Sabtu, 21 Oktober 2017 | 02.31 WIB
KiniNEWS>Regional>Sumatera Utara>Terancam Digugat ke PTUN, SMAN 2 Medan Izinkan 180 Siswa Masuk Kelas

Terancam Digugat ke PTUN, SMAN 2 Medan Izinkan 180 Siswa Masuk Kelas

Reporter : Nur Fatimah | Jumat, 22 September 2017 - 15:47 WIB

IMG-6656

LPA Sumut mengunjungi SMAN 2 Medan. (KiniNews/Nur Fatimah)

Jakarta, kini.co.id – Lembaga Perlindungan Anak (LPA) Sumut menegaskan akan mengawal kasus siswa-siswa yang tidak diizinkan masuk kelas karena dianggap siswa siluman.

Wakil Ketua Bidang Masalah Anak LPA Sumut, Muhammad Syafii Nasution menegaskan sekolah tidak boleh menelantarkan siswanya hanya karena cara masuk mereka yang salah.

“Kita tidak berbicara itu siswa siluman atau apalah itu. Kita berbicara tentang hak anak, termasuk pendidikan. Kalau memang menyalah, kenapa dari awal diterima. Lalu setelah dua bulan mereka sekolah justru tiba-tiba disuruh keluar,” kesal Syafii ketika melakukan pantauan ke SMAN 2 Medan, Jumat (22/9/2017).

Syafii juga mengatakan jika masih ada siswa yang dikeluarkan akibat menyalahi prosedur penerimaan siswa baru, maka LPA Sumut akan mengawal kasus ini dan menggugat kepala sekolah serta Kadisdik Sumut ke Pengadilan Tata Usaha Negara (PTUN).

“Sekali lagi kita bukan mendukung kecurangan. Seharusnya instansi maupun sekolah harus tegas dari awal, biar tidak ada korban seperti ini. Kalau begini artinya sekolahnya yang curang, ketika ketahuan, dengan gampangnya mencampakkan murid,” kesalnya lagi.

Instansi pendidikan, kata Syafii harusnya mementingkan hak anak termasuk perkembangan mentalnya. Sebab mereka kini pun menjadi bahan bullyan teman-temannya dengan disebut siluman.

“Itu kata-kata siswa siluman itu kan sangat menyakitkan. Dan mereka sekarang mulai dibully teman-temannya karena itu. Harusnya sekolah perhatikan itu,” ungkapnya.

Pantauan Kini.co.id di lapangan 180 siswa yang menerima surat “pembuangan” itu kini telah kembali masuk sekolah dan belajar dengan normal.

“Iya mereka sekarang sudah masuk kelas dan belajar seperti biasanya, dan akan terus seperti itu. Begitu kata Kepsek tadi,” tutupnya.

Sebelumnya, 180 siswa baru SMA Negeri 2 Medan kelas X yang terdiri dari 5 lokal, diduga dipaksa pindah sekolah.

180 siswa itu diduga tidak diakui keberadaannya di SMA Negeri 2 Medan oleh Dinas Pendidikan Provinsi Sumatera Utara yang di Kepalai oleh DR. Drs. Arsyad Lubis, MM, dan diteruskan kepada Kepala Sekolah SMA Negeri 2 Medan, Drs. Sutrisno, M.Pd, dengan memberikan surat imbauan terkait siswa-siswa tersebut.

Editor: Fatimah

KOMENTAR ANDA
Berita Regional Terkini Lainnya
Aiptu Martua Sigalingging kalah duel dengan dua terduga teroris
Sumatera Utara - Sabtu, 21 Oktober 2017 - 01:09 WIB

Aiptu Martua Sigalingging kalah duel dengan dua terduga teroris

Kepolisian Daerah Sumatera Utara (Polda Sumut) menggelar rekonstruksi aksi teror penyerangan Pos Jaga Pintu 3 Mapolda, Jumat (20/10).Reka ulang yang ...
Tolong! Warga Bekasi Ini Ditahan RS Fatmawati
Jawa Barat - Jumat, 20 Oktober 2017 - 23:17 WIB

Tolong! Warga Bekasi Ini Ditahan RS Fatmawati

Sungguh ironis nasib yang dialami Warga Desa Mangunjaya, Kecamatan Tambun Selatan, Firiani. Ia bersama anaknya yang baru saja lahir tidak ...
Mahasiswa FIB USU Korban Pengeroyokan Satpam Masih Kritis
Sumatera Utara - Jumat, 20 Oktober 2017 - 22:31 WIB

Mahasiswa FIB USU Korban Pengeroyokan Satpam Masih Kritis

Setelah sempat terkenal brutal mengeroyok wartawan, kini oknum Satpam USU diduga kembali terlibat dalam tindak kekerasan.Seorang mahasiswa bernama Imanuel Silaban ...
Kapolda bersama Gubsu komitmen awasi penggunaan dana desa
Sumatera Utara - Jumat, 20 Oktober 2017 - 19:59 WIB

Kapolda bersama Gubsu komitmen awasi penggunaan dana desa

Kapolda Sumut Inspektur Jenderal Paulus Waterpauw bersama Gubsu Tengku Erry Nuradi menyatakan komitmennya bersama untuk mengawasi penggunaan dana desa yang ...
Hindari Konflik, Polisi dan TNI Senam Bareng
Jawa Barat - Jumat, 20 Oktober 2017 - 18:42 WIB

Hindari Konflik, Polisi dan TNI Senam Bareng

Anggota Kepolisian Resor Metropolitan Bekasi Kota dan Kodim 0507 BKS Bekasi, Jumat (20/10/2017), menggelar olah raga bersama. Kegiatan dilaksanakan di ...
Sah! APBD Perubahan Kota Bekasi Rp 5,7 Triliun
Jawa Barat - Jumat, 20 Oktober 2017 - 17:21 WIB

Sah! APBD Perubahan Kota Bekasi Rp 5,7 Triliun

Anggaran Pendapatan Belanja Daerah (APBD) Perubahan tahun 2017 Kota Bekasi resmi diketuk dalam rapat paripurna.Dalam rapat tersebut DPRD Kota ...