Jumat, 19 Januari 2018 | 22.14 WIB
KiniNEWS>Regional>Sumatera Utara>Dorong produk holtikultural Sumut tembus pasar global

Dorong produk holtikultural Sumut tembus pasar global

Reporter : Nur Fatimah | Selasa, 12 September 2017 - 22:00 WIB

IMG-6580

Gubernur Sumut Tengku Erry saat mengunjungi salah satu stan di Pekan Pasar Petani 2017 di Lubuk Pakam, Deli Serdang, Selasa (12/9). KiniNews/HA Nasution.

DELI SERDANG, kini.co.id – Pekan Pasar Petani Sumatera Utara 2017 yang berlangsung di lapangan KB kompleks Pemerintahan Kabupaten Deli Serdang di Lubuk Pakam diharapkan mampu mendorong produk holtikultural itu menembus pasar global.

Gubernur Sumut Tengku Erry Nuradi mengatakan, melalui kegiatan Pekan Pasar Petani Sumut 2017 ini diharapkan dapat meningkatkan kesadaran masyarakat (public awareness) terhadap produk pertanian. Khususnya tanaman pangan dan hortikultura serta menciptakan peluang pasar bagi petani produsen.

“Seperti halnya rambutan Brahrang dari Binjai, pisang barangan dari Deli Serdang, salak Sidempuan, salak pondoh Tiga Juhar (ponti), duku Tembung, beras organik Serdang Bedagai dan Deli Serdang dan masih banyak lagi. Oleh karena itu saya memandang even ini sangat penting dan strategis dalam rangka untuk meningkatkan kesejahteraan pelaku utama yaitu petani, kelompok tani dan gabungan kelompok tani,” ucap Erry saat membuka agenda tersebut, Selasa (12/9).

Erry berharap, kegiatan serupa hendaknya ke depan dilaksanakan lebih besar dan lebih meriah. Bahkan dalam kesempatan itu Erry mengingatkan bahwa Pemprov Sumut memiliki Pekan Raya Sumatera Utara (PRSU) yang dalam setahun hanya dimanfaatkan selama satu bulan.

“Ditempat ini seharusnya bisa dimanfaatkan diantaranya untuk menggelar Agri Bisnis Expo. Bisa kegiatan seperti AGRINEX (Agribussines Expo) atau kegiatan lainnya guna mendorong produk-produk unggulan kita tadi menembus pasar global,” terangnya.

Ia menambahkan, untuk menarik minat masyarakat yang saat ini cenderung mengkonsumsi produk impor karena penampilannya lebih menarik, dapat diimbangi dengan produk lokal yang sesuai selera mereka.

Karena dengan semakin baik penampilan produk dan harga yang kompetitif maka konsumen akan membeli produk lokal karena pasti lebih segar.

“Seiring dengan adanya perubahan pola konsumsi masyarakat dunia yang mulai cenderung mengarah kepada produk organik atau kembali ke pola lama maka kepada seluruh pemangku kebijakan baik Provinsi maupun Kabupaten Kota agar dapat mengembangkan berbagai produk organik yang ramah lingkungan,”ujar Erry.

Kadis Tanaman Pangan dan Hortikultura M Azhar Harahap mengatakan, Pekan Pasar Petani Provsu Tahun 2017 diisi Dinas Pertanian Kabupaten Kota dengan petani, kelompok tani dan gabungan kelompok tani dan SKPD Provsu serta stakeholder bidang pertanian seperti Bulog Divre Sumut.

Kegiatan yang dilaksanakan selama berlangsungnya Pekan Pasar Tani diantaranya pameran komoditi tanaman pangan dan hortikultura unggulan sumut, lomba buah unggulan Sumut, lomba merangkai buah dan sayur, lomba mengukir buah, dan investmen forum.

Selain itu juga ada perlombaan yang melibatkan pelajar dari tingkat taman kanak-kanak sampai sekolah menengah pertama yaitu lomba mewarnai, menggambar dan pidato.

“Juga ada penjualan produk pertanian unggulan Sumut yang pada hari terakhir akan dilakukan evaluasi jumlah transaksi selama berlangsungnya pekan pasar petani. Selain itu juga dilakukan penandatanganan MoU atau nota kesepahaman antara petani dan pelaku usaha,” tandasnya. []

Editor: Rakisa

KOMENTAR ANDA
Berita Regional Terkini Lainnya
3 Siswa SMP Dicabuli Guru, Ini yang Akan Dilakukan KPAI
Jawa Barat - Jumat, 19 Januari 2018 - 21:58 WIB

3 Siswa SMP Dicabuli Guru, Ini yang Akan Dilakukan KPAI

Komisi Perlindungan Anak Indonesia (KPAI) Kota Bekasi segera melakukan trauma healing terhadap tiga korban cabul yakni, RK (12), DK (13) ...
Mahasiswa: Menteri Pertanian Tak Berhasil Wujudkan Kedaulatan Pangan
Jawa Barat - Jumat, 19 Januari 2018 - 21:52 WIB

Mahasiswa: Menteri Pertanian Tak Berhasil Wujudkan Kedaulatan Pangan

Naiknya harga beras ditengah-tengah masyarakat saat ini cukup menghebohkan masyarakat Indonesia, tidak terkecuali di Kota Bekasi. Hebohnya lagi, Kementerian Pertanian ...
Kerap Nonton Video Porno, Oknum Guru Ini Cabuli 3 Siswanya
Jawa Barat - Jumat, 19 Januari 2018 - 21:48 WIB

Kerap Nonton Video Porno, Oknum Guru Ini Cabuli 3 Siswanya

Kepala Kepolisian Resor Metropolitan Bekasi Kota, Kombespol Indarto, mengungkapkan bahwa alasan oknum guru di Yayasan Teratai Putih Global School, tega ...
Akhir Bandar Narkoba di Kayuringin
Jawa Barat - Jumat, 19 Januari 2018 - 21:45 WIB

Akhir Bandar Narkoba di Kayuringin

Kepolisian Sektor Bekasi Timur meringkus bandar narkoba di Jalan Tunggul V, Kelurahan Kayuringin Jaya, Kecamatan Bekasi Selatan. Pelaku atas nama ...
Pembenahan Danau Toba pacu optimis target sejuta wisman ke Sumut tercapai
Sumatera Utara - Jumat, 19 Januari 2018 - 21:41 WIB

Pembenahan Danau Toba pacu optimis target sejuta wisman ke Sumut tercapai

Target kunjungan wisatawan mancanegara ke Sumatera Utara sebanyak satu juta orang pada 2019 optimistis tercapai. Optimisme mencuat seiring adanya pembenahan ...
Soal mahar politik, Siswandi-Euis penuhi panggilan Panwaslu
Jawa Barat - Jumat, 19 Januari 2018 - 15:30 WIB

Soal mahar politik, Siswandi-Euis penuhi panggilan Panwaslu

Brigadir Jenderal (Purn) Siswandi- Euis Fery Fatayaty, pasangan bakal calon yang gagal maju pada Pemilihan Wali Kota Cirebon memenuhi ...