Sabtu, 16 Desember 2017 | 06.23 WIB
KiniNEWS>Regional>Jawa Barat>Aksi Heroik Irfan Lawan 3 Perampok Sampai Sekarat

Aksi Heroik Irfan Lawan 3 Perampok Sampai Sekarat

Reporter : Ardiansyah | Rabu, 20 September 2017 - 11:31 WIB

IMG-6645

Ilustrasi perampokan

Bekasi, kini.co.id – Irfan (23), warga Haji Gamun, Kelurahan Jatimakmur, Kecamatan Pondokmelati benar-benar berani.

Betapa tidak, ia rela meladeni tiga perampok bersenjata tajam sampai sekarat setelah terjatuh dari Jembatan Penyebrangan Orang (JPO) di Tol Jakarta-Cikampek KM 38, Selasa (19/9/2017) malam.

Aksi heroik Irfan dilakukan lantaran membela kekasihnya, Haryanti (22) yang tengah dipaksa menyerahkan barang berharganya oleh tiga perampok di JPO Jatiwarna atau lokasi tempat kejadian perkara (TKP). Kala itu, Irfan dan Haryanti sedang duduk pacaran.

“Perampok itu datang menggunakan dua sepeda motor, mereka semua memakai cadar (topeng), dan menodongkan senjata tajam jenis celurit kepada kedua korban untuk menyerahkan uang dan handphone,” kata Kepala Subbagia Humas Kepolisian resor Metropolitan Bekasi Kota, Komisaris erna Ruswing, Rabu (20/9/2017) kepada Kini.co.id,

Menghadapi pemaksaan itu, Irfan tidak tinggal diam. Apalagi, ponsel yang hendak digasak kawanan bandit jalanan tersebut adalah milik kekasihnya.

Irfan melakukan perlawanan hingga terjadi keributan hebat sampai akhirnya Irfan dan satu pelaku terjatuh dari JPO yang bergentinggian 10 meter dari lintasan Tol Jakarta-Cikampek.

“Korban dan pelaku terperosok jatuh. Keduanya jatuh bersamaan, dari ketinggian 10 meter dan mendarat di bahu jalan Tol dengan posisi terlentang. Mereka jatuh, karena di lokasi ditemukan juga sejumlah lubang di pagar pengaman,” paparnya.

Erna mengatakan, saat jatuh satu pelaku yang belum diketahui identitasnya itu langsung meninggal ditempat. Sementara, korban Irfan mengalami pendaraahan hebat alias koma.

“Karena saat jatuh mereka kepala duluan yang membentur aspal. Setelah mengetahui rekannya tewas, dua pelaku lainnya memilih melarikan diri, sementara Haryanti menjerit dan meminta pertolongan warga sekitar,” pungkasnya.

Kepala Unit Reskrim Kepolisian Sekor Pondok Gede, AKP Dimas Satya Wicaksono, mengatakan jika saat ini petugas masih memeriksa sejumlah saksi. Ia mengaku belum dapat mengidentifikasi para pelaku.

“Untuk nama pelaku, kita belum ketahui. Karena tidak terdapat identitas di tubuhnya. Ada beberapa saksi yang tengah kita periksa dan juga masih menggali keterangan dari pihak keluarga almarhum. Kedua jenazah sudah di RS Polri untuk keperluan visum,” tandas Dimas.

Editor: Fatimah

KOMENTAR ANDA
Berita Regional Terkini Lainnya
Warga Tasikmalaya dihimbau mengungsi
Jawa Barat - Sabtu, 16 Desember 2017 - 02:17 WIB

Warga Tasikmalaya dihimbau mengungsi

Warga yang tinggal di pesisir pantai Kecamatan Cipatujah, Kabupaten Tasikmalaya, Jawa Barat, mengungsi ke dataran tinggi untuk menghindari ancaman bahaya ...
BMKG keluarkan peringatan potensi Tsunami gempa Tasikmalaya
Jawa Barat - Sabtu, 16 Desember 2017 - 01:14 WIB

BMKG keluarkan peringatan potensi Tsunami gempa Tasikmalaya

Gempa berkekuatan 7,3 skala richter (SR) terjadi di 43 km barat daya Tasikmalaya, Jawa Barat, pada pukul 23.47 WIB, Jumat. ...
Warga Majalengka rasakan gempa Tasikmalaya
Jawa Barat - Sabtu, 16 Desember 2017 - 01:12 WIB

Warga Majalengka rasakan gempa Tasikmalaya

Sejumlah warga di Kabupaten Majalengka, Jawa Barat dibuat panik dengan gempa bumi yang terjadi pada Jumat malam sekitar pukul 23.48 ...
Gempa berkekuatan 7,3 SR juga goncang Tasikmalaya
Jawa Barat - Sabtu, 16 Desember 2017 - 00:57 WIB

Gempa berkekuatan 7,3 SR juga goncang Tasikmalaya

Gempa bumi berkekuatan 7,3 Skala Richter di Barat Daya Kabupaten Tasikmalaya terasa hingga ke Bandung, Jawa Barat pada Jumat pukul ...
Gempa berkekuatan 6,7 SR guncang Sukabumi
Jawa Barat - Sabtu, 16 Desember 2017 - 00:51 WIB

Gempa berkekuatan 6,7 SR guncang Sukabumi

Gempa berkekuatan 6,7 skala richter (SR) mengguncang wilayah Sukabumi, Jawa Barat dan sekitarnya yang menyebabkan warga panik dan berhamburan keluar ...
Panitia festival durian minta maaf, siap kembalikan uang tiket yang dibeli
Jawa Barat - Jumat, 15 Desember 2017 - 21:01 WIB

Panitia festival durian minta maaf, siap kembalikan uang tiket yang dibeli

Panitia festival durian Sindangwangi 2017 menyampaikan permintaan maafnya kepada publik atas ketidaknyamanan pelaksanaan festival pada, Sabtu (9/12) lalu.Permintaan maaf itu ...