Sabtu, 20 Januari 2018 | 08.14 WIB
KiniNEWS>Regional>Jawa Barat>Tukang cilor cabuli bocah 9 tahun di Bekasi

Tukang cilor cabuli bocah 9 tahun di Bekasi

Reporter : Trias Agustian | Rabu, 13 September 2017 - 19:07 WIB

IMG-6588

Ilustrasi

BEKASI, kini.co.id – Perbuatan SW (40), tukang aci telor (Cilor) benar-benar keterlaluan. Penjual jajanan yang biasa mangkal di sekolah dasar ini tega memperkosa bocah 9 tahun di sebuah kontrakan, di Kelurahan Jati Rahayu, Kecamatan Pondokmelati, Bekasi.

Kepala Subbagian Humas Polres Metropolitan Bekasi Kota, Komisaris Erna Ruswing, mengatakan kejadian memilukan itu terjadi pada, Senin (11/9) pada pukul 19.00 WIB.

Perbuatan pelaku terungkap ketika korban mengeluhkan luka memar pada kemaluannya.

“Korban mengeluhkan kepada orangtuanya jika kemaluannya sakit, setelah di cek, ternyata orantua korban melihat mengalami memar. Selanjutnya korban memberitahukan kejadian yang dialaminya,” jelas Erna, Rabu (13/9).

Erna menjelaskan korban mengaku diperkosa oleh tersangka di rumah kontrakan saudaranya, disamping jemuran.

Saat itu, situasi sedang sepi, tersangka memanggil korban dan menariknya kesamping jemuran, tersangka kemudian membuka celananya hingga menggendong korban dan menggoyangkan pinggul korban bagian sensitif.

Mendengar cerita anaknya, orangtua korban naik pitam dan langsung menghubungi pihak RT dan RW terkait kejadian yang dialami oleh putrinya.

Mendengar itu, warga pun berbondong-bondong menghampiri kontrakan tersangka yang tidak jauh dari kediaman korban.

Namun sayang, saat dihampiri rupanya tersangka tidak sedang berada dirumah. Warga terpaksa menunggu kedatangan tersangka hingga larut malam.

Ke esokanya, Selasa (12/9) saat tersangka hendak berjualan keliling Cilor dengan menggunakan gerobak.
Dipertegahan jalan. tersangka di cegat oleh warga. Hampir saja warga mengeroyok tersangka.

“Beruntung situasi dapat terkendali hingga tersangka diamankan oleh mitra kami di pos. selanjutnya anggota datang menjemput untuk menjauhkan perbuatan persekusi terhadap tersangka oleh warga yang sudah emosi. Peristiwa ini sekrang di tangani oleh unit PPA Polres Metropolitan Bekasi Kota,” tegasnya. []

Editor: Rakisa

KOMENTAR ANDA
Berita Regional Terkini Lainnya
3 Siswa SMP Dicabuli Guru, Ini yang Akan Dilakukan KPAI
Jawa Barat - Jumat, 19 Januari 2018 - 21:58 WIB

3 Siswa SMP Dicabuli Guru, Ini yang Akan Dilakukan KPAI

Komisi Perlindungan Anak Indonesia (KPAI) Kota Bekasi segera melakukan trauma healing terhadap tiga korban cabul yakni, RK (12), DK (13) ...
Mahasiswa: Menteri Pertanian Tak Berhasil Wujudkan Kedaulatan Pangan
Jawa Barat - Jumat, 19 Januari 2018 - 21:52 WIB

Mahasiswa: Menteri Pertanian Tak Berhasil Wujudkan Kedaulatan Pangan

Naiknya harga beras ditengah-tengah masyarakat saat ini cukup menghebohkan masyarakat Indonesia, tidak terkecuali di Kota Bekasi. Hebohnya lagi, Kementerian Pertanian ...
Kerap Nonton Video Porno, Oknum Guru Ini Cabuli 3 Siswanya
Jawa Barat - Jumat, 19 Januari 2018 - 21:48 WIB

Kerap Nonton Video Porno, Oknum Guru Ini Cabuli 3 Siswanya

Kepala Kepolisian Resor Metropolitan Bekasi Kota, Kombespol Indarto, mengungkapkan bahwa alasan oknum guru di Yayasan Teratai Putih Global School, tega ...
Akhir Bandar Narkoba di Kayuringin
Jawa Barat - Jumat, 19 Januari 2018 - 21:45 WIB

Akhir Bandar Narkoba di Kayuringin

Kepolisian Sektor Bekasi Timur meringkus bandar narkoba di Jalan Tunggul V, Kelurahan Kayuringin Jaya, Kecamatan Bekasi Selatan. Pelaku atas nama ...
Pembenahan Danau Toba pacu optimis target sejuta wisman ke Sumut tercapai
Sumatera Utara - Jumat, 19 Januari 2018 - 21:41 WIB

Pembenahan Danau Toba pacu optimis target sejuta wisman ke Sumut tercapai

Target kunjungan wisatawan mancanegara ke Sumatera Utara sebanyak satu juta orang pada 2019 optimistis tercapai. Optimisme mencuat seiring adanya pembenahan ...
Soal mahar politik, Siswandi-Euis penuhi panggilan Panwaslu
Jawa Barat - Jumat, 19 Januari 2018 - 15:30 WIB

Soal mahar politik, Siswandi-Euis penuhi panggilan Panwaslu

Brigadir Jenderal (Purn) Siswandi- Euis Fery Fatayaty, pasangan bakal calon yang gagal maju pada Pemilihan Wali Kota Cirebon memenuhi ...