Rabu, 20 September 2017 | 00.02 WIB
KiniNEWS>Regional>Jawa Barat>Penerimaan Pajak Reklame di Bekasi Belum Optimal

Penerimaan Pajak Reklame di Bekasi Belum Optimal

Reporter : Ardiansyah | Kamis, 7 September 2017 - 20:27 WIB

IMG-6538

Ilustrasi reklame. IST

BEKASI, kini.co.id
Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kota Bekasi menyoroti permasalahan potensi pajak reklame yang selama ini masih terhambat potensi pajaknya masuk ke kas Pendapatan Asli Daerah (PAD) Kota Bekasi.

Ketua Komisi III DPRD Kota Bekasi, Komaruddin menyatakan bahwa masih banyak terdapat wajib pajak di sektor reklame yang mengurangi potensi pajak daerah sekitar 46 Milyar Rupiah.

“Sampai saat ini pajak di sektor reklame baru diterima sebesar 19 Milyar dari target pendapatan sebesar 67 Milyar atau setara 22,3 persen dari total penerimaan pajak dari sektor reklame,” ujar Komaruddin, Kamis (7/9).

Menurut data Organisasi Perangkat Daerah (OPD) Pemerintah Kota Bekasi terkait seperti Dinas Pekerjaan Umum dan Pengelolaan Ruang (PUPR), Dinas Penanaman Modal Terpadu Satu Pintu (DPMTSP) dan Badan Pendapatan Daerah (Bapenda), kata Komaruddin masih terdapat sekitar 2700 wajib pajak masih belum membayarkan kewajiban pajak reklame.

“Yang sudah mengurus rekomendasi 4700 dan yang baru membayar ada 2000 wajib pajak, jadi masih ada kurang 2700 wajib pajak, kami meminta kepada dinas terkait untuk memformulasikan program kerja untuk bisa mendorong percepatan penerimaan pendapatan dari sektor reklame,” tambahnya.

Komaruddin menyinggung juga soal potensi reklame -reklame di Kota Bekasi yang bisa menjadi sumber penerimaan pajak sektor reklame untuk meningkatkan Pendapatan Asli Daerah (PAD).

“Sekitar 9000 potensi reklame yang bisa dijadikan sumber pajak, untuk itu harus dikejar oleh OPD terkait untuk masalah pendataan dan simpilkasi pelayanan perizinan agar para investor tertarik untuk tertib menjalankan kewajiban membayar pajak,” beber Komaruddin.

Karena itu, ia menghimbau agar Pemkot Bekasi juga terus meningkatkan koordinasi dengan aparat Satuan polisi Pamong Praja untuk menertibkan reklame tak berizin. Pasalnya banyak reklame liar yang terdapat di Kota Bekasi dinilai telah menghilangkan potensi pendapatan pajak reklame dalam jumlah yang tidak sedikit.

“Kami memang belum menghitung jumlah potensi pendapatan yang hilang. Yang jelas reklame ilegal memang banyak dan jelas ada potensi PAD yang hilang,” ujarnya.

Komarudin berharap, pemkot Bekasi terus meningkatkan kinerjanya dalam pencapaian PAD. Dengan begitu, realisasi PAD yang minim tidak akan mengganggu jalannya pembangunan secara keseluruhan. []

Editor: Rakisa

KOMENTAR ANDA
Berita Regional Terkini Lainnya
Diguyur hujan, peserta jalan sehat Haornas Labura tetap antusias
Sumatera Utara - Selasa, 19 September 2017 - 19:00 WIB

Diguyur hujan, peserta jalan sehat Haornas Labura tetap antusias

Antusias peserta dalam mengikuti gerak jalan santai memperingati Hari Olahraga Nasional (HAORNAS) tak bisa terbendung walaupun hujan mengguyur deras mereka ...
Tengku Erry dicoret, PAN usulkan Eddy dan JR Saragih sebagai balongub Sumut
Sumatera Utara - Selasa, 19 September 2017 - 18:41 WIB

Tengku Erry dicoret, PAN usulkan Eddy dan JR Saragih sebagai balongub Sumut

Nama Tengku Erry Nuradi dicoret sebagai bakal calon gubernur pada Pilgub Sumut 2018 mendatang oleh Partai Amanat Nasional (PAN) Sumatera ...
Densus 88 geledah rumah terduga teroris IM di Majalengka
Jawa Barat - Selasa, 19 September 2017 - 18:21 WIB

Densus 88 geledah rumah terduga teroris IM di Majalengka

Tim gabungan Densus 88 Mabes Polri, Tim Specialis Respon Tystim (SRT) Polres Cirebn Kota, tim Polres Majalengka melakukan penggeledahan terhadap ...
Incar polisi, terduga teroris Cirebon satu jaringan dengan pelaku Bom Thamrin
Jawa Barat - Selasa, 19 September 2017 - 17:44 WIB

Incar polisi, terduga teroris Cirebon satu jaringan dengan pelaku Bom Thamrin

Terduga teroris IM (31) yang ditangkap sesaat sebelum kedatangan Presiden Jokowi dalam acara Festival Keraton Nusantara XI 2017 di Kota ...
Densus 88 amankan terduga teroris jaringan Aman Abdurrahman di Cirebon
Jawa Barat - Senin, 18 September 2017 - 20:31 WIB

Densus 88 amankan terduga teroris jaringan Aman Abdurrahman di Cirebon

Detasemen Khusus (Densus) 88 Antiteror Polri menangkap IM (33), warga Blok Juma'ah RT 002/012 Desa Burujul Wetan, Kecamatan Jatiwangi, Majalengka, ...
Tim saber pungli ciduk PNS kabupaten Bekasi
Jawa Barat - Senin, 18 September 2017 - 19:22 WIB

Tim saber pungli ciduk PNS kabupaten Bekasi

Salah seorang staff pada Dinas Penanaman Modal dan Perizinan Terpadu Satu Pintu (DPMPTSP) Kabupaten Bekasi, terjaring operasi tangkap tangan (OTT) ...