Kamis, 23 November 2017 | 14.31 WIB
KiniNEWS>Regional>Sumatera Utara>Waduh, Oknum PNS di Medan Cabuli Bocah 9 Tahun Sampai Pendarahan

Waduh, Oknum PNS di Medan Cabuli Bocah 9 Tahun Sampai Pendarahan

Reporter : Zainal Bakri | Sabtu, 16 September 2017 - 11:04 WIB

IMG-6621

Korban pemerkosaan (Ilustrasi)

Medan, kini.co.id – Kekerasan seksual terhadap anak di bawah umur kembali terulang. Bahkan kali ini pelakunya merupakan oknum Pegawai Negeri Sipil (PNS) di Medan, Sumut.

Perbuatan pria 54 tahun berinisial SR itu terungkap setelah ibu korban AM (35) mendapati kemaluan anaknya PA (9) mengalami pendarahan.

Kapolsek Percut Sei Tuan, Kompol Pardamean Hutahaean, mengatakan oknum PNS tersebut sudah ditangkap dan kini mendekam di tahanan polsek.

“Betul, pelakunya sudah kita tahan. Ini lagi kita proses kasusnya,” ucapnya, saat dikonfirmasi kemarin.

Pardamean mengatakan dari hasil penyidikan, pelaku yang yang tinggal di Jalan Ampera, Gg Dame No.38-G itu sudah sering membawa korban ke Hotel di Jalan Ir. Juanda Medan.

“Atas perbuatanya, tersangka kita jerat dengan UU No.35 Tahun 2014 yakni, perbuatan cabul terhadap anak perempuan dibawah umur,” ujar Kompol Pardamean Hutahaean kepada wartawan.

Sebelumnya, anak berusia 9 tahun itu tadinya tidak mengaku, ia hanya membilang bahwa daerah sensitifnya itu tertusuk saat memanjat pagar.

Sang ibu tak percaya begitu saja, sebab celana dalam yang dipakai anaknya juga milik orang lain.

Dengan penuh kesabaran sang ibu mengorek informasi dari sang anak yang akhirnya mengungkap perlakuan bejat SR pada Senin (11/9/2017) lalu.

PA ternyata disetubuhi SR di sebuah hotel di Medan. SR juga sempat memberikan obat agar pendarahannya berhenti, namun tidak berhasil.

Editor: Fatimah

KOMENTAR ANDA
Berita Regional Terkini Lainnya
Aset Bank Syariah di Sumut Capai Rp13,01 Triliun
Sumatera Utara - Kamis, 23 November 2017 - 09:14 WIB

Aset Bank Syariah di Sumut Capai Rp13,01 Triliun

Perkembangan bank syariah di Sumatera Utara cukup menggembirakan. Dengan banyaknya sosialisasi yang dilakukan, masyarakat pun mulai menerapkan perekonomian syariah dalam ...
PLTSa Kota Bekasi Target 2500 Ton Sampah hasilkan Listrik 34 Megawatt
Jawa Barat - Rabu, 22 November 2017 - 22:15 WIB

PLTSa Kota Bekasi Target 2500 Ton Sampah hasilkan Listrik 34 Megawatt

Kementerian Lingkungan Hidup dan Kehutanan (KLHK) mendorong percepatan proyek Pembangkit Listrik Tenaga Sampah (PLTSa) milik Pemkot Bekasi. Selain mengurai sampah, ...
Pemkot Diminta Gaungkan Kembali Sejarah dan Budaya Bekasi
Jawa Barat - Rabu, 22 November 2017 - 22:12 WIB

Pemkot Diminta Gaungkan Kembali Sejarah dan Budaya Bekasi

Pemerintah Kota Bekasi diminta menggaungkan kembali sejarah dan budaya Bekasi ke tengah-tengah masyarakat. Aparatur pemerintah harus lebih peduli dengan keberadaan ...
PLTSa Diproyeksikan Beroperasi Akhir Tahun 2017
Jawa Barat - Rabu, 22 November 2017 - 22:09 WIB

PLTSa Diproyeksikan Beroperasi Akhir Tahun 2017

Proyek Pembangkit Listrik Tenaga Sampah atau PLTSa Sumur Batu di Kecamatan Bantargebang ditergetkan rampung dan mulai dioperasikan pada akhir tahun ...
140 Pengaduan Masuk ke OJK Sumbagut, Perbankan Mendominasi
Sumatera Utara - Rabu, 22 November 2017 - 17:16 WIB

140 Pengaduan Masuk ke OJK Sumbagut, Perbankan Mendominasi

Direktur Pengawasan Perbankan OJK KR5 Sumbagut Mulyanto mengatakan, hingga November 2017, ada 140 pengaduan yang diterima pihaknya. "Untuk jenis pengaduan ...
Banyak Penipuan, OJK: Investasi Harus Legal dan Logis
Sumatera Utara - Rabu, 22 November 2017 - 17:11 WIB

Banyak Penipuan, OJK: Investasi Harus Legal dan Logis

Otoritas Jasa Keuangan (OJK) KR 5 Sumbagut tetap melakukan pengawasan terhadap investasi yang tidak sesuai aturan dan merugikan orang lain.Untuk ...