Rabu, 20 September 2017 | 00.10 WIB
KiniNEWS>Regional>Sulawesi>Mengerikan, Puluhan Orang Masih Sakau Akibat Obat Misterius di Kendari

Mengerikan, Puluhan Orang Masih Sakau Akibat Obat Misterius di Kendari

Reporter : Zainal Bakri | Kamis, 14 September 2017 - 09:50 WIB

IMG-6593

Obat PCC. (KiniNews/Ist)

Kendari, kini.co.id – Korban obat narkoba di Kendari terus bertambah. Baik dewasa maupun anak-anak di bawah umur terus berdatangan ke Rumah Sakit Jiwa Kota Kendari dengan gejala yang sama yakni hilang kesadaran dan mengamuk.

Seorang orangtua korban bahkan mengatakan sempat menganggap anaknya kesurupan, sehingga anaknya dibawa ke dukun. Namun ternyata anak itu bukan kesurupan melainkan hilang kesadaran dan mendapat gangguan mental akibat obat.

Kejadian ini telah berlangsung selama 2 hari dimana RSJ tiba-tiba kedatangan pasien dengan gejala yang sama. Bahkan 1 pasien yang merupakan anak SD tewas akibat over dosis.

Saat ini sudah 50 orang korban datang ke RSJ Kendari terdiri dari dewasa dan remaja. Kondisi mereka seperti orang sakit mental yang berteriak-teriak, bahkan tak sedikit yang harus diikat karena menyakiti diri mereka sendiri.

Seorang anak berusia 16 tahun berinisial HN misalnya yang kaki tangannya diikat pihak rumah sakit. Di lengan kanannnya juga terdapat luka.

Setelah sadar HN bercerita ia meminum 5 butir obat Tramadol, Somadril, dan PCC. Obat itu dicampur dan diminum sekaligus dengan air putih.

Menurut HN, reaksi ketika ia mengonsumsi itu adalah tenang dan seperti terbang.

“Enak, tenang kaya terbang. Setelah itu saya tidak sadar lagi, pas sadar, saya sudah ada di sini (RSJ),” ucapnya dikutip dari Kompas.com, Kamis (14/9/2017).

Ia pun mengatakan membeli obat itu seharga Rp75 ribu dari temannya.

Sementara itu, Kepala BNN Kendari Murniati mengatakan jenis obat yang dipakai para korban berbeda-beda.

Namun, ada kemungkinan bandar memasukkan barang baru dan mengedarkannya dalam 2 hari ini.

Ia pun mengatakan para korban itu meracik sendiri obat yang mereka dapat.

“Mirip-mirip flakka yang mereka konsumsi, di-mixed barang baru. Sudah disebarkan dan ini barang baru dua hari masuk dan mereka racik sendiri, bukan pabrik yang resmi, abal-abal,” ujar dia.

Ia mengatakan berdasarkan informasi yang diperoleh campuran obat itu kemudian dicampurkan dalam minuman gelas “Ale-ale”.

“Informasi yang kami dapat anak SMP 17m cairan itu dicampur dalam minum ale-ale, sampai sekarang masih mabuk,” ucapnya.

Ia pun menjelaskan untuk anak SD kelas 6 yang meninggal itu diberikan sama tantenya. Sementara saat ini, tante dari anak tersebut masih Sakau.

Editor: Fatimah

KOMENTAR ANDA
Berita Regional Terkini Lainnya
Diguyur hujan, peserta jalan sehat Haornas Labura tetap antusias
Sumatera Utara - Selasa, 19 September 2017 - 19:00 WIB

Diguyur hujan, peserta jalan sehat Haornas Labura tetap antusias

Antusias peserta dalam mengikuti gerak jalan santai memperingati Hari Olahraga Nasional (HAORNAS) tak bisa terbendung walaupun hujan mengguyur deras mereka ...
Tengku Erry dicoret, PAN usulkan Eddy dan JR Saragih sebagai balongub Sumut
Sumatera Utara - Selasa, 19 September 2017 - 18:41 WIB

Tengku Erry dicoret, PAN usulkan Eddy dan JR Saragih sebagai balongub Sumut

Nama Tengku Erry Nuradi dicoret sebagai bakal calon gubernur pada Pilgub Sumut 2018 mendatang oleh Partai Amanat Nasional (PAN) Sumatera ...
Densus 88 geledah rumah terduga teroris IM di Majalengka
Jawa Barat - Selasa, 19 September 2017 - 18:21 WIB

Densus 88 geledah rumah terduga teroris IM di Majalengka

Tim gabungan Densus 88 Mabes Polri, Tim Specialis Respon Tystim (SRT) Polres Cirebn Kota, tim Polres Majalengka melakukan penggeledahan terhadap ...
Incar polisi, terduga teroris Cirebon satu jaringan dengan pelaku Bom Thamrin
Jawa Barat - Selasa, 19 September 2017 - 17:44 WIB

Incar polisi, terduga teroris Cirebon satu jaringan dengan pelaku Bom Thamrin

Terduga teroris IM (31) yang ditangkap sesaat sebelum kedatangan Presiden Jokowi dalam acara Festival Keraton Nusantara XI 2017 di Kota ...
Densus 88 amankan terduga teroris jaringan Aman Abdurrahman di Cirebon
Jawa Barat - Senin, 18 September 2017 - 20:31 WIB

Densus 88 amankan terduga teroris jaringan Aman Abdurrahman di Cirebon

Detasemen Khusus (Densus) 88 Antiteror Polri menangkap IM (33), warga Blok Juma'ah RT 002/012 Desa Burujul Wetan, Kecamatan Jatiwangi, Majalengka, ...
Tim saber pungli ciduk PNS kabupaten Bekasi
Jawa Barat - Senin, 18 September 2017 - 19:22 WIB

Tim saber pungli ciduk PNS kabupaten Bekasi

Salah seorang staff pada Dinas Penanaman Modal dan Perizinan Terpadu Satu Pintu (DPMPTSP) Kabupaten Bekasi, terjaring operasi tangkap tangan (OTT) ...