Tuesday, 17 July 2018 | 02.54 WIB
KiniNEWS>Regional>Sulawesi>Mengerikan, Puluhan Orang Masih Sakau Akibat Obat Misterius di Kendari

Mengerikan, Puluhan Orang Masih Sakau Akibat Obat Misterius di Kendari

Reporter : Zainal Bakri | Thursday, 14 September 2017 - 09:50 WIB

IMG-6593

Obat PCC. (KiniNews/Ist)

Kendari, kini.co.id – Korban obat narkoba di Kendari terus bertambah. Baik dewasa maupun anak-anak di bawah umur terus berdatangan ke Rumah Sakit Jiwa Kota Kendari dengan gejala yang sama yakni hilang kesadaran dan mengamuk.

Seorang orangtua korban bahkan mengatakan sempat menganggap anaknya kesurupan, sehingga anaknya dibawa ke dukun. Namun ternyata anak itu bukan kesurupan melainkan hilang kesadaran dan mendapat gangguan mental akibat obat.

Kejadian ini telah berlangsung selama 2 hari dimana RSJ tiba-tiba kedatangan pasien dengan gejala yang sama. Bahkan 1 pasien yang merupakan anak SD tewas akibat over dosis.

Saat ini sudah 50 orang korban datang ke RSJ Kendari terdiri dari dewasa dan remaja. Kondisi mereka seperti orang sakit mental yang berteriak-teriak, bahkan tak sedikit yang harus diikat karena menyakiti diri mereka sendiri.

Seorang anak berusia 16 tahun berinisial HN misalnya yang kaki tangannya diikat pihak rumah sakit. Di lengan kanannnya juga terdapat luka.

Setelah sadar HN bercerita ia meminum 5 butir obat Tramadol, Somadril, dan PCC. Obat itu dicampur dan diminum sekaligus dengan air putih.

Menurut HN, reaksi ketika ia mengonsumsi itu adalah tenang dan seperti terbang.

“Enak, tenang kaya terbang. Setelah itu saya tidak sadar lagi, pas sadar, saya sudah ada di sini (RSJ),” ucapnya dikutip dari Kompas.com, Kamis (14/9/2017).

Ia pun mengatakan membeli obat itu seharga Rp75 ribu dari temannya.

Sementara itu, Kepala BNN Kendari Murniati mengatakan jenis obat yang dipakai para korban berbeda-beda.

Namun, ada kemungkinan bandar memasukkan barang baru dan mengedarkannya dalam 2 hari ini.

Ia pun mengatakan para korban itu meracik sendiri obat yang mereka dapat.

“Mirip-mirip flakka yang mereka konsumsi, di-mixed barang baru. Sudah disebarkan dan ini barang baru dua hari masuk dan mereka racik sendiri, bukan pabrik yang resmi, abal-abal,” ujar dia.

Ia mengatakan berdasarkan informasi yang diperoleh campuran obat itu kemudian dicampurkan dalam minuman gelas “Ale-ale”.

“Informasi yang kami dapat anak SMP 17m cairan itu dicampur dalam minum ale-ale, sampai sekarang masih mabuk,” ucapnya.

Ia pun menjelaskan untuk anak SD kelas 6 yang meninggal itu diberikan sama tantenya. Sementara saat ini, tante dari anak tersebut masih Sakau.

Editor: Fatimah

KOMENTAR ANDA
Berita Regional Terkini Lainnya
Jawa Barat - Thursday, 19 April 2018 - 20:56 WIB

Ridwan Kamil akan perjuangan status guru honor di Jawa Barat

Calon Gubernur Jawa Barat nomor urut 1, Ridwan Kamil berjanji akan memperjuangkan status guru honor di Jawa Barat. Sehingga, abdi ...
Sumatera Utara - Tuesday, 27 March 2018 - 17:37 WIB

Tim verifikasi nasional lomba lingkungan bersih dan sehat sambangi Desa Aek Tapa

Tim verifikasi lapangan pelaksanaan terbaik tingkat nasional lomba lingkungan bersih dan sehat turun langsung ke lapangan ke Labuhanbatu Utara.Tim tersebut ...
Sumatera Utara - Tuesday, 27 March 2018 - 17:11 WIB

Pemko Medan dan LKPP teken MOU pelaksanaan e-katalog daerah

Pemko Medan tandatangani MOU pelaksanaan e-katalog daerah dengan Lembaga Kebijakan Pengadaan Barang dan Jasa Pemerintah (LKPP). Penandatanganan ini dilakukan langsung ...
Sumatera Utara - Tuesday, 27 March 2018 - 05:52 WIB

Balas surat cinta siswa, Bupati Labura kunjungi sekolah

Bupati Labuhanbatu Utara Kharuddin Syah, memberikan kejutan kepada siswa dan siswi SMP Negeri 3 Kualuh Hulu dengan mendatangi langsung sekolah ...
Sumatera Utara - Tuesday, 12 December 2017 - 10:56 WIB

Wabup Labura minta ASN tingkatkan disiplin  

Wakil Bupati Labuhanbatu Utara ((Labura), Dwi Prantara mengatakan Apartur Sipil paratur(ASN) dituntut untuk selalu meningkatkan kedisiplinan saat bekerja.Hal itu ...
DKI Jakarta - Tuesday, 12 December 2017 - 10:38 WIB

Banjir kembali kepung Jakarta, Anies: Saya bertanggungjawab

Hujan deras yang mengguyur hampir seluruh wilayah Ibukota pada Senin (11/12) siang kemarin mengakibatkan banjir di beberapa titik seperti kawasan ...
Place your ads here...