Sabtu, 20 Januari 2018 | 08.13 WIB
KiniNEWS>Regional>Banten>Bupati Pandeglang Dukung Pengusaha Meregulasi Aturan UMKM

Bupati Pandeglang Dukung Pengusaha Meregulasi Aturan UMKM

Jumat, 8 September 2017 - 23:49 WIB

IMG-6558

Bupati Pandeglang, Provinsi Banten, Irna Narulita. Foto Irna Center

PANDEGLANG, kini.co.id
Bupati Pandeglang, Provinsi Banten, Irna Narulita optimistis usaha mikro, kecil, dan menengah di daerah itu akan terus berkembang.

“Saya yakin akan terus berkembang, baik dari jumlah pengusaha maupun dari usahanya,” katanya dilansir Antara, Jumat (8/9).

Ia menyatakan, UMKM merupakan salah satu kekuatan ekonomi dan cukup banyak menyerap tenaga kerja karena itulan Pemkab Pandeglang terus mendorong biar usaha itu maju.

Selain itu, kata dia, diupayakan agar ada regulasi khusus yang mengatur UMKM. Saat ini sedang digodong rancanagan peraturan daerah (perda)-nya.

Menurut dia, jika sudah ada aturannya maka regulasi menyangkut usaha miktor akan lebih jelas, terutama dalam pembinaan dan pengembagannya, bahkan makanisme pemberian modal untuk mendukung kegiatan usaha akan bisa lebih maju.

Di Kabupaten Pandeglang, cukup banyak pelaku usaha mikro, kecil dan menengah dan terebar di 35 kecamatan yang ada di daerah tersebut.

Kepala Dinas Koperasi dan UMKM Pandeglang Firman Abdul Kadir mengatakan banyak sekali pelaku usaha kecil, namun perkembangannya belum sesuai harapan sehingga perlu upaya serius dari pemerintah untuk melakukan pembinaan.

“Upaya-upaya untuk membuat pelaku UMKM maju terus kami lakukan misalnya dengan pembinaan,” katanya.

Saat ini, kata dia, di Kabupaten Pandeglang jumlah pelaku UMKM mencapai 48 ribu, dan ini sangat potensial menjadi kekuatan yang akan mempu mendorong perkembangan ekonomi daerah.

Karena itu, kata dia, pemerintah Kabupaten Pandeglang terus membina pelaku UMKM tersebut sehingga diharapkan bisa lebih berkembang.

Dari sekian banyak pelaku UMKM itu, kata dia, tidak sedikit yang bergerak dibidang industri rumah tangga juga cukup banyak, diantaranya pembuatan emping melinjo, anyaman, sepatu, pembuatan ikan asin dan cindera mata.[]

Editor: Rakisa

KOMENTAR ANDA
Berita Regional Terkini Lainnya
3 Siswa SMP Dicabuli Guru, Ini yang Akan Dilakukan KPAI
Jawa Barat - Jumat, 19 Januari 2018 - 21:58 WIB

3 Siswa SMP Dicabuli Guru, Ini yang Akan Dilakukan KPAI

Komisi Perlindungan Anak Indonesia (KPAI) Kota Bekasi segera melakukan trauma healing terhadap tiga korban cabul yakni, RK (12), DK (13) ...
Mahasiswa: Menteri Pertanian Tak Berhasil Wujudkan Kedaulatan Pangan
Jawa Barat - Jumat, 19 Januari 2018 - 21:52 WIB

Mahasiswa: Menteri Pertanian Tak Berhasil Wujudkan Kedaulatan Pangan

Naiknya harga beras ditengah-tengah masyarakat saat ini cukup menghebohkan masyarakat Indonesia, tidak terkecuali di Kota Bekasi. Hebohnya lagi, Kementerian Pertanian ...
Kerap Nonton Video Porno, Oknum Guru Ini Cabuli 3 Siswanya
Jawa Barat - Jumat, 19 Januari 2018 - 21:48 WIB

Kerap Nonton Video Porno, Oknum Guru Ini Cabuli 3 Siswanya

Kepala Kepolisian Resor Metropolitan Bekasi Kota, Kombespol Indarto, mengungkapkan bahwa alasan oknum guru di Yayasan Teratai Putih Global School, tega ...
Akhir Bandar Narkoba di Kayuringin
Jawa Barat - Jumat, 19 Januari 2018 - 21:45 WIB

Akhir Bandar Narkoba di Kayuringin

Kepolisian Sektor Bekasi Timur meringkus bandar narkoba di Jalan Tunggul V, Kelurahan Kayuringin Jaya, Kecamatan Bekasi Selatan. Pelaku atas nama ...
Pembenahan Danau Toba pacu optimis target sejuta wisman ke Sumut tercapai
Sumatera Utara - Jumat, 19 Januari 2018 - 21:41 WIB

Pembenahan Danau Toba pacu optimis target sejuta wisman ke Sumut tercapai

Target kunjungan wisatawan mancanegara ke Sumatera Utara sebanyak satu juta orang pada 2019 optimistis tercapai. Optimisme mencuat seiring adanya pembenahan ...
Soal mahar politik, Siswandi-Euis penuhi panggilan Panwaslu
Jawa Barat - Jumat, 19 Januari 2018 - 15:30 WIB

Soal mahar politik, Siswandi-Euis penuhi panggilan Panwaslu

Brigadir Jenderal (Purn) Siswandi- Euis Fery Fatayaty, pasangan bakal calon yang gagal maju pada Pemilihan Wali Kota Cirebon memenuhi ...