Rabu, 13 Desember 2017 | 18.19 WIB
KiniNEWS>Regional>Jawa Barat>Sopir angkutan keluhkan rencana berperasinya KRL Bekasi – Cikarang

Sopir angkutan keluhkan rencana berperasinya KRL Bekasi – Cikarang

Reporter : Ardiansyah | Kamis, 28 September 2017 - 18:24 WIB

IMG-6701

Bekasi, kini.co.id – Rencana beroperasinya Kereta Rel Listrik (KRL) Bekasi- Cikarang dikeluhkan para supir angkutan Elf K-01A jurusan Cikarang-Bekasi.

Pasalnya, saat ini mereka hanya mengandalkan penumpang dari muntahan KRL-CL di Stasiun Besar Bekasi menuju Cikarang, Kabupaten Bekasi.

Tentunya, dengan beroprasi KRL-CL Bekasi-Cikarang berdampak pada pendapatan supir Elf yang sehari-harinya mengais rezeki dengan mengandalkan penumpang.

“Sangat berdampak sekali pada pendapatan kami ya kalau adanya kereta itu (KRL-CL), saya kira ini merupakan ancaman tersendiri bagi kami,” kata salah seorang supir, Hendra (32), Kamis (28/9).

Hendra menilai, kebijakan pembanguan dan pengoperasian KRL-CL Bekasi-Cikarang sangat menyengsarakan para supir khusunya Elf K-01A.

“Jelas ini sangat menyengsarakan kami, kehadiran ojek atau taksi online saja itu sudah menjadi beban buat kami para supir, ditambah dengan pengoperasian KRL-CL yang lintasnya sama dengan kami,” ujarnya.

Sardi (41) supir lainnya, mengaku jika dirinya sudah ancang-ancang untuk mencari pekerjaan lainnya. Karena kata dia, jika pemerjaannya saat ini masih dipaksakan sama saja kerja bakti.

“Saya rencanya mau cari pekerjaan lain untuk menghidupi istri dan anak saya. Karena kalau dipaksakan sama saja saya kerja bakti, tidak ada untuk pendapatan saya, uangnya hanya untuk setoran mobil,” kata Sardi.

Alasannya sederhana, menerut dia, dengan dioperasionalkannya KRL-CL tentu akan mematikan profesinya sebagai supir.

“Ya kalau ada KRL-CL otomatis penumpang pindah semua pengoperasian kendaraannya, karena satu lebih cepat, kami yang berprofesi sebagai supir tidak bisa berbuat banyak,” tandasnya.

Abi Alfiandi (24) seorang warga asal Bekasi Utara mengakui KRL-CL lebih layak iya tumpangi ketimbang menggunakan angkutan umum jenis Elf.

“Ya iyalah, lebih bagus ada KRL, kalau kita naik angkutan itu harus menghitung jarak tempuh. Karena belum ketemu macet dan angkot sering ngetem, kalau kereta kan bablas,” katanya saat ditemui di Bulan-bulan Bekasj, Jalan Ir H Juanda.

Ia sendiri tidak sabar dengan kehadiran KRL-CL jurusan Bekasi-Cikarang. Malahan, Abi merasa kecewa karena pengoperasiannta tertunda dengan jangka waktu satu bulan.

“Kebetulan saya bulak-balik ke daerah Tambun, selama ini saya masih menggunakan angkutan umum. Kemarin saya dengar kerta sudah bisa dioperasikan, rupanya tidak jadi, sempat kecewa ya,” tandasnya.

Seperti diketahui, Direktorat Jenderal (Ditjen) Perkeretaapian menunda beroperasinya KRL-CL yang rencananya dimulai 17 September 2017.

Ini karena belum semua stasiun siap untuk melayani penumpang. Penundaan itu karena tim prasarana sedang merampungkan sejumlah fasilitas penunjang agar stasiun bisa segera digunakan.

Fasilitas itu antara lain alat pengeras suara, kamera CCTV, garis keselamatan, papan informasi, serta pengaturan dan pemisahan jalur keluar-masuk penumpang.

1Masalah sterilisasi stasiun juga menjadi salah satu pertimbangan pengoperasian KRL Bekasi–Cikarang ditunda.

Jika semua fasilitas penunjang itu sudah dipenuhi, KRL Bekasi–Cikarang dipastikan dapat dioperasikan. Diperkirakan pengoperasian sudah dimulai awal Oktober 2017.[]

Editor: Rakisa

KOMENTAR ANDA
Berita Regional Terkini Lainnya
Angkot dan Taksi Online di Medan Disarankan Berlomba Tingkatkan Pelayanan
Sumatera Utara - Rabu, 13 Desember 2017 - 15:56 WIB

Angkot dan Taksi Online di Medan Disarankan Berlomba Tingkatkan Pelayanan

Ratusan angkot di Medan menggelar aksi mogok massal hari ini, Rabu (13/12/2017).Aksi mogok tersebut dilakukan sebagai protes maraknya keberadaan angkutan ...
OJK Nilai BPR di Sumut Masih Agresif Penuhi Kebutuhan UMKM
Sumatera Utara - Rabu, 13 Desember 2017 - 15:21 WIB

OJK Nilai BPR di Sumut Masih Agresif Penuhi Kebutuhan UMKM

Penyaluran dana di sektor usaha mikro dan kecil saat ini tengah menghadapi persaingan ketat. Terlebih pemerintah menganjurkan bank untuk jor-joran ...
OJK KR 5 Optimis Tembus Target Penyaluran KUR di Akhir 2017
Sumatera Utara - Rabu, 13 Desember 2017 - 09:26 WIB

OJK KR 5 Optimis Tembus Target Penyaluran KUR di Akhir 2017

Penyaluran Kredit Usaha Rakyat (KUR) melalui bank-bank di Sumut terlihat cukup baik.Pasalnya, saat ini realisasi penyaluran KUR di Sumut mencapai ...
Angkot di Medan Mogok Narik, Anak Sekolah Terlantar
Sumatera Utara - Rabu, 13 Desember 2017 - 09:00 WIB

Angkot di Medan Mogok Narik, Anak Sekolah Terlantar

Dalam rangka protes terhadap angkutan online, angkot di Medan ramai-ramai melakukan aksi mogok narik.Mereka menolak mengangkut penumpang pada Rabu (13/12/2017).Akibatnya, ...
PMI Labura Sabet Berbagai Penghargaan di TKR Sumut
Sumatera Utara - Rabu, 13 Desember 2017 - 08:41 WIB
Labura

PMI Labura Sabet Berbagai Penghargaan di TKR Sumut

Kontingen Palang Merah Indonesia (PMI) Kabupaten Labuhanbatu Utara (Labura) berhasil menyabet beberapa penghargaan dalam ajang Temu Karya Relawan yang di ...
Anies instruksikan aparaturnya lebih responsif
DKI Jakarta - Selasa, 12 Desember 2017 - 22:34 WIB

Anies instruksikan aparaturnya lebih responsif

Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan kembali menginstruksikan kepada seluruh aparatur Pemprov responsif terhadap segala bentuk potensi bencana, salah satunya ...