Rabu, 20 September 2017 | 00.04 WIB
KiniNEWS>Regional>Jawa Barat>Diduga Hendak Intip Istri Tetangga, Ajun Tewas Terjun dari Plafon

Diduga Hendak Intip Istri Tetangga, Ajun Tewas Terjun dari Plafon

Reporter : Ardiansyah | Jumat, 8 September 2017 - 21:00 WIB

IMG-6556

Ilustrasi mengintip. Istimewa

BEKASI, kini.co.id – Diduga hendak mengintip istri tetangga, Ajun (46) warga Jl.Dewi Sartika RT 03/06, Margahayu, Bekasi Timur, justru tewas meregang nyawa, Jumat (8/9) siang.

Ajun tewas terjatuh dari plafon rumah kontrakan petakan tetangganya, Dahlia.

Berdasarkan informasi yang diperoleh, Ajun dan tetangganya, Dahlia tinggal di deretan rumah kontrakan yang sama. Namun, Ajun berserta keluarganya menempati pintu kontrakan paling ujung.

Sementara, kontrakan Dahlia, hanya terpisah satu pintu dengan kontrakan yang lain atau berada di urutan nomor tiga.

Saat siang hari, diam-diam Ajun menyelinap ke rumah kontrakan nomor tiga lewat plafon.

Saat itu, pria yang bekerja sebagai penjaga salah satu sekolah swasta ini hanya mengenakan celana dalam saja.

Diduga, plafon berbahan triplek tidak mampu menahan berat badan Ajun, mendadak plafon tersebut jebol. Tubuh Ajun kemudian mendarat di dapur rumah tetangganya yang mau hendak diintip.

Kasus ini terungkap, saat anak tetangga, yang baru saja pulang ke sekolah hendak masuk ke kamar mandi rumah.

Saat itu, dia kesulitan membuka pintu dapur karena terganjal sebuah benda yang ada di balik dapur.

Siswa SMP itu lalu mendorong pintu dapur lebih kuat lagi, hingga pintu terbuka lebih lebar. Seketika dia histeris, karena mendapati tubuh pria tengah terkelungkup di ruang dapur.

Mendengar teriakan itu, warga berkerumun ke rumah tetangga Ajun. Mereka kemudian melaporkan hal ini ke Polsek Bekasi Timur untuk ditindak lanjuti.

Kepala Unit Reskrim Polsek Bekasi Timur Inspektur Yusron membenarkan adanya kasus tersebut. Yusron juga tidak menampik, motif korban terjatuh di rumah kontrakan tetangganya hanya mengenakan celana dalam, kemungkinan dia ingin mengintip tetangganya.

“Bisa juga ada niat mengintip. Tapi untuk motif kan nggak ada yang tahu kecuali korban sendiri. Apalagi saat itu situasi sepi,” ujarnya Jumat (8/9) petang.

Yusron mengatakan saat kejadian, rumah tetangga itu dalam keadaan sepi. Sang suami, Yadi Badri (31) sedang bekerja, sementara anaknya sedang sekolah dan istrinya Dahlia tengah pergi ke rumah kerabatnya.

Menurut Yusron, korban tewas karena terjatuh dari atas plafon, bukan tersengat listrik dari instalasi yang dipasang di atas plafon. Saat terjatuh, kemungkinan kepalanya mendarat lebih dulu, sehingga terjadi pendarahan hebat.

“Ada luka memar di bagian kepala dan beberapa tubuhnya,” katanya.

Oleh petugas, jenazah korban kemudian diserahkan ke keluarganya untuk dikebumikan. Keluarganya menolak, rencana polisi memvisum jenazah Ajun di rumah sakit.

“Keluarga mengikhlaskan kejadian ini dan telah membuat surat pernyataan atas penolakan visum,” ungkapnya.

Ketua RW setempat, Mustofa mengaku, korban Ajun cukup dikenal ramah oleh para tetangga. Dia juga sering tegur sapa bila berpapasan di tengah jalan.

“Terkait kasus ini, yang jelas kami menganggapnya sebagai musibah. Saya tahu ada kejadian ini juga dari warga,” tandasnya. []

Editor: Rakisa

KOMENTAR ANDA
Berita Regional Terkini Lainnya
Diguyur hujan, peserta jalan sehat Haornas Labura tetap antusias
Sumatera Utara - Selasa, 19 September 2017 - 19:00 WIB

Diguyur hujan, peserta jalan sehat Haornas Labura tetap antusias

Antusias peserta dalam mengikuti gerak jalan santai memperingati Hari Olahraga Nasional (HAORNAS) tak bisa terbendung walaupun hujan mengguyur deras mereka ...
Tengku Erry dicoret, PAN usulkan Eddy dan JR Saragih sebagai balongub Sumut
Sumatera Utara - Selasa, 19 September 2017 - 18:41 WIB

Tengku Erry dicoret, PAN usulkan Eddy dan JR Saragih sebagai balongub Sumut

Nama Tengku Erry Nuradi dicoret sebagai bakal calon gubernur pada Pilgub Sumut 2018 mendatang oleh Partai Amanat Nasional (PAN) Sumatera ...
Densus 88 geledah rumah terduga teroris IM di Majalengka
Jawa Barat - Selasa, 19 September 2017 - 18:21 WIB

Densus 88 geledah rumah terduga teroris IM di Majalengka

Tim gabungan Densus 88 Mabes Polri, Tim Specialis Respon Tystim (SRT) Polres Cirebn Kota, tim Polres Majalengka melakukan penggeledahan terhadap ...
Incar polisi, terduga teroris Cirebon satu jaringan dengan pelaku Bom Thamrin
Jawa Barat - Selasa, 19 September 2017 - 17:44 WIB

Incar polisi, terduga teroris Cirebon satu jaringan dengan pelaku Bom Thamrin

Terduga teroris IM (31) yang ditangkap sesaat sebelum kedatangan Presiden Jokowi dalam acara Festival Keraton Nusantara XI 2017 di Kota ...
Densus 88 amankan terduga teroris jaringan Aman Abdurrahman di Cirebon
Jawa Barat - Senin, 18 September 2017 - 20:31 WIB

Densus 88 amankan terduga teroris jaringan Aman Abdurrahman di Cirebon

Detasemen Khusus (Densus) 88 Antiteror Polri menangkap IM (33), warga Blok Juma'ah RT 002/012 Desa Burujul Wetan, Kecamatan Jatiwangi, Majalengka, ...
Tim saber pungli ciduk PNS kabupaten Bekasi
Jawa Barat - Senin, 18 September 2017 - 19:22 WIB

Tim saber pungli ciduk PNS kabupaten Bekasi

Salah seorang staff pada Dinas Penanaman Modal dan Perizinan Terpadu Satu Pintu (DPMPTSP) Kabupaten Bekasi, terjaring operasi tangkap tangan (OTT) ...