Sabtu, 16 Desember 2017 | 06.26 WIB
KiniNEWS>Regional>Jawa Barat>Komplotan perampok ambruk diterjang timah panas

Komplotan perampok ambruk diterjang timah panas

Reporter : Ardiansyah | Senin, 18 September 2017 - 18:31 WIB

IMG-6631

Kapolres Metro Bekasi, Komisaris Besar Asep Adisaputra (kanan) saat release pengungkapan komplotan perampok bersenjata airsoftgun, Senin (18/9). KiniNews/Ardiansyah.

Bekasi, kini.co.id – Kawanan perampok yang berjumlah enam orang terpaksa dilumpuhkan aparat kepolisian, lima diantaranya yang menggunakan air softgun yang biasa beraksi di Kabupaten Bekasi dihadiahi timah panas polisi, Minggu (17/9) malam.

Sementara satu pelaku lainnya, menyerah karena terkejut melihat teman-temannya ambruk saat proyektil menembus betisnya.

“Pelaku A menyerah, berbeda dengan lima rekannya yang melakukan perlawanan saat ditangkap,” ujar Kepala Kepolisia Resor Metropolitan Bekasi, Komisaris Besar Polisi Asep Adisaputra, Senin (18/9).

Inisial keenam tersangka yang telah berhasil diamankan adalah M (35), J (30), MW (40), K (34), A (29) dan AA (27).

Asep mengatakan jika para pelaku merupakan spesialis perampok yang beraksi di sekitar kawasan industri di Kabupaten Bekasi.

Modus operasi tersangka adalah berkeliling ke kawasan industri untuk mencari pabrik yang lemah pengawasan. Saat mendapat sasarannya, mereka melakukan pengintaian dan memetakan lokasi kejadian.

“Saat situasi tepat, mereka langsung masuk ke pabrik. Titik utama yang mereka tuju adalah melumpuhkan petugas keamanan dulu dengan mengikat dan menyekapnya di kantor,” jelas dia.

Lanjut Asep, saat petugas keamanan pabrik dilumpuhkan, mereka membobol lemari brankas berisi Rp 12 juta milik pabrik. Mereka juga membawa sebuah kamera operasional pabrik.

“Mereka membobol lemari brankas menggunakan linggis,” jelas Asep.

Asep mengaku jika para tersangka diamankan saat kedua perwakilan kantor dari PT. Lijin Indonesia dan kantor pengelola kawasan MM 21000 melapor ke Markas Polres Metro Bekasi.

Petugas kemudian mempelajari rekaman kamera CCTV dan mengolah tempat kejadian perkara (TKP). Dari olah TKP itu, kata dia, petugas berhasil mengidentifikasi seluruh tersangka yang kemudian bersembunyi di daerah Kabupaten Bekasi dan Kabupaten Bogor.

Sementara, saat ini, pihaknya masih memburu satu tersangka yang berhasil melarikan dari saat penangkapan ke enam tersangka lainnya.

“Ia berinisial E, dan masih kita buru. Kita sudah mengidentifikasi posisi persembunyian E. Semoga dalam waktu dekat dia kami amankan juga,” tandas Asep. []

Editor: Rakisa

KOMENTAR ANDA
Berita Regional Terkini Lainnya
Warga Tasikmalaya dihimbau mengungsi
Jawa Barat - Sabtu, 16 Desember 2017 - 02:17 WIB

Warga Tasikmalaya dihimbau mengungsi

Warga yang tinggal di pesisir pantai Kecamatan Cipatujah, Kabupaten Tasikmalaya, Jawa Barat, mengungsi ke dataran tinggi untuk menghindari ancaman bahaya ...
BMKG keluarkan peringatan potensi Tsunami gempa Tasikmalaya
Jawa Barat - Sabtu, 16 Desember 2017 - 01:14 WIB

BMKG keluarkan peringatan potensi Tsunami gempa Tasikmalaya

Gempa berkekuatan 7,3 skala richter (SR) terjadi di 43 km barat daya Tasikmalaya, Jawa Barat, pada pukul 23.47 WIB, Jumat. ...
Warga Majalengka rasakan gempa Tasikmalaya
Jawa Barat - Sabtu, 16 Desember 2017 - 01:12 WIB

Warga Majalengka rasakan gempa Tasikmalaya

Sejumlah warga di Kabupaten Majalengka, Jawa Barat dibuat panik dengan gempa bumi yang terjadi pada Jumat malam sekitar pukul 23.48 ...
Gempa berkekuatan 7,3 SR juga goncang Tasikmalaya
Jawa Barat - Sabtu, 16 Desember 2017 - 00:57 WIB

Gempa berkekuatan 7,3 SR juga goncang Tasikmalaya

Gempa bumi berkekuatan 7,3 Skala Richter di Barat Daya Kabupaten Tasikmalaya terasa hingga ke Bandung, Jawa Barat pada Jumat pukul ...
Gempa berkekuatan 6,7 SR guncang Sukabumi
Jawa Barat - Sabtu, 16 Desember 2017 - 00:51 WIB

Gempa berkekuatan 6,7 SR guncang Sukabumi

Gempa berkekuatan 6,7 skala richter (SR) mengguncang wilayah Sukabumi, Jawa Barat dan sekitarnya yang menyebabkan warga panik dan berhamburan keluar ...
Panitia festival durian minta maaf, siap kembalikan uang tiket yang dibeli
Jawa Barat - Jumat, 15 Desember 2017 - 21:01 WIB

Panitia festival durian minta maaf, siap kembalikan uang tiket yang dibeli

Panitia festival durian Sindangwangi 2017 menyampaikan permintaan maafnya kepada publik atas ketidaknyamanan pelaksanaan festival pada, Sabtu (9/12) lalu.Permintaan maaf itu ...