Sabtu, 21 Oktober 2017 | 02.30 WIB
KiniNEWS>Regional>Sumatera Utara>Bocah Penderita Tumor Asal Paluta Sudah Dioperasi Dua Kali di Adam Malik

Bocah Penderita Tumor Asal Paluta Sudah Dioperasi Dua Kali di Adam Malik

Reporter : Zainal Bakri | Senin, 25 September 2017 - 13:39 WIB

IMG-6676

Kondisi Raja Siregar, anak penderita tumor pada wajahnya yang sudah 2 bulan terlantar di kos-kosan bersama kedua orangtuanya di Medan. (KiniNews/Nur Fatimah)

Jakarta, kini.co.id – Raja Pratama Siregar, seorang bocah pengidap tumor pembuluh darah asal Padang Lawas Utara (Paluta) kini sudah berada di RSUP H Adam Malik Medan.

Sebelumnya, selama 2 bulan Raja tinggal di sebuah kamar kos di depan rumah sakit milik berplat merah itu.

Kondisi Raja yang makin memprihatinkan mengundang sejumlah aktivis, pegiat perlindungan anak dan jurnalis datang melihat keadaannya.

Membantah Raja ditolak rumahsakit, Dirut RSUP H Adam Malik, Bambang Prabowo mengatakan pihaknya tak pernah menolak pasien.

Ia menjelaskan pasien atas nama Raja sudah dirawat dan menjalani 2 kali operasi di rumahsakit tersebut.

Ia juga sudah memerintahkan para Direksi di RSUP H Adam Malik untuk melakukan evaluasi terhadap pasien Raja Pratama.

Begitupun, menurut dia, tidak ada kesalahan prosedur yang dilakukan pihaknya. 

“Sampai saat ini dilaporkan ke saya tidak ada kesalahan prosedur yang dilakukan RSUP H Adam Malik,” ucapnya saat dikonfirmasi.

Sementara orangtua Raja, Yusup membenarkan Raja sudah dioperasi dua kali, namun saat hendak dilakukan operasi yang ketiga, rumahsakit kehabisan obat. Dan harus menunggu satu minggu atau sebulan sampai obat tersebut tersedia.

Yusup mengatakan ia dianjurkan untuk pulang atau menyewa kos-kosan di sekitar rumahsakit, sambil menunggu obat datang. Ia pun memilih untuk menyewa kos-kosan dengan harga sewa Rp35 ribu per malam.

“Waktu itu disuruh pilih pulang atau kos. Karena obat itu datangnya lama.

Dua bulan berlalu, obat belum juga datang sehingga kondisi sang anak makin memprihatinkan. Meski dokter tetap datang untuk melakukan kontrol dan beberapa suntikan, tumor di wajahnya makin membesar hingga menutup mulutnya.

Sehingga Lembaga Perlindungan Anak dan Gema Paluta berinisiatif membawa mereka kembali ke rumah sakit itu.

Editor: Fatimah

KOMENTAR ANDA
Berita Regional Terkini Lainnya
Aiptu Martua Sigalingging kalah duel dengan dua terduga teroris
Sumatera Utara - Sabtu, 21 Oktober 2017 - 01:09 WIB

Aiptu Martua Sigalingging kalah duel dengan dua terduga teroris

Kepolisian Daerah Sumatera Utara (Polda Sumut) menggelar rekonstruksi aksi teror penyerangan Pos Jaga Pintu 3 Mapolda, Jumat (20/10).Reka ulang yang ...
Tolong! Warga Bekasi Ini Ditahan RS Fatmawati
Jawa Barat - Jumat, 20 Oktober 2017 - 23:17 WIB

Tolong! Warga Bekasi Ini Ditahan RS Fatmawati

Sungguh ironis nasib yang dialami Warga Desa Mangunjaya, Kecamatan Tambun Selatan, Firiani. Ia bersama anaknya yang baru saja lahir tidak ...
Mahasiswa FIB USU Korban Pengeroyokan Satpam Masih Kritis
Sumatera Utara - Jumat, 20 Oktober 2017 - 22:31 WIB

Mahasiswa FIB USU Korban Pengeroyokan Satpam Masih Kritis

Setelah sempat terkenal brutal mengeroyok wartawan, kini oknum Satpam USU diduga kembali terlibat dalam tindak kekerasan.Seorang mahasiswa bernama Imanuel Silaban ...
Kapolda bersama Gubsu komitmen awasi penggunaan dana desa
Sumatera Utara - Jumat, 20 Oktober 2017 - 19:59 WIB

Kapolda bersama Gubsu komitmen awasi penggunaan dana desa

Kapolda Sumut Inspektur Jenderal Paulus Waterpauw bersama Gubsu Tengku Erry Nuradi menyatakan komitmennya bersama untuk mengawasi penggunaan dana desa yang ...
Hindari Konflik, Polisi dan TNI Senam Bareng
Jawa Barat - Jumat, 20 Oktober 2017 - 18:42 WIB

Hindari Konflik, Polisi dan TNI Senam Bareng

Anggota Kepolisian Resor Metropolitan Bekasi Kota dan Kodim 0507 BKS Bekasi, Jumat (20/10/2017), menggelar olah raga bersama. Kegiatan dilaksanakan di ...
Sah! APBD Perubahan Kota Bekasi Rp 5,7 Triliun
Jawa Barat - Jumat, 20 Oktober 2017 - 17:21 WIB

Sah! APBD Perubahan Kota Bekasi Rp 5,7 Triliun

Anggaran Pendapatan Belanja Daerah (APBD) Perubahan tahun 2017 Kota Bekasi resmi diketuk dalam rapat paripurna.Dalam rapat tersebut DPRD Kota ...