Kamis, 23 November 2017 | 14.25 WIB
KiniNEWS>Regional>Jawa Barat>Pengemudi Dianaiaya di Pintu Tol Bintara

Pengemudi Dianaiaya di Pintu Tol Bintara

Reporter : Ardiansyah | Selasa, 12 September 2017 - 12:59 WIB

IMG-6568

Mobil korban yang rusak akibat penganiayaan di Tol Bintaro. (KiniNews/Ardiansyah)

Bekasi, kini.co.id – HZ (44), salah seorang pengemudi menjadi korban penganiayaan di pintu tol Bintara, Bekasi Barat, belum ini. Akibatnya, ia mengalami luka memar pada bagian lengan tanganya.

Warga yang berdomisili di Kelurahan Kranji, Kecamatan Bekasi Barat, ini di aniaya oleh orang yang dikenalnya. Pelaku berinisial S.

Kejadian bermula ketika HZ sedang mengendarai mobilnya bernomor polisi B-1152-PIG. Saat itu, ia menyalip kendaraan S jenis Avanza bernopol B-1041-COF.

Rupanya, S tidak terima dan menggunting laju kendaraan HZ di pintu tol Bintara, Kecamatan Bekasi Barat.

Tanpa basa-basi, S langsung memukul kaca mobil milik HZ menggunukan besi pipa pada bagian belakang hingga hancur. Lampu sen kendaraan HZ juga kerap dirusak.

“Saya tidak terima dan keluar dari mobil. Pelaku lalu lari menghampiri saya dengan mengarahkan pukulan besi kearah saya. Untungnya saya tangkis kena tangan, pelaku bertubi-tubi memukul saya,” kata HZ, Selasa (12/9/2017).

Ia mengaku kalau kejadian sekira pukul 19.00 WIB, selepas melakukan transaksi tol. Pelaku terus mengintai HZ dengan mengiringi mobilnya dari belakang.

Atas kejadian tersebut, HZ langsung melaporkan kejadian penganiayaan dan pengrusakan ke Markas Kepolisian Resor Metro Bekasi Kota dengan nomor laporan LP/580/K/IX/2017/SPKT/Restro Bekasi Kota, namun untuk menjerat pelaku, korban mengaku bahwa polisi kekurangan saksi dan surat visum sebagai alat bukti.

“Polisi sudah meminta keterangan dari saya, namun belum bisa menjerat pelaku karena masih kekurangan alat bukti, secepatnya saya akan lengkapi agar ada efek jera untuk pelaku,” tandas dia.

Editor: Fatimah

KOMENTAR ANDA
Berita Regional Terkini Lainnya
Aset Bank Syariah di Sumut Capai Rp13,01 Triliun
Sumatera Utara - Kamis, 23 November 2017 - 09:14 WIB

Aset Bank Syariah di Sumut Capai Rp13,01 Triliun

Perkembangan bank syariah di Sumatera Utara cukup menggembirakan. Dengan banyaknya sosialisasi yang dilakukan, masyarakat pun mulai menerapkan perekonomian syariah dalam ...
PLTSa Kota Bekasi Target 2500 Ton Sampah hasilkan Listrik 34 Megawatt
Jawa Barat - Rabu, 22 November 2017 - 22:15 WIB

PLTSa Kota Bekasi Target 2500 Ton Sampah hasilkan Listrik 34 Megawatt

Kementerian Lingkungan Hidup dan Kehutanan (KLHK) mendorong percepatan proyek Pembangkit Listrik Tenaga Sampah (PLTSa) milik Pemkot Bekasi. Selain mengurai sampah, ...
Pemkot Diminta Gaungkan Kembali Sejarah dan Budaya Bekasi
Jawa Barat - Rabu, 22 November 2017 - 22:12 WIB

Pemkot Diminta Gaungkan Kembali Sejarah dan Budaya Bekasi

Pemerintah Kota Bekasi diminta menggaungkan kembali sejarah dan budaya Bekasi ke tengah-tengah masyarakat. Aparatur pemerintah harus lebih peduli dengan keberadaan ...
PLTSa Diproyeksikan Beroperasi Akhir Tahun 2017
Jawa Barat - Rabu, 22 November 2017 - 22:09 WIB

PLTSa Diproyeksikan Beroperasi Akhir Tahun 2017

Proyek Pembangkit Listrik Tenaga Sampah atau PLTSa Sumur Batu di Kecamatan Bantargebang ditergetkan rampung dan mulai dioperasikan pada akhir tahun ...
140 Pengaduan Masuk ke OJK Sumbagut, Perbankan Mendominasi
Sumatera Utara - Rabu, 22 November 2017 - 17:16 WIB

140 Pengaduan Masuk ke OJK Sumbagut, Perbankan Mendominasi

Direktur Pengawasan Perbankan OJK KR5 Sumbagut Mulyanto mengatakan, hingga November 2017, ada 140 pengaduan yang diterima pihaknya. "Untuk jenis pengaduan ...
Banyak Penipuan, OJK: Investasi Harus Legal dan Logis
Sumatera Utara - Rabu, 22 November 2017 - 17:11 WIB

Banyak Penipuan, OJK: Investasi Harus Legal dan Logis

Otoritas Jasa Keuangan (OJK) KR 5 Sumbagut tetap melakukan pengawasan terhadap investasi yang tidak sesuai aturan dan merugikan orang lain.Untuk ...