Sabtu, 21 Oktober 2017 | 02.34 WIB
KiniNEWS>Regional>Jawa Barat>Polresta Bekasi tetapkan 6 tersangka pengedar obat ilegal

Polresta Bekasi tetapkan 6 tersangka pengedar obat ilegal

Reporter : Ardiansyah | Jumat, 22 September 2017 - 19:56 WIB

IMG-6661

Polres Bekasi Kota mengamankan puluhan ribu obat ilegal dan enam orang resmi jadi tersangka, Jumat (22/9). KiniNews/Ardiansyah.

Bekasi, kini.co.id – Kepolisian Resor Metropolitan Bekasi Kota bersama Dinas Kesehatan berhasil menyita belasan ribu obat keras berbahaya yang diedarkan tanpa izin di Kota Bekasi.

Wakapolres Bekasi Kota Ajun Komisaris Besar Wijdonarko, menjelaskan jika razia dilakukan pada 12-15 September belum lama ini.

“Ada 13.143 butir obat yang berhasil kita amankan, obat itu diperjualbelikan tanpa ijin alias tanpa resep dokter,” kata Widjonarko, Jumat (22/9).

Ia mengaku jika obat yang diamankan dengan berbagai jenis yakni, Heximer, Trihexylfenidil, Tramadol, Destro, Alprazolam, Merlopam, Metformin, Amoxicilin, Valdimex, Dexteem Plus, Riklona, Ranitidine, Teosal Tab, Dexaharsen dan Largin Tablet.

“Dalam razia itu, beberapa obat keras berbahaya itu kita temukan dalam kondisi kadaluarsa,” jelasnya.

Kepala UPTD Pengawas Obat dan Makanan (POM) pada Dinas Kesehatan Kota Bekasi, Ansyori, menambahkan pihaknya menemukan 10 toko obat beroprasional tanpa mengantongi izin.

“Dari 10 toko obat itu, kita tutup dua toko yang menjual obat-obatan terlarang,” katanya.

Penutupan toko obat itu berada di wilayah Aren Jaya, Bekasi Timur dan Kayuringin, Bekasi Selatan.

“Selain memperdagangkan obat secara ilegal, toko obat itu juga menyimpan obat-obatan kedaluwarsa dalam kemasan yang siap diperdagangkan setelah melalui proses pengolahan,” beber Amsyori.

Sementara itu, delapan toko lainnya, kata dia, akan dilakukan pembinaan. Dengan demikian, mengimbau masyarakat tidak membeli obat tanpa resep dokter. Begitu pula untuk para penjual obat, agar menjual obat sesuai dengan ketentuan yang berlaku.

“Obat-obatan itu termasuk dalam kategori obat keras yang harus melalui resep dokter guna menghindari over dosis yang berakibat pada kematian,” ujar dia.

Ansyori menambahkan, toko obat yang beroperasional secara legal di wilayah setempat saat ini baru berjumlah 64 toko yang tersebar di 56 kelurahan dan 12 kecamatan.

“Yang berizin baru mencapai 64 toko obat hingga saat ini, di luar jumlah itu masuk kategori ilegal,” tegasnya. []

Editor: Rakisa

KOMENTAR ANDA
Berita Regional Terkini Lainnya
Aiptu Martua Sigalingging kalah duel dengan dua terduga teroris
Sumatera Utara - Sabtu, 21 Oktober 2017 - 01:09 WIB

Aiptu Martua Sigalingging kalah duel dengan dua terduga teroris

Kepolisian Daerah Sumatera Utara (Polda Sumut) menggelar rekonstruksi aksi teror penyerangan Pos Jaga Pintu 3 Mapolda, Jumat (20/10).Reka ulang yang ...
Tolong! Warga Bekasi Ini Ditahan RS Fatmawati
Jawa Barat - Jumat, 20 Oktober 2017 - 23:17 WIB

Tolong! Warga Bekasi Ini Ditahan RS Fatmawati

Sungguh ironis nasib yang dialami Warga Desa Mangunjaya, Kecamatan Tambun Selatan, Firiani. Ia bersama anaknya yang baru saja lahir tidak ...
Mahasiswa FIB USU Korban Pengeroyokan Satpam Masih Kritis
Sumatera Utara - Jumat, 20 Oktober 2017 - 22:31 WIB

Mahasiswa FIB USU Korban Pengeroyokan Satpam Masih Kritis

Setelah sempat terkenal brutal mengeroyok wartawan, kini oknum Satpam USU diduga kembali terlibat dalam tindak kekerasan.Seorang mahasiswa bernama Imanuel Silaban ...
Kapolda bersama Gubsu komitmen awasi penggunaan dana desa
Sumatera Utara - Jumat, 20 Oktober 2017 - 19:59 WIB

Kapolda bersama Gubsu komitmen awasi penggunaan dana desa

Kapolda Sumut Inspektur Jenderal Paulus Waterpauw bersama Gubsu Tengku Erry Nuradi menyatakan komitmennya bersama untuk mengawasi penggunaan dana desa yang ...
Hindari Konflik, Polisi dan TNI Senam Bareng
Jawa Barat - Jumat, 20 Oktober 2017 - 18:42 WIB

Hindari Konflik, Polisi dan TNI Senam Bareng

Anggota Kepolisian Resor Metropolitan Bekasi Kota dan Kodim 0507 BKS Bekasi, Jumat (20/10/2017), menggelar olah raga bersama. Kegiatan dilaksanakan di ...
Sah! APBD Perubahan Kota Bekasi Rp 5,7 Triliun
Jawa Barat - Jumat, 20 Oktober 2017 - 17:21 WIB

Sah! APBD Perubahan Kota Bekasi Rp 5,7 Triliun

Anggaran Pendapatan Belanja Daerah (APBD) Perubahan tahun 2017 Kota Bekasi resmi diketuk dalam rapat paripurna.Dalam rapat tersebut DPRD Kota ...