Rabu, 13 Desember 2017 | 18.18 WIB
KiniNEWS>Regional>Jawa Timur>Pelaku Pembunuhan Sadis di Pasuruan Harus Diganjar dengan Pasal Berlapis

Pelaku Pembunuhan Sadis di Pasuruan Harus Diganjar dengan Pasal Berlapis

Kamis, 28 September 2017 - 09:05 WIB

IMG-6698

Ketua Umum Komisi Nasional Perlindungan Anak (Komnas Anak), Arist Merdeka Sirait. (kininews/nur fatimah)

Pasuruan, kini.co.id – Komisi Nasional Perlindungan Anak (Komnas Anak) meminta penegak hukum menerapkan hukuman berdasarkan UU Perlindungan Anak kepada pelaku pembunuhan sadis di Pasuruan Jawa Timur.

Sebab, pelaku telah membunuh dan memperkosa seorang gadis yang masih berumur 16 tahun.

“Pelaku sadis hingga menghilangkan secara paksa hak hidup korban EPN (16) dapat diancam hukuman 20 tahun, seumur hidup bahkan hukuman mati serta terancam hukuman tambahan Kebiri (Kastrasi) melalui suntik kimia,” kata Ketua Umum Komnas Anak, Arist Merdeka Sirait melalui keterangan tertulisnya yang diterima Kini.co.id, (28/9/2017).

Hal itu sesuai ketentuan UU RI No. 17 Tahun 2016 tentang penerapan Peraturan Pengganti Undang-undang (Perpu) No. 01 Tahun 2016 mengenai perubahan kedua UU RI No. 23 Tahun 2002 tentang Perlindungan Anak.

Selain itu, kata Arist, mengingat perbuatan tersangkah sudah tergolong sadis, keji dan biadab, tersangka MMH juga dapat dikenakan ancaman ketentuan pasal 82 ayat 1, 3 dan 4 UU RI No. 35 Tahun 2014 junto UU RI No. 39 Tahun 1999 tentang Hak Asasi Manusia (HAM).

Arist menambahkan, untuk memberikan dukungan dan penguatan kepada keluarga korban, Komnas Perlindungan Anak selaku lembaga pelaksana tugas dan fungsi keorganisasian dari Perkumpulan Lembaga Perlindungan Anak (LPA) Pusat mendorong dan memberikan dukungan secara penuh sekaligus menugaskan LPA Pasuruan untuk melakukan pendampingan hukum dan pemulihan (recovery) psikologis kepada keluarga korban.

Untuk mendampingi keluarga korban menghadapi peristiwa biadab ini penegakan dan kepastian hukum bagi keluarga korban, Dewan Komisioner Komnas Perlindungan Anak meminta sekaligus menugaskan LPA Pasuruan untuk segera mengupayakan langkah2 pendampingan dan advokasi hukum bekerjasama dengan Polres Pasuruan dan para pegiat dan pemangku kepentingan (stake holders) Perlindungan di Pasuruan agar Polres Pasuruan tidak ragu menerapkan UU RI No. 17 Tahun 2016 junto ketentuan padal 82 UU RI No. 35 Tahun 2014 dan UU RI No. 35 Tahun 1999 tentang HAM.

“Oleh sebab itu, untuk menghentikan kasus pelanggaran terhadap anak dan memberikan kepastian hukum bagi korban dan keluarga korban diperlukan proses hukum yang cepat dan tidak berteletele dan kepastian penegakan hukum,” tambahnya.

Editor: Fatimah

KOMENTAR ANDA
Berita Regional Terkini Lainnya
Angkot dan Taksi Online di Medan Disarankan Berlomba Tingkatkan Pelayanan
Sumatera Utara - Rabu, 13 Desember 2017 - 15:56 WIB

Angkot dan Taksi Online di Medan Disarankan Berlomba Tingkatkan Pelayanan

Ratusan angkot di Medan menggelar aksi mogok massal hari ini, Rabu (13/12/2017).Aksi mogok tersebut dilakukan sebagai protes maraknya keberadaan angkutan ...
OJK Nilai BPR di Sumut Masih Agresif Penuhi Kebutuhan UMKM
Sumatera Utara - Rabu, 13 Desember 2017 - 15:21 WIB

OJK Nilai BPR di Sumut Masih Agresif Penuhi Kebutuhan UMKM

Penyaluran dana di sektor usaha mikro dan kecil saat ini tengah menghadapi persaingan ketat. Terlebih pemerintah menganjurkan bank untuk jor-joran ...
OJK KR 5 Optimis Tembus Target Penyaluran KUR di Akhir 2017
Sumatera Utara - Rabu, 13 Desember 2017 - 09:26 WIB

OJK KR 5 Optimis Tembus Target Penyaluran KUR di Akhir 2017

Penyaluran Kredit Usaha Rakyat (KUR) melalui bank-bank di Sumut terlihat cukup baik.Pasalnya, saat ini realisasi penyaluran KUR di Sumut mencapai ...
Angkot di Medan Mogok Narik, Anak Sekolah Terlantar
Sumatera Utara - Rabu, 13 Desember 2017 - 09:00 WIB

Angkot di Medan Mogok Narik, Anak Sekolah Terlantar

Dalam rangka protes terhadap angkutan online, angkot di Medan ramai-ramai melakukan aksi mogok narik.Mereka menolak mengangkut penumpang pada Rabu (13/12/2017).Akibatnya, ...
PMI Labura Sabet Berbagai Penghargaan di TKR Sumut
Sumatera Utara - Rabu, 13 Desember 2017 - 08:41 WIB
Labura

PMI Labura Sabet Berbagai Penghargaan di TKR Sumut

Kontingen Palang Merah Indonesia (PMI) Kabupaten Labuhanbatu Utara (Labura) berhasil menyabet beberapa penghargaan dalam ajang Temu Karya Relawan yang di ...
Anies instruksikan aparaturnya lebih responsif
DKI Jakarta - Selasa, 12 Desember 2017 - 22:34 WIB

Anies instruksikan aparaturnya lebih responsif

Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan kembali menginstruksikan kepada seluruh aparatur Pemprov responsif terhadap segala bentuk potensi bencana, salah satunya ...