Kamis, 23 November 2017 | 14.30 WIB
KiniNEWS>Regional>Sumatera Utara>Bertemu Komnas PA, Begini Komitmen Kapoldasu Berantas Predator Anak

Bertemu Komnas PA, Begini Komitmen Kapoldasu Berantas Predator Anak

Reporter : Nur Fatimah | Jumat, 15 September 2017 - 08:44 WIB

IMG-6613

Audiensi Komnas Perlindungan Anak dan LPA se-Sumut dengan Kapolda Sumut, Irjen Paulus Waterpauw di Mapoldasu. (KiniNews/Nur Fatimah)

Medan, kini.co.id – Angin baik terhadap perlindungan anak datang dari instansi kepolisian di Sumatera Utara. Pasalnya, Kapolda Sumut Irjen Paulus Waterpauw berkomitmen untuk tegas dan memberi atensi khusus terhadap kasus anak.

Hal itu diketahui pada audiensi Komnas Perlindungan Anak (Komnas Anak) dan LPA se-Sumut ke Mapoldasu, Kamis (14/9/2017).

Dalam audiensi yang dipimpin Ketua Umum Komnas Anak, Arist Merdeka Sirait itu, LPA memaparkan kasus anak yang seringkali terbentur dengan perilaku penegak hukum di Sumut.

Tak jarang, kasus mandek dan menguap begitu saja karena ada “damai” di belakang layar.

Terkait itu, Kapoldasu menegaskan ia telah memerintahkan jajarannya untuk tidak main-main dengan kasus anak.

Ia meminta anggotanya untuk memberi hukuman seberat-beratnya terhadap predator anak dan tidak ada kata damai.

(Baca juga: Kapoldasu Perintahkan Hukum Seberat-beratnya Predator Anak)

“Setiap saya melakukan kunjungan kerja ke Polres, saya selalu memberikan arahan kepada seluruh Kapolres untuk tidak main-main terhadap kasus kekerasan khususnya kekerasan seksual terhadap anak,” ujarnya.

Komitmen lain Kapoldasu untuk kasus anak adalah menempatkan Polwan di setiap unit PPA untuk memberikan pelayanan perlindungan Anak dan perempuan yang berkeadilan dan berpihak pada korban.

“Inilah salahsatu bentuk komitmen kami untuk memberikan yang terbaik bagi anak,” ungkapnya lagi.

Komnas Perlindungan Anak sendiri siap membagi pengalaman dan membekali polwan sebagai pelaksana dari Unit PPA tersebut.

Di akhir audensi,  dalam rangka membangun kerjasama strategis dalam penanganan anak berkonflik dengan hukum dan dalam rangka  memutus mata rantai tindak pidana kekerasan terhadap anak, dalam waktu yang tidak terlalu lama akan ditindaklanjuti membuat  Nota Kesepahaman (MoU) kerjasama penanganan Anak berkonflik dengan hukum antara Poldasu,  Komnas Perlindungan Anak dan LPA Propinsi Sumut.

Kapoldasu juga akan didaulat menjadi salah satu pembicara selain  Ketua BNPT, Ketua Komnas Perlindungan Anak, Pengasuh Salah Satu Pesantren program Deradikaliasi di Deliserdang, Tokoh Agama dan Psikolog anak dalam  Seminar dan Lokakarya  Nasional  “Menangkal Penanaman Paham Radikalisme, Kebencian, Intoleransi dan Persekusi Terhadap Anak” yang  akan diselenggarakan Oktober mendatang bersamaan dengan Peringatan Hari Kesaktian Pancasila.

Editor: Fatimah

KOMENTAR ANDA
Berita Regional Terkini Lainnya
Aset Bank Syariah di Sumut Capai Rp13,01 Triliun
Sumatera Utara - Kamis, 23 November 2017 - 09:14 WIB

Aset Bank Syariah di Sumut Capai Rp13,01 Triliun

Perkembangan bank syariah di Sumatera Utara cukup menggembirakan. Dengan banyaknya sosialisasi yang dilakukan, masyarakat pun mulai menerapkan perekonomian syariah dalam ...
PLTSa Kota Bekasi Target 2500 Ton Sampah hasilkan Listrik 34 Megawatt
Jawa Barat - Rabu, 22 November 2017 - 22:15 WIB

PLTSa Kota Bekasi Target 2500 Ton Sampah hasilkan Listrik 34 Megawatt

Kementerian Lingkungan Hidup dan Kehutanan (KLHK) mendorong percepatan proyek Pembangkit Listrik Tenaga Sampah (PLTSa) milik Pemkot Bekasi. Selain mengurai sampah, ...
Pemkot Diminta Gaungkan Kembali Sejarah dan Budaya Bekasi
Jawa Barat - Rabu, 22 November 2017 - 22:12 WIB

Pemkot Diminta Gaungkan Kembali Sejarah dan Budaya Bekasi

Pemerintah Kota Bekasi diminta menggaungkan kembali sejarah dan budaya Bekasi ke tengah-tengah masyarakat. Aparatur pemerintah harus lebih peduli dengan keberadaan ...
PLTSa Diproyeksikan Beroperasi Akhir Tahun 2017
Jawa Barat - Rabu, 22 November 2017 - 22:09 WIB

PLTSa Diproyeksikan Beroperasi Akhir Tahun 2017

Proyek Pembangkit Listrik Tenaga Sampah atau PLTSa Sumur Batu di Kecamatan Bantargebang ditergetkan rampung dan mulai dioperasikan pada akhir tahun ...
140 Pengaduan Masuk ke OJK Sumbagut, Perbankan Mendominasi
Sumatera Utara - Rabu, 22 November 2017 - 17:16 WIB

140 Pengaduan Masuk ke OJK Sumbagut, Perbankan Mendominasi

Direktur Pengawasan Perbankan OJK KR5 Sumbagut Mulyanto mengatakan, hingga November 2017, ada 140 pengaduan yang diterima pihaknya. "Untuk jenis pengaduan ...
Banyak Penipuan, OJK: Investasi Harus Legal dan Logis
Sumatera Utara - Rabu, 22 November 2017 - 17:11 WIB

Banyak Penipuan, OJK: Investasi Harus Legal dan Logis

Otoritas Jasa Keuangan (OJK) KR 5 Sumbagut tetap melakukan pengawasan terhadap investasi yang tidak sesuai aturan dan merugikan orang lain.Untuk ...