Selasa, 19 September 2017 | 23.59 WIB
KiniNEWS>Regional>Nusa Tenggara>Rencana Operasi Gabungan Usir Petani di Rinjani Dikecam

Rencana Operasi Gabungan Usir Petani di Rinjani Dikecam

Reporter : Zainal Bakri | Sabtu, 16 September 2017 - 11:17 WIB

IMG-6622

Penduduk Dusun Jurang Koak Lotim. (KiniNews/Ist)

Lotim, kini.co.id – Aliansi Gerakan Reforma Agraria (AGRA) mengecam rencana operasi gabungan Taman Nasional Gunung Rinjani (TNGR).

Pasalnya, dalam operasi gabungan itu akan ada 900 kepala keluarga (KK) petani Dusun Jurang Koak, Desa Bebidas, Kecamatan Wanasaba, Lombok Timur (Lotim), Nusa Tenggara Barat (NTB) yang terusir dari kediamannya.

“Mereka tidak menghendaki sejengkalpun tanah mereka diambil. Terlebih lagi, lahan pertanian seluas 300 ha yag terletak dikaki gunung rinjani tersebut, telah mereka diami, mereka kelola dan dijadikan sebagai sandaran utama penghidupan mereka sejak zaman kolonial Belanda,” ujar Zuki Zuarman, Ketua AGRA NTB lewat pers rilis yang diterima Kini.co.id, Sabtu (16/9/2017).

Ia mengatakan DPRD Lombok Timur sempat meminta TNGR untuk mengurungkan niatnya, namun kenyataannya TNGR tetap mengklaim bahwa lahan petani tersebut masuk kedalam kawasan taman nasional, dan bersikeras untuk melakukan pengusiran terhadap petani dan warga setempat melalui operasi gabungan yang akan dijalankan hari ini.

Adapun alasan TNGR tidak berhak mengusir para petani tersebut adalah karena:

1. Lahan seluas 300 ha tersebut telah lama digarap oleh petani bahkan sejak zaman kolonial Belanda.

2. Klaim kawasan TNGR selama ini selalu didasarkan pada klasiran tahun 41, yaitu penunjukan sebagai kawasan suaka marga satwa oleh pemerintah kolonial yang faktanya luas lahan dalam klasiran tersebut hanya 40.000 ha, bukan 41.330 ha sebagaimana klaim TNGR saat ini berdasarkan Kepmen tahun 1997.

3. Selain itu, petani juga telah berkali-kali mengajukan pengukuran ulang atas lahan yang diklaim oleh TNGR tersebut, akan tetapi tidak diindahkan oleh TNGR.

“Berdasarkan kenyataan tersebut, kaum tani dan warga setempat yang tergabung kedalam Aliansi Gerakan Reforma Agraria (AGRA) mengecam rencana pihak TNGR bersikeras akan melakukan pengusiran terhadap petani jurang koak,” ujarnya.

Kaum tani setempat juga berkomitmen untuk tetap akan bertahan, dan sudah siap melakukan pengahdangan atas operasi gabungan tersebut.

Editor: Fatimah

KOMENTAR ANDA
Berita Regional Terkini Lainnya
Diguyur hujan, peserta jalan sehat Haornas Labura tetap antusias
Sumatera Utara - Selasa, 19 September 2017 - 19:00 WIB

Diguyur hujan, peserta jalan sehat Haornas Labura tetap antusias

Antusias peserta dalam mengikuti gerak jalan santai memperingati Hari Olahraga Nasional (HAORNAS) tak bisa terbendung walaupun hujan mengguyur deras mereka ...
Tengku Erry dicoret, PAN usulkan Eddy dan JR Saragih sebagai balongub Sumut
Sumatera Utara - Selasa, 19 September 2017 - 18:41 WIB

Tengku Erry dicoret, PAN usulkan Eddy dan JR Saragih sebagai balongub Sumut

Nama Tengku Erry Nuradi dicoret sebagai bakal calon gubernur pada Pilgub Sumut 2018 mendatang oleh Partai Amanat Nasional (PAN) Sumatera ...
Densus 88 geledah rumah terduga teroris IM di Majalengka
Jawa Barat - Selasa, 19 September 2017 - 18:21 WIB

Densus 88 geledah rumah terduga teroris IM di Majalengka

Tim gabungan Densus 88 Mabes Polri, Tim Specialis Respon Tystim (SRT) Polres Cirebn Kota, tim Polres Majalengka melakukan penggeledahan terhadap ...
Incar polisi, terduga teroris Cirebon satu jaringan dengan pelaku Bom Thamrin
Jawa Barat - Selasa, 19 September 2017 - 17:44 WIB

Incar polisi, terduga teroris Cirebon satu jaringan dengan pelaku Bom Thamrin

Terduga teroris IM (31) yang ditangkap sesaat sebelum kedatangan Presiden Jokowi dalam acara Festival Keraton Nusantara XI 2017 di Kota ...
Densus 88 amankan terduga teroris jaringan Aman Abdurrahman di Cirebon
Jawa Barat - Senin, 18 September 2017 - 20:31 WIB

Densus 88 amankan terduga teroris jaringan Aman Abdurrahman di Cirebon

Detasemen Khusus (Densus) 88 Antiteror Polri menangkap IM (33), warga Blok Juma'ah RT 002/012 Desa Burujul Wetan, Kecamatan Jatiwangi, Majalengka, ...
Tim saber pungli ciduk PNS kabupaten Bekasi
Jawa Barat - Senin, 18 September 2017 - 19:22 WIB

Tim saber pungli ciduk PNS kabupaten Bekasi

Salah seorang staff pada Dinas Penanaman Modal dan Perizinan Terpadu Satu Pintu (DPMPTSP) Kabupaten Bekasi, terjaring operasi tangkap tangan (OTT) ...