Senin, 19 Februari 2018 | 12.31 WIB
KiniNEWS>Regional>Jawa Barat>Penerimaan Pajak Reklame di Bekasi Belum Optimal

Penerimaan Pajak Reklame di Bekasi Belum Optimal

Reporter : Trias Agustian | Kamis, 7 September 2017 - 20:27 WIB

IMG-6538

Ilustrasi reklame. IST

BEKASI, kini.co.id
Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kota Bekasi menyoroti permasalahan potensi pajak reklame yang selama ini masih terhambat potensi pajaknya masuk ke kas Pendapatan Asli Daerah (PAD) Kota Bekasi.

Ketua Komisi III DPRD Kota Bekasi, Komaruddin menyatakan bahwa masih banyak terdapat wajib pajak di sektor reklame yang mengurangi potensi pajak daerah sekitar 46 Milyar Rupiah.

“Sampai saat ini pajak di sektor reklame baru diterima sebesar 19 Milyar dari target pendapatan sebesar 67 Milyar atau setara 22,3 persen dari total penerimaan pajak dari sektor reklame,” ujar Komaruddin, Kamis (7/9).

Menurut data Organisasi Perangkat Daerah (OPD) Pemerintah Kota Bekasi terkait seperti Dinas Pekerjaan Umum dan Pengelolaan Ruang (PUPR), Dinas Penanaman Modal Terpadu Satu Pintu (DPMTSP) dan Badan Pendapatan Daerah (Bapenda), kata Komaruddin masih terdapat sekitar 2700 wajib pajak masih belum membayarkan kewajiban pajak reklame.

“Yang sudah mengurus rekomendasi 4700 dan yang baru membayar ada 2000 wajib pajak, jadi masih ada kurang 2700 wajib pajak, kami meminta kepada dinas terkait untuk memformulasikan program kerja untuk bisa mendorong percepatan penerimaan pendapatan dari sektor reklame,” tambahnya.

Komaruddin menyinggung juga soal potensi reklame -reklame di Kota Bekasi yang bisa menjadi sumber penerimaan pajak sektor reklame untuk meningkatkan Pendapatan Asli Daerah (PAD).

“Sekitar 9000 potensi reklame yang bisa dijadikan sumber pajak, untuk itu harus dikejar oleh OPD terkait untuk masalah pendataan dan simpilkasi pelayanan perizinan agar para investor tertarik untuk tertib menjalankan kewajiban membayar pajak,” beber Komaruddin.

Karena itu, ia menghimbau agar Pemkot Bekasi juga terus meningkatkan koordinasi dengan aparat Satuan polisi Pamong Praja untuk menertibkan reklame tak berizin. Pasalnya banyak reklame liar yang terdapat di Kota Bekasi dinilai telah menghilangkan potensi pendapatan pajak reklame dalam jumlah yang tidak sedikit.

“Kami memang belum menghitung jumlah potensi pendapatan yang hilang. Yang jelas reklame ilegal memang banyak dan jelas ada potensi PAD yang hilang,” ujarnya.

Komarudin berharap, pemkot Bekasi terus meningkatkan kinerjanya dalam pencapaian PAD. Dengan begitu, realisasi PAD yang minim tidak akan mengganggu jalannya pembangunan secara keseluruhan. []

Editor: Rakisa

KOMENTAR ANDA
Berita Regional Terkini Lainnya
Eldin Hadiri Pesta Bona Taon Punguan Raja Panjaitan
Sumatera Utara - Minggu, 18 Februari 2018 - 21:38 WIB

Eldin Hadiri Pesta Bona Taon Punguan Raja Panjaitan

Wali Kota Medan, Dzulmi Eldin menghadiri Pesta Bona Taon Punguan Raja Panjaitan Dohot Boruna, Minggu ( 28/2) di ...
WaliKota Letakkan Batu Pertama Pembangunan Little India Gate
Sumatera Utara - Minggu, 18 Februari 2018 - 13:51 WIB

WaliKota Letakkan Batu Pertama Pembangunan Little India Gate

WaliKota Medan, Dzulmi Eldin meletakkan batu pertama pembangunan Little India Gate di persimpangan Jalan Zainul Arifin-T Umar Medan, Minggu (18/2). ...
Cukur 2500 Kepala, Tukang Cukur Garut Deklarasi Dukung RINDU
Jawa Barat - Minggu, 18 Februari 2018 - 07:22 WIB

Cukur 2500 Kepala, Tukang Cukur Garut Deklarasi Dukung RINDU

Sebanyak 300 orang tukang cukur yang tergabung dalam Persaudaraan Pangkas Rambut Garut (PPRG) mendeklarasikan dukungannya untuk pasangan calon gubernur dan ...
Ganjar blusukan datangi warga di pasar Bangsri, Jepara
Jawa Tengah - Sabtu, 17 Februari 2018 - 17:40 WIB

Ganjar blusukan datangi warga di pasar Bangsri, Jepara

Calon gubernur Ganjar Pranowo menyapa masyarakat di Jepara, Jawa Tengah. Ganjar mendatangi warga di Pasar Bangsri di hari kedua masa ...
Polisi pastikan isu pembunuhan muadzin oleh orang gila di Majalengka adalah hoax
Jawa Barat - Sabtu, 17 Februari 2018 - 17:32 WIB

Polisi pastikan isu pembunuhan muadzin oleh orang gila di Majalengka adalah hoax

Aparat Kepolisian Resort (Polres) Majalengka, Jawa Barat memastikan jika kabar seorang muadzin di wilayahnya dibunuh oleh orang gila yang viral ...
Drum band SMA Mulankuh siap ikuti kompetisi di Ar Raudiatul Hasanah
Sumatera Utara - Sabtu, 17 Februari 2018 - 16:00 WIB

Drum band SMA Mulankuh siap ikuti kompetisi di Ar Raudiatul Hasanah

Drum band corps Swatami SMA Muhammadiyah 09 Kualuh Hulu berencana mengikuti kejuaraan Marching Band Competition yang di selenggarakan oleh pesantren ...