Rabu, 13 Desember 2017 | 18.18 WIB
KiniNEWS>Regional>Sumatera Utara>Sakit Parah, Anak Penderita Tumor Terlantar di Medan

Sakit Parah, Anak Penderita Tumor Terlantar di Medan

Reporter : Nur Fatimah | Sabtu, 23 September 2017 - 11:21 WIB

IMG-6665

Kondisi Raja Siregar, anak penderita tumor pada wajahnya yang sudah 2 bulan terlantar di kos-kosan bersama kedua orangtuanya di Medan. (KiniNews/Nur Fatimah)

medan, kini.co.id – Seorang anak bernama Raja Pratama (4) terpaksa pasrah menahankan sakit yang menyiksanya di sebuah kos-kosan di dekat RS Adam Malik Medan.

Ia berada di kamar kost tersebut karena ketiadaan biaya untuk menginap di rumah sakit. Tanpa ada tindak lanjut medis secara intensif, warga Rondaman Lombang Padang Lawas Utara itu mendekam di ruang kos dengan tumor yang makin membesar dan menutup sebagian besar wajahnya.

Yusuf Siregar selaku orangtua sebelumnya membawa anaknya tersebut ke Rumah Sakit Adam Malik Medan, dan anaknya sempat dioperasi. Kemudian untuk operasi lanjutan pihak rumah sakit mengatakan sakit yang diderita Raja sudah parah dan obatnya belum ada melainkan sedang dipesan.

Anaknya sempat menginap di rumahsakit tersebut, namun dengan alasan kamar penuh, ia disuruh merawat jalan anaknya.

“Kata pihak rumah sakit obatnya masih dipesan dan harus nunggu seminggu baru obat itu ada. Tapi sudah 2 bulan obat itu belum datang. Jadi karena tidak ada biaya menginap di rumah sakit, kami di kosan ini dulu,” ujar Yusuf saat dikunjungi Lembaga Perlindungan Anak (LPA) Sumut, Sabtu (23/9/2017).

Dua bulan dirawat apa adanya, Yusuf juga mengatakan kondisi anaknya kini semakin parah, bahkan tumor itu telah menutup mulut sang anak.

Ia juga mengatakan sesekali dokter dari RS Adam Malik memang datang dan memberi pengobatan berupa suntikan.

“Kemarin waktu di rumah sakit mulutnya ini belum tertutup, sekarang sudah makin parah,” ujarnya.

Sementara itu Ketua Gema Paluta, Julpian Harahap mengatakan saat dirinya berkunjung kesana, anak itu tidak dipasangi infus. Padahal anak tersebut sudah tidak bisa makan karena mulutnya tertutup tumor.

Saat ini LPA Sumut dan Gema Paluta sedang menuju ke RS Adam Malik untuk mengkonfrontir penyebab Raja ditelantarkan di kosan yang berada di Jalan Adam Malik bekas RM Sirka di depan gedung administrasi Adam Malik tersebut.

Editor: Fatimah

KOMENTAR ANDA
Berita Regional Terkini Lainnya
Angkot dan Taksi Online di Medan Disarankan Berlomba Tingkatkan Pelayanan
Sumatera Utara - Rabu, 13 Desember 2017 - 15:56 WIB

Angkot dan Taksi Online di Medan Disarankan Berlomba Tingkatkan Pelayanan

Ratusan angkot di Medan menggelar aksi mogok massal hari ini, Rabu (13/12/2017).Aksi mogok tersebut dilakukan sebagai protes maraknya keberadaan angkutan ...
OJK Nilai BPR di Sumut Masih Agresif Penuhi Kebutuhan UMKM
Sumatera Utara - Rabu, 13 Desember 2017 - 15:21 WIB

OJK Nilai BPR di Sumut Masih Agresif Penuhi Kebutuhan UMKM

Penyaluran dana di sektor usaha mikro dan kecil saat ini tengah menghadapi persaingan ketat. Terlebih pemerintah menganjurkan bank untuk jor-joran ...
OJK KR 5 Optimis Tembus Target Penyaluran KUR di Akhir 2017
Sumatera Utara - Rabu, 13 Desember 2017 - 09:26 WIB

OJK KR 5 Optimis Tembus Target Penyaluran KUR di Akhir 2017

Penyaluran Kredit Usaha Rakyat (KUR) melalui bank-bank di Sumut terlihat cukup baik.Pasalnya, saat ini realisasi penyaluran KUR di Sumut mencapai ...
Angkot di Medan Mogok Narik, Anak Sekolah Terlantar
Sumatera Utara - Rabu, 13 Desember 2017 - 09:00 WIB

Angkot di Medan Mogok Narik, Anak Sekolah Terlantar

Dalam rangka protes terhadap angkutan online, angkot di Medan ramai-ramai melakukan aksi mogok narik.Mereka menolak mengangkut penumpang pada Rabu (13/12/2017).Akibatnya, ...
PMI Labura Sabet Berbagai Penghargaan di TKR Sumut
Sumatera Utara - Rabu, 13 Desember 2017 - 08:41 WIB
Labura

PMI Labura Sabet Berbagai Penghargaan di TKR Sumut

Kontingen Palang Merah Indonesia (PMI) Kabupaten Labuhanbatu Utara (Labura) berhasil menyabet beberapa penghargaan dalam ajang Temu Karya Relawan yang di ...
Anies instruksikan aparaturnya lebih responsif
DKI Jakarta - Selasa, 12 Desember 2017 - 22:34 WIB

Anies instruksikan aparaturnya lebih responsif

Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan kembali menginstruksikan kepada seluruh aparatur Pemprov responsif terhadap segala bentuk potensi bencana, salah satunya ...