Sabtu, 21 Oktober 2017 | 02.40 WIB
KiniNEWS>Regional>Jawa Barat>Sopir angkutan keluhkan rencana berperasinya KRL Bekasi – Cikarang

Sopir angkutan keluhkan rencana berperasinya KRL Bekasi – Cikarang

Reporter : Ardiansyah | Kamis, 28 September 2017 - 18:24 WIB

IMG-6701

Bekasi, kini.co.id – Rencana beroperasinya Kereta Rel Listrik (KRL) Bekasi- Cikarang dikeluhkan para supir angkutan Elf K-01A jurusan Cikarang-Bekasi.

Pasalnya, saat ini mereka hanya mengandalkan penumpang dari muntahan KRL-CL di Stasiun Besar Bekasi menuju Cikarang, Kabupaten Bekasi.

Tentunya, dengan beroprasi KRL-CL Bekasi-Cikarang berdampak pada pendapatan supir Elf yang sehari-harinya mengais rezeki dengan mengandalkan penumpang.

“Sangat berdampak sekali pada pendapatan kami ya kalau adanya kereta itu (KRL-CL), saya kira ini merupakan ancaman tersendiri bagi kami,” kata salah seorang supir, Hendra (32), Kamis (28/9).

Hendra menilai, kebijakan pembanguan dan pengoperasian KRL-CL Bekasi-Cikarang sangat menyengsarakan para supir khusunya Elf K-01A.

“Jelas ini sangat menyengsarakan kami, kehadiran ojek atau taksi online saja itu sudah menjadi beban buat kami para supir, ditambah dengan pengoperasian KRL-CL yang lintasnya sama dengan kami,” ujarnya.

Sardi (41) supir lainnya, mengaku jika dirinya sudah ancang-ancang untuk mencari pekerjaan lainnya. Karena kata dia, jika pemerjaannya saat ini masih dipaksakan sama saja kerja bakti.

“Saya rencanya mau cari pekerjaan lain untuk menghidupi istri dan anak saya. Karena kalau dipaksakan sama saja saya kerja bakti, tidak ada untuk pendapatan saya, uangnya hanya untuk setoran mobil,” kata Sardi.

Alasannya sederhana, menerut dia, dengan dioperasionalkannya KRL-CL tentu akan mematikan profesinya sebagai supir.

“Ya kalau ada KRL-CL otomatis penumpang pindah semua pengoperasian kendaraannya, karena satu lebih cepat, kami yang berprofesi sebagai supir tidak bisa berbuat banyak,” tandasnya.

Abi Alfiandi (24) seorang warga asal Bekasi Utara mengakui KRL-CL lebih layak iya tumpangi ketimbang menggunakan angkutan umum jenis Elf.

“Ya iyalah, lebih bagus ada KRL, kalau kita naik angkutan itu harus menghitung jarak tempuh. Karena belum ketemu macet dan angkot sering ngetem, kalau kereta kan bablas,” katanya saat ditemui di Bulan-bulan Bekasj, Jalan Ir H Juanda.

Ia sendiri tidak sabar dengan kehadiran KRL-CL jurusan Bekasi-Cikarang. Malahan, Abi merasa kecewa karena pengoperasiannta tertunda dengan jangka waktu satu bulan.

“Kebetulan saya bulak-balik ke daerah Tambun, selama ini saya masih menggunakan angkutan umum. Kemarin saya dengar kerta sudah bisa dioperasikan, rupanya tidak jadi, sempat kecewa ya,” tandasnya.

Seperti diketahui, Direktorat Jenderal (Ditjen) Perkeretaapian menunda beroperasinya KRL-CL yang rencananya dimulai 17 September 2017.

Ini karena belum semua stasiun siap untuk melayani penumpang. Penundaan itu karena tim prasarana sedang merampungkan sejumlah fasilitas penunjang agar stasiun bisa segera digunakan.

Fasilitas itu antara lain alat pengeras suara, kamera CCTV, garis keselamatan, papan informasi, serta pengaturan dan pemisahan jalur keluar-masuk penumpang.

1Masalah sterilisasi stasiun juga menjadi salah satu pertimbangan pengoperasian KRL Bekasi–Cikarang ditunda.

Jika semua fasilitas penunjang itu sudah dipenuhi, KRL Bekasi–Cikarang dipastikan dapat dioperasikan. Diperkirakan pengoperasian sudah dimulai awal Oktober 2017.[]

Editor: Rakisa

KOMENTAR ANDA
Berita Regional Terkini Lainnya
Aiptu Martua Sigalingging kalah duel dengan dua terduga teroris
Sumatera Utara - Sabtu, 21 Oktober 2017 - 01:09 WIB

Aiptu Martua Sigalingging kalah duel dengan dua terduga teroris

Kepolisian Daerah Sumatera Utara (Polda Sumut) menggelar rekonstruksi aksi teror penyerangan Pos Jaga Pintu 3 Mapolda, Jumat (20/10).Reka ulang yang ...
Tolong! Warga Bekasi Ini Ditahan RS Fatmawati
Jawa Barat - Jumat, 20 Oktober 2017 - 23:17 WIB

Tolong! Warga Bekasi Ini Ditahan RS Fatmawati

Sungguh ironis nasib yang dialami Warga Desa Mangunjaya, Kecamatan Tambun Selatan, Firiani. Ia bersama anaknya yang baru saja lahir tidak ...
Mahasiswa FIB USU Korban Pengeroyokan Satpam Masih Kritis
Sumatera Utara - Jumat, 20 Oktober 2017 - 22:31 WIB

Mahasiswa FIB USU Korban Pengeroyokan Satpam Masih Kritis

Setelah sempat terkenal brutal mengeroyok wartawan, kini oknum Satpam USU diduga kembali terlibat dalam tindak kekerasan.Seorang mahasiswa bernama Imanuel Silaban ...
Kapolda bersama Gubsu komitmen awasi penggunaan dana desa
Sumatera Utara - Jumat, 20 Oktober 2017 - 19:59 WIB

Kapolda bersama Gubsu komitmen awasi penggunaan dana desa

Kapolda Sumut Inspektur Jenderal Paulus Waterpauw bersama Gubsu Tengku Erry Nuradi menyatakan komitmennya bersama untuk mengawasi penggunaan dana desa yang ...
Hindari Konflik, Polisi dan TNI Senam Bareng
Jawa Barat - Jumat, 20 Oktober 2017 - 18:42 WIB

Hindari Konflik, Polisi dan TNI Senam Bareng

Anggota Kepolisian Resor Metropolitan Bekasi Kota dan Kodim 0507 BKS Bekasi, Jumat (20/10/2017), menggelar olah raga bersama. Kegiatan dilaksanakan di ...
Sah! APBD Perubahan Kota Bekasi Rp 5,7 Triliun
Jawa Barat - Jumat, 20 Oktober 2017 - 17:21 WIB

Sah! APBD Perubahan Kota Bekasi Rp 5,7 Triliun

Anggaran Pendapatan Belanja Daerah (APBD) Perubahan tahun 2017 Kota Bekasi resmi diketuk dalam rapat paripurna.Dalam rapat tersebut DPRD Kota ...