Rabu, 13 Desember 2017 | 18.20 WIB
KiniNEWS>Regional>Lampung>Ibu Gendong Mayat Bayi di Angkot, Perawat Kena Sanksi Tegas

Ibu Gendong Mayat Bayi di Angkot, Perawat Kena Sanksi Tegas

Reporter : Zainal Bakri | Jumat, 22 September 2017 - 13:22 WIB

IMG-6653

Seorang ibu gendong jasab bayi di angkot di Lampung. Foto Istimewa

Lampung, kini.co.id – Foto seorang ibu yang menggendong mayat bayinya di angkot menjadi viral sejak beberapa waktu lalu.

Ibu muda bernama Delvasari itu menggendong mayat bayinya dikarenakan pihak rumahsakit tidak menyediakan ambulans.

Tentu hal ini menyulut amarah publik. Mereka mengecam tindakan Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Abdul Moeloek Lampung yang dinilai menelantarkan pasiennya.

Terkait itu Direktur Diklat dan SDM RSUD Abdul Moeloek, Arief Effendi segera memberi klarifikasi.

Ia mengatakan memang seharusnya jenazah pasien diantar ke rumah dengan ambulans. Ia pun mengatakan pihaknya saat ini sedang melakukan kroscek terhadap seluruh supir ambulans di rumah sakit tersebut dan mencari sebab pasien tidak diantar, juga soal ongkos Rp2 juta yang disampaikan pada pasien.

“Semua kami kumpulkan. Namun sopir ambulans saat itu, Jhon Sinaga, tidak hadir sehingga info kongkret tentang permintaan uang Rp 2 juta belum bisa diklarifikasi,” jelasnya.

Selain supir, perawar bernama Dwi Hartono juga dikenakan sanksi tegas yakni pemindahan tugas karena seharusnya cek and ricek atas jenazah namun tidak dilakukan.

“Perawat harusnya mengecek dan memastikan jenazah naik ambulans. Itu tidak dia lakukan. Memang ada alasan yang disampaikan, tapi kami tidak bisa tolerir,” kata Ali.

Sebagai bentuk empati, pihak rumahsakit juga mengunjungi rumah korban di Gedung Nyapah, Kecamatan Abung Timur, Lampung Utara, Kamis (21/9).

Editor: Fatimah

KOMENTAR ANDA
Berita Regional Terkini Lainnya
Angkot dan Taksi Online di Medan Disarankan Berlomba Tingkatkan Pelayanan
Sumatera Utara - Rabu, 13 Desember 2017 - 15:56 WIB

Angkot dan Taksi Online di Medan Disarankan Berlomba Tingkatkan Pelayanan

Ratusan angkot di Medan menggelar aksi mogok massal hari ini, Rabu (13/12/2017).Aksi mogok tersebut dilakukan sebagai protes maraknya keberadaan angkutan ...
OJK Nilai BPR di Sumut Masih Agresif Penuhi Kebutuhan UMKM
Sumatera Utara - Rabu, 13 Desember 2017 - 15:21 WIB

OJK Nilai BPR di Sumut Masih Agresif Penuhi Kebutuhan UMKM

Penyaluran dana di sektor usaha mikro dan kecil saat ini tengah menghadapi persaingan ketat. Terlebih pemerintah menganjurkan bank untuk jor-joran ...
OJK KR 5 Optimis Tembus Target Penyaluran KUR di Akhir 2017
Sumatera Utara - Rabu, 13 Desember 2017 - 09:26 WIB

OJK KR 5 Optimis Tembus Target Penyaluran KUR di Akhir 2017

Penyaluran Kredit Usaha Rakyat (KUR) melalui bank-bank di Sumut terlihat cukup baik.Pasalnya, saat ini realisasi penyaluran KUR di Sumut mencapai ...
Angkot di Medan Mogok Narik, Anak Sekolah Terlantar
Sumatera Utara - Rabu, 13 Desember 2017 - 09:00 WIB

Angkot di Medan Mogok Narik, Anak Sekolah Terlantar

Dalam rangka protes terhadap angkutan online, angkot di Medan ramai-ramai melakukan aksi mogok narik.Mereka menolak mengangkut penumpang pada Rabu (13/12/2017).Akibatnya, ...
PMI Labura Sabet Berbagai Penghargaan di TKR Sumut
Sumatera Utara - Rabu, 13 Desember 2017 - 08:41 WIB
Labura

PMI Labura Sabet Berbagai Penghargaan di TKR Sumut

Kontingen Palang Merah Indonesia (PMI) Kabupaten Labuhanbatu Utara (Labura) berhasil menyabet beberapa penghargaan dalam ajang Temu Karya Relawan yang di ...
Anies instruksikan aparaturnya lebih responsif
DKI Jakarta - Selasa, 12 Desember 2017 - 22:34 WIB

Anies instruksikan aparaturnya lebih responsif

Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan kembali menginstruksikan kepada seluruh aparatur Pemprov responsif terhadap segala bentuk potensi bencana, salah satunya ...