Senin, 19 Februari 2018 | 22.42 WIB
KiniNEWS>Regional>Sumatera Utara>KPK: Kasus Korupsi DPRD Sumut Akan Dilanjut

KPK: Kasus Korupsi DPRD Sumut Akan Dilanjut

Kamis, 7 September 2017 - 20:42 WIB

IMG-6539

Wakil Ketua KPK Saut Situmorang dalam Seminar Kehumasan-KPK dengan tema "Media Massa Dalam Posisi Sebagai Entitas Bisnis dan Fungsi Kontrol Sosial di Hotel Four Points, Medan, Kamis (7/9). KiniNews/HA Nasution.

MEDAN, kini.co.id – Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) menyatakan kasus korupsi anggota DPRD Sumatera Utara akan terus dilanjutkan dan tidak menghentikan.

“Kasus korupsi DPRD Sumut tidak dihentikan atau tidak ada yang menghentikannya. Hanya tinggal waktu untuk menyelidiki lagi,” ujar Wakil Ketua KPK Saut Situmorang di sela-sela Seminar Kehumasan-KPK dengan tema “Media Massa Dalam Posisi Sebagai Entitas Bisnis dan Fungsi Kontrol Sosial di Hotel Four Points, Medan, Kamis (7/9).

Saut menegaskan, KPK punya agenda dan strategi tersendiri mengenai orang-oraang yang diperiksa lebih dulu.

“Jadi masyarakat Sumut harus sabar. Kasus korupsi DPRD Sumut tetap dilanjutkan sebab kasusnya tidak pernah dihentikan,” katanya.

Kasus korupsi anggota DPRD Sumut sudah menjebloskan mantan Gubernur Sumut Gatot Pujo Nugroho dan sejumlah pimpinan DPRD serta pimpinan fraksi di DPRD Sumut ke penjara.

Saut memberi contoh kasus e-KTP, ada nama-naa yang diperiksa duluan dan ada yang belakangan baru diperiksa.

Seperti diketahui, semua anggota DPRD Sumut periode 2009-2014 dan 2014-2019 diduga menerima hadiah atau janji dari Gubernur Sumut Gatot Pujo Nugroho.

Para legislatif itu menerima suap terkait dengan persetujuan laporan pertanggungjawaban gubernur dan persetujuan perubahan Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD) Sumut 2013.

Anggota DPRD Sumut itu juga diduga menerima uang untuk pengesahan APBD Sumut 2014 dan 2015, serta persetujuan laporan pertanggungjawaban Pemprov Sumut Tahun Anggaran 2014 dan penolakan penggunaan hak interpelasi DPRD pada 2015.

Selain Gatot, ketua bersama para wakil ketua DPRD Sumut dan sejumlah ketua fraksi DPRD Sumut sudah masuk penjara terkait kasus korupsi.[]

Editor: Rakisa

KOMENTAR ANDA
Berita Regional Terkini Lainnya
Demiz targetkan raih 61 persen suara di Pilgub
Jawa Barat - Senin, 19 Februari 2018 - 21:07 WIB

Demiz targetkan raih 61 persen suara di Pilgub

Deddy Mizwar sesumbar mampu memenangkan Pilgub Jabar 2018. Calon Gubernur Jawa Barat, yang berpasangan dengan Dedi Mulyadi, tersebut menargetkan mampu ...
Wali Kota Medan ajak pelaku usaha berkontribusi dalam pembangunan
Sumatera Utara - Senin, 19 Februari 2018 - 21:00 WIB

Wali Kota Medan ajak pelaku usaha berkontribusi dalam pembangunan

Walikota Medan Dzulmi Eldin mengajak pelaku usaha di Kota Medan agar ikut berkontribusi dalam pembangunan Kota dengan turut menghias taman ...
Paslon Rindu Bakal Insentif Kampanye di Bekasi
Jawa Barat - Senin, 19 Februari 2018 - 18:08 WIB

Paslon Rindu Bakal Insentif Kampanye di Bekasi

Pasangan calon (paslon) gubernur dan wakil gubernur Jawa Barat Ridwan Kamil-Uu Ruzhanul (Rindu) akan mengintensifkan kampanye di kota dan kabupaten ...
Pjs Wali Kota Bekasi Datangi Kantor KPU, Bahas Apa?
Jawa Barat - Senin, 19 Februari 2018 - 18:07 WIB

Pjs Wali Kota Bekasi Datangi Kantor KPU, Bahas Apa?

Pejabat Sementara (Pjs) Wali Kota Bekasi R. Ruddy Gandakusumah, berkujung ke Kantor Komisi Pemilihan Umum (KPU) Kota Bekasi di Jalan ...
Reklame di Bekasi Ambruk Saat Hujan Angin
Jawa Barat - Senin, 19 Februari 2018 - 18:00 WIB

Reklame di Bekasi Ambruk Saat Hujan Angin

Pengendara motor dan mobil di Jalan Cemerlang, Kelurahan Jatibening, Kecamatan Pondokgede, Kota Bekasi nyaris tertimpa reklame ambruk, Senin (19/2/2018). Beruntung ...
Kampanye Diminta Kedepankan Visi Misi dan Program
Jawa Barat - Senin, 19 Februari 2018 - 17:56 WIB

Kampanye Diminta Kedepankan Visi Misi dan Program

Komisi Pemilihan Umum (KPU) Kota Bekasi telah melaksanakan tahapan deklarasi kampanye damai di lantai satu REVO Town Mall, Jalan Ahmad ...