan

Reporter : Nur Fatimah | Jumat, 29 September 2017 - 02:48 WIB

IMG-6707

Limbah domestik. KiniNews/Istimewa

MEDAN, kini.co.id – Pencemaran lingkungan diakibatkan oleh limbah cair domestik semakin memprihatinkan dan menjadi perhatian pemerintah provinsi Sumatera Utara (Pemprov Sumut).

Karena itu diperlukan kesadaran masyarakat serta dukungan seluruh pihak terkait.

Hal itu disampaikan Kepala Dinas Lingkungan Hidup Sumut Dr Hidayati usai membuka Seminar Nasional Lingkungan Hidup 2017 di Hotel Karibia Medan, Kamis (28/9). Mengambil tema ‘Peran Serta Masyarakat Dalam Pengelolaan Limbah Cair Domestik’, acara tersebut dihadiri sekitar 200-an peserta yang berasal dari dinas lingkungan hidup kabupaten/kota, pihak swasta, lembaga pemerhati lingkungan, akademisi serta masyarakat.

“Kenapa kami sangat serius terhadap masalah limbah cair domestik, karena selama ini seolah tidak tersentuh. Memang ada upaya dari pemerintah dan dari Kementerian PU-Pera juga sudah membangun fasilitas pengolahan limbah cair domestik,” ungkap Kepala Dinas Lingkungan Hidup Sumut Dr Hidayati usai membuka Seminar Nasional Lingkungan Hidup 2017 di Hotel Karibia Medan, Kamis (28/9).

Dikatakannya sarana pengolahan limbah cair yang ada di Medan, masih jauh dari kata cukup atau belum dapat memenuhi kebutuhan jika dilihat dari jumlah penduduk yang ada di Sumut. Sehingga hal ini menimbulkan keprihatinan sekaligus kekhawatiran.

“Yang bisa tercakup baru sekitar 0,1 persen dari jumlah penduduk. Seperti pelayanan septic tank masih sangat terbatas,” jelasnya.

Karena itu pihaknya melalui UPT Pengelolaan Limbah Cair Domestik yang baru saja didirikan di Sumut, menggelar seminar nasional dengan harapan nantinya dapat menggungah masyarakat agar menyadari bahwa seperti keberadaan septic tank milik warga, harus sesuai mutu limbah cair domestik.

Kasi Pengendalian Pencemaran Air Rumah Tangga Direktorat Jenderal Pengendalian Pencemaran dan Kerusakan Lingkungan, Kementerian Lingkungan Hidup dan Kehutanan RI, Witono mengatakan bahwa berdasarkan beberap sampel Sungai di Indonesia yang mereka kaji, 75 persen tercemar berat.

Sementara kontribusi limbah domestik di beberapa sungai besar di atas 60 persen.

“Saya fikir ini langkah ke depan untuk mengendalikan limbah cair domestik karena kontribusinya besar. Karena itu, kita sedang menyusun roadmap mencegahan pencemaran limbah cair domestic dengan mendorong setiap provinsi dan kabupaten/kota untuk melakukan pengendalian pencemaran air,” sebutnya.

Terkait aturan tentang limbah cair tersebut, sudah ada Peraturan Menteri LHK nomor 68/2016 yang mengatur semua kegiatan usaha untuk melakukan pengolahan limbah sebelum dibuang ke badan air dan harus memenuhi baku mutu.

Sehingga diperlukan sinerji dari semua pihak termasuk dengan pemerintah daerah, swasta dan lembaga yang bergerak di lingkungan hidup.[]

Editor: Rakisa

KOMENTAR ANDA
Berita Regional Terkini Lainnya
Aiptu Martua Sigalingging kalah duel dengan dua terduga teroris
Sumatera Utara - Sabtu, 21 Oktober 2017 - 01:09 WIB

Aiptu Martua Sigalingging kalah duel dengan dua terduga teroris

Kepolisian Daerah Sumatera Utara (Polda Sumut) menggelar rekonstruksi aksi teror penyerangan Pos Jaga Pintu 3 Mapolda, Jumat (20/10).Reka ulang yang ...
Tolong! Warga Bekasi Ini Ditahan RS Fatmawati
Jawa Barat - Jumat, 20 Oktober 2017 - 23:17 WIB

Tolong! Warga Bekasi Ini Ditahan RS Fatmawati

Sungguh ironis nasib yang dialami Warga Desa Mangunjaya, Kecamatan Tambun Selatan, Firiani. Ia bersama anaknya yang baru saja lahir tidak ...
Mahasiswa FIB USU Korban Pengeroyokan Satpam Masih Kritis
Sumatera Utara - Jumat, 20 Oktober 2017 - 22:31 WIB

Mahasiswa FIB USU Korban Pengeroyokan Satpam Masih Kritis

Setelah sempat terkenal brutal mengeroyok wartawan, kini oknum Satpam USU diduga kembali terlibat dalam tindak kekerasan.Seorang mahasiswa bernama Imanuel Silaban ...
Kapolda bersama Gubsu komitmen awasi penggunaan dana desa
Sumatera Utara - Jumat, 20 Oktober 2017 - 19:59 WIB

Kapolda bersama Gubsu komitmen awasi penggunaan dana desa

Kapolda Sumut Inspektur Jenderal Paulus Waterpauw bersama Gubsu Tengku Erry Nuradi menyatakan komitmennya bersama untuk mengawasi penggunaan dana desa yang ...
Hindari Konflik, Polisi dan TNI Senam Bareng
Jawa Barat - Jumat, 20 Oktober 2017 - 18:42 WIB

Hindari Konflik, Polisi dan TNI Senam Bareng

Anggota Kepolisian Resor Metropolitan Bekasi Kota dan Kodim 0507 BKS Bekasi, Jumat (20/10/2017), menggelar olah raga bersama. Kegiatan dilaksanakan di ...
Sah! APBD Perubahan Kota Bekasi Rp 5,7 Triliun
Jawa Barat - Jumat, 20 Oktober 2017 - 17:21 WIB

Sah! APBD Perubahan Kota Bekasi Rp 5,7 Triliun

Anggaran Pendapatan Belanja Daerah (APBD) Perubahan tahun 2017 Kota Bekasi resmi diketuk dalam rapat paripurna.Dalam rapat tersebut DPRD Kota ...