Monday, 23 July 2018 | 03.21 WIB
KiniNEWS>Regional>Sumatera Utara>Terancam Digugat ke PTUN, SMAN 2 Medan Izinkan 180 Siswa Masuk Kelas

Terancam Digugat ke PTUN, SMAN 2 Medan Izinkan 180 Siswa Masuk Kelas

Reporter : Nur Fatimah | Friday, 22 September 2017 - 15:47 WIB

IMG-6656

LPA Sumut mengunjungi SMAN 2 Medan. (KiniNews/Nur Fatimah)

Jakarta, kini.co.id – Lembaga Perlindungan Anak (LPA) Sumut menegaskan akan mengawal kasus siswa-siswa yang tidak diizinkan masuk kelas karena dianggap siswa siluman.

Wakil Ketua Bidang Masalah Anak LPA Sumut, Muhammad Syafii Nasution menegaskan sekolah tidak boleh menelantarkan siswanya hanya karena cara masuk mereka yang salah.

“Kita tidak berbicara itu siswa siluman atau apalah itu. Kita berbicara tentang hak anak, termasuk pendidikan. Kalau memang menyalah, kenapa dari awal diterima. Lalu setelah dua bulan mereka sekolah justru tiba-tiba disuruh keluar,” kesal Syafii ketika melakukan pantauan ke SMAN 2 Medan, Jumat (22/9/2017).

Syafii juga mengatakan jika masih ada siswa yang dikeluarkan akibat menyalahi prosedur penerimaan siswa baru, maka LPA Sumut akan mengawal kasus ini dan menggugat kepala sekolah serta Kadisdik Sumut ke Pengadilan Tata Usaha Negara (PTUN).

“Sekali lagi kita bukan mendukung kecurangan. Seharusnya instansi maupun sekolah harus tegas dari awal, biar tidak ada korban seperti ini. Kalau begini artinya sekolahnya yang curang, ketika ketahuan, dengan gampangnya mencampakkan murid,” kesalnya lagi.

Instansi pendidikan, kata Syafii harusnya mementingkan hak anak termasuk perkembangan mentalnya. Sebab mereka kini pun menjadi bahan bullyan teman-temannya dengan disebut siluman.

“Itu kata-kata siswa siluman itu kan sangat menyakitkan. Dan mereka sekarang mulai dibully teman-temannya karena itu. Harusnya sekolah perhatikan itu,” ungkapnya.

Pantauan Kini.co.id di lapangan 180 siswa yang menerima surat “pembuangan” itu kini telah kembali masuk sekolah dan belajar dengan normal.

“Iya mereka sekarang sudah masuk kelas dan belajar seperti biasanya, dan akan terus seperti itu. Begitu kata Kepsek tadi,” tutupnya.

Sebelumnya, 180 siswa baru SMA Negeri 2 Medan kelas X yang terdiri dari 5 lokal, diduga dipaksa pindah sekolah.

180 siswa itu diduga tidak diakui keberadaannya di SMA Negeri 2 Medan oleh Dinas Pendidikan Provinsi Sumatera Utara yang di Kepalai oleh DR. Drs. Arsyad Lubis, MM, dan diteruskan kepada Kepala Sekolah SMA Negeri 2 Medan, Drs. Sutrisno, M.Pd, dengan memberikan surat imbauan terkait siswa-siswa tersebut.

Editor: Fatimah

KOMENTAR ANDA
Berita Regional Terkini Lainnya
Jawa Barat - Thursday, 19 April 2018 - 20:56 WIB

Ridwan Kamil akan perjuangan status guru honor di Jawa Barat

Calon Gubernur Jawa Barat nomor urut 1, Ridwan Kamil berjanji akan memperjuangkan status guru honor di Jawa Barat. Sehingga, abdi ...
Sumatera Utara - Tuesday, 27 March 2018 - 17:37 WIB

Tim verifikasi nasional lomba lingkungan bersih dan sehat sambangi Desa Aek Tapa

Tim verifikasi lapangan pelaksanaan terbaik tingkat nasional lomba lingkungan bersih dan sehat turun langsung ke lapangan ke Labuhanbatu Utara.Tim tersebut ...
Sumatera Utara - Tuesday, 27 March 2018 - 17:11 WIB

Pemko Medan dan LKPP teken MOU pelaksanaan e-katalog daerah

Pemko Medan tandatangani MOU pelaksanaan e-katalog daerah dengan Lembaga Kebijakan Pengadaan Barang dan Jasa Pemerintah (LKPP). Penandatanganan ini dilakukan langsung ...
Sumatera Utara - Tuesday, 27 March 2018 - 05:52 WIB

Balas surat cinta siswa, Bupati Labura kunjungi sekolah

Bupati Labuhanbatu Utara Kharuddin Syah, memberikan kejutan kepada siswa dan siswi SMP Negeri 3 Kualuh Hulu dengan mendatangi langsung sekolah ...
Sumatera Utara - Tuesday, 12 December 2017 - 10:56 WIB

Wabup Labura minta ASN tingkatkan disiplin  

Wakil Bupati Labuhanbatu Utara ((Labura), Dwi Prantara mengatakan Apartur Sipil paratur(ASN) dituntut untuk selalu meningkatkan kedisiplinan saat bekerja.Hal itu ...
DKI Jakarta - Tuesday, 12 December 2017 - 10:38 WIB

Banjir kembali kepung Jakarta, Anies: Saya bertanggungjawab

Hujan deras yang mengguyur hampir seluruh wilayah Ibukota pada Senin (11/12) siang kemarin mengakibatkan banjir di beberapa titik seperti kawasan ...
Place your ads here...