Tuesday, 17 July 2018 | 02.59 WIB
KiniNEWS>Regional>Jawa Barat>Penerimaan Pajak Reklame di Bekasi Belum Optimal

Penerimaan Pajak Reklame di Bekasi Belum Optimal

Reporter : Ardiansyah | Thursday, 7 September 2017 - 20:27 WIB

IMG-6538

Ilustrasi reklame. IST

BEKASI, kini.co.id
Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kota Bekasi menyoroti permasalahan potensi pajak reklame yang selama ini masih terhambat potensi pajaknya masuk ke kas Pendapatan Asli Daerah (PAD) Kota Bekasi.

Ketua Komisi III DPRD Kota Bekasi, Komaruddin menyatakan bahwa masih banyak terdapat wajib pajak di sektor reklame yang mengurangi potensi pajak daerah sekitar 46 Milyar Rupiah.

“Sampai saat ini pajak di sektor reklame baru diterima sebesar 19 Milyar dari target pendapatan sebesar 67 Milyar atau setara 22,3 persen dari total penerimaan pajak dari sektor reklame,” ujar Komaruddin, Kamis (7/9).

Menurut data Organisasi Perangkat Daerah (OPD) Pemerintah Kota Bekasi terkait seperti Dinas Pekerjaan Umum dan Pengelolaan Ruang (PUPR), Dinas Penanaman Modal Terpadu Satu Pintu (DPMTSP) dan Badan Pendapatan Daerah (Bapenda), kata Komaruddin masih terdapat sekitar 2700 wajib pajak masih belum membayarkan kewajiban pajak reklame.

“Yang sudah mengurus rekomendasi 4700 dan yang baru membayar ada 2000 wajib pajak, jadi masih ada kurang 2700 wajib pajak, kami meminta kepada dinas terkait untuk memformulasikan program kerja untuk bisa mendorong percepatan penerimaan pendapatan dari sektor reklame,” tambahnya.

Komaruddin menyinggung juga soal potensi reklame -reklame di Kota Bekasi yang bisa menjadi sumber penerimaan pajak sektor reklame untuk meningkatkan Pendapatan Asli Daerah (PAD).

“Sekitar 9000 potensi reklame yang bisa dijadikan sumber pajak, untuk itu harus dikejar oleh OPD terkait untuk masalah pendataan dan simpilkasi pelayanan perizinan agar para investor tertarik untuk tertib menjalankan kewajiban membayar pajak,” beber Komaruddin.

Karena itu, ia menghimbau agar Pemkot Bekasi juga terus meningkatkan koordinasi dengan aparat Satuan polisi Pamong Praja untuk menertibkan reklame tak berizin. Pasalnya banyak reklame liar yang terdapat di Kota Bekasi dinilai telah menghilangkan potensi pendapatan pajak reklame dalam jumlah yang tidak sedikit.

“Kami memang belum menghitung jumlah potensi pendapatan yang hilang. Yang jelas reklame ilegal memang banyak dan jelas ada potensi PAD yang hilang,” ujarnya.

Komarudin berharap, pemkot Bekasi terus meningkatkan kinerjanya dalam pencapaian PAD. Dengan begitu, realisasi PAD yang minim tidak akan mengganggu jalannya pembangunan secara keseluruhan. []

Editor: Rakisa

KOMENTAR ANDA
Berita Regional Terkini Lainnya
Jawa Barat - Thursday, 19 April 2018 - 20:56 WIB

Ridwan Kamil akan perjuangan status guru honor di Jawa Barat

Calon Gubernur Jawa Barat nomor urut 1, Ridwan Kamil berjanji akan memperjuangkan status guru honor di Jawa Barat. Sehingga, abdi ...
Sumatera Utara - Tuesday, 27 March 2018 - 17:37 WIB

Tim verifikasi nasional lomba lingkungan bersih dan sehat sambangi Desa Aek Tapa

Tim verifikasi lapangan pelaksanaan terbaik tingkat nasional lomba lingkungan bersih dan sehat turun langsung ke lapangan ke Labuhanbatu Utara.Tim tersebut ...
Sumatera Utara - Tuesday, 27 March 2018 - 17:11 WIB

Pemko Medan dan LKPP teken MOU pelaksanaan e-katalog daerah

Pemko Medan tandatangani MOU pelaksanaan e-katalog daerah dengan Lembaga Kebijakan Pengadaan Barang dan Jasa Pemerintah (LKPP). Penandatanganan ini dilakukan langsung ...
Sumatera Utara - Tuesday, 27 March 2018 - 05:52 WIB

Balas surat cinta siswa, Bupati Labura kunjungi sekolah

Bupati Labuhanbatu Utara Kharuddin Syah, memberikan kejutan kepada siswa dan siswi SMP Negeri 3 Kualuh Hulu dengan mendatangi langsung sekolah ...
Sumatera Utara - Tuesday, 12 December 2017 - 10:56 WIB

Wabup Labura minta ASN tingkatkan disiplin  

Wakil Bupati Labuhanbatu Utara ((Labura), Dwi Prantara mengatakan Apartur Sipil paratur(ASN) dituntut untuk selalu meningkatkan kedisiplinan saat bekerja.Hal itu ...
DKI Jakarta - Tuesday, 12 December 2017 - 10:38 WIB

Banjir kembali kepung Jakarta, Anies: Saya bertanggungjawab

Hujan deras yang mengguyur hampir seluruh wilayah Ibukota pada Senin (11/12) siang kemarin mengakibatkan banjir di beberapa titik seperti kawasan ...
Place your ads here...