Sabtu, 21 Oktober 2017 | 02.27 WIB
KiniNEWS>Regional>Jawa Tengah>Dilarang Beroperasi di Purwokerto, Begini Nasib Driver Ojek dan Taksi Online

Dilarang Beroperasi di Purwokerto, Begini Nasib Driver Ojek dan Taksi Online

Reporter : Yudi | Jumat, 22 September 2017 - 11:22 WIB

IMG-6651

Ilustrasi

Purwokerto, kini.co.id – Pengojek dan supir taksi online kini harus rela menganggur karena adanya larangan pemerintah daerah Purwokerto agar transportasi berbasis daring itu harus berhenti beroperasi.

Penghentian sementara operasi transportasi online ini adalah sampai pemerintah selesai memetakan daerah yang mungkin tidak dilewati taksi konvensional dan pengojek pangkalan.

Sebagai tindak lanjut kantor perwakilan Go-Jek di Purwokerto disegel Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP) setempat sejak Rabu, 20 September 2017.

Kapolres Banyumas AKBP Aziz Andriansyah mengatakan, mediasi sudah dilakukan mediasi antara perwakilan sopir taksi konvensional dan pengojek daring di Ruang “Management Centre” Polres Banyumas.

“Dalam pertemuan itu, perwakilan pengojek daring siap mengikuti surat edaran yang dikeluarkan Bupati Banyumas, yakni setop dulu sampai ada kesepakatan karena besok direncanakan akan diberi ruang oleh Dinas Perhubungan,” kata Andriansyah Kamis (21/9/2017)malam.

Selama ada peraturan ini, kata dia, kepolisian akan menilang taksi yang menarik penumpang tanpa menggunakan pelat angkutan umum yang berwarna kuning.

Editor: Fatimah

KOMENTAR ANDA
Berita Regional Terkini Lainnya
Aiptu Martua Sigalingging kalah duel dengan dua terduga teroris
Sumatera Utara - Sabtu, 21 Oktober 2017 - 01:09 WIB

Aiptu Martua Sigalingging kalah duel dengan dua terduga teroris

Kepolisian Daerah Sumatera Utara (Polda Sumut) menggelar rekonstruksi aksi teror penyerangan Pos Jaga Pintu 3 Mapolda, Jumat (20/10).Reka ulang yang ...
Tolong! Warga Bekasi Ini Ditahan RS Fatmawati
Jawa Barat - Jumat, 20 Oktober 2017 - 23:17 WIB

Tolong! Warga Bekasi Ini Ditahan RS Fatmawati

Sungguh ironis nasib yang dialami Warga Desa Mangunjaya, Kecamatan Tambun Selatan, Firiani. Ia bersama anaknya yang baru saja lahir tidak ...
Mahasiswa FIB USU Korban Pengeroyokan Satpam Masih Kritis
Sumatera Utara - Jumat, 20 Oktober 2017 - 22:31 WIB

Mahasiswa FIB USU Korban Pengeroyokan Satpam Masih Kritis

Setelah sempat terkenal brutal mengeroyok wartawan, kini oknum Satpam USU diduga kembali terlibat dalam tindak kekerasan.Seorang mahasiswa bernama Imanuel Silaban ...
Kapolda bersama Gubsu komitmen awasi penggunaan dana desa
Sumatera Utara - Jumat, 20 Oktober 2017 - 19:59 WIB

Kapolda bersama Gubsu komitmen awasi penggunaan dana desa

Kapolda Sumut Inspektur Jenderal Paulus Waterpauw bersama Gubsu Tengku Erry Nuradi menyatakan komitmennya bersama untuk mengawasi penggunaan dana desa yang ...
Hindari Konflik, Polisi dan TNI Senam Bareng
Jawa Barat - Jumat, 20 Oktober 2017 - 18:42 WIB

Hindari Konflik, Polisi dan TNI Senam Bareng

Anggota Kepolisian Resor Metropolitan Bekasi Kota dan Kodim 0507 BKS Bekasi, Jumat (20/10/2017), menggelar olah raga bersama. Kegiatan dilaksanakan di ...
Sah! APBD Perubahan Kota Bekasi Rp 5,7 Triliun
Jawa Barat - Jumat, 20 Oktober 2017 - 17:21 WIB

Sah! APBD Perubahan Kota Bekasi Rp 5,7 Triliun

Anggaran Pendapatan Belanja Daerah (APBD) Perubahan tahun 2017 Kota Bekasi resmi diketuk dalam rapat paripurna.Dalam rapat tersebut DPRD Kota ...