Selasa, 19 September 2017 | 23.50 WIB
KiniNEWS>Regional>Nusa Tenggara>Siswa Minum Racun Gegara Dihina Guru, Ini Kata Komnas Anak

Siswa Minum Racun Gegara Dihina Guru, Ini Kata Komnas Anak

Reporter : Nur Fatimah | Kamis, 7 September 2017 - 11:08 WIB

IMG-6532

Ketua Umum Komisi Nasional Perlindungan Anak (Komnas Anak), Arist Merdeka Sirait. (kininews/nur fatimah)

Lembata, kini.co.id – Sekolah harus menjadi tempat yang paling ramah terhadap anak. Namun kini sekolah berubah menjadi tempat menakutkan, pentas ajang bully terhadap yang lemah.

Bullying ternyata tak hanya dilakukan siswa. Guru juga kerap membully siswa secara psikis, yakni dengan kata-kata menyudutkan dan menyakiti perasaan murid.

Parahnya perkataan itu dilontarkan di depan murid-murid lain, sehingga membuat korban menjadi malu bahkan nekad bunuh diri.

Cerita ini bukan hanya ilustrasi, melainkan benar terjadi di salahsatu SMP di Lembata Nusa Tenggara Timur berinisial FK.

FK kini tengah dirawat intensif di rumah sakit lantaran kritis setelah menenggak racun rumput.
Bukan tanpa alasan, FK mencoba bunuh diri diduga tak tahan mendengar penghinaan dari gurunya berinisial BB.

Terkait itu Ketua Umum Komisi Nasional Perlindungan Anak (Komnas Anak), Arist Merdeka Sirait mengutuk perbuatan BB dan mengatakan BB tak lagi pantas menjadi guru.

“Komnas Perlindungan Anak mendesak bupati Lembata untuk segera memberikan sanksi administratif berupa pemberhentian BB dari pekerjaannya sebagai guru dan memberikan sanksi yang sama juga kepada Kepala Sekolah dan Dinas PPO yang bertanggungjwab terhadap tupoksinya,” ujar Arist, Kamis (7/9/2017).

Menurut Arist, ejekan dan hinaan BB terhadap korban merupakan penghinaan terhadap harkat dan martabat manusia. Dan yang lebih patal lagi perbuatan dan tindakan BB tidaklah lagi menjunjung tinggi moralitas dan nilai-nilai kebaikan. Oleh sebab itu tidaklah pantas lagi BB menjadi guru.

Selain itu, Komnas Anak bersama LPA Kota Kupang segera menerjunkan Tim Advokasi dan mendorong keluarga untuk segera membuat Laporan Polisi dan meminta Polres Lembata membukan diri untuk menerima laporan keluarga.

Sebelumnya diberitakan kasus percobaan bunuh diri karena dibully BB (32) guru Bahasa Indonesianya bermula dari Kamis 31/08/17, korban mendapat bullyian atau perisakan dari gurunya.

Menurut orangtua FK kepada Quick Investigator Lembaga Perlindungan Anak (LPA) di Lembata, korban saat ini sedang mendapat perawatan medis secara intensif di RSUD Prof Dr. Johannes di Kupang setelah mendapat rujukan dari RSUD di Lembata .

Korban saat ini dalam kondisi depressi berat karena korban sering mendapat hinaan dan cercaan dari gurunya seperti meyebutkankan korban.

“Kau dari keturunan yang tidak jelas dan miskin, dan mengatakan bahwa makanan anak saya sama dengan makanan babi, bodoh, bahkan menyebutkan tempat tinggal anak ku sama seperi kandang babi,” ujar orangtua korban kepada Komnas Anak.

Dalam sudut pandang hukum, pasal 54 UU RI No. 35 Tahun 2014 tentang Perlindungan Anak junto UU RI No. 39 Tahun 1999 tentang HAM, bahkan UU Dasar RI 1945, terang Arist, anak harus terbebas dari kekerasan, penyiksaan, penganiayaan, dan merendakan martabat serta diskriminasi.

“Untuk itulah kita ingin pelaku dihukum sesuai perbuatannya,” ujarnya

Editor: Fatimah

KOMENTAR ANDA
Berita Regional Terkini Lainnya
Diguyur hujan, peserta jalan sehat Haornas Labura tetap antusias
Sumatera Utara - Selasa, 19 September 2017 - 19:00 WIB

Diguyur hujan, peserta jalan sehat Haornas Labura tetap antusias

Antusias peserta dalam mengikuti gerak jalan santai memperingati Hari Olahraga Nasional (HAORNAS) tak bisa terbendung walaupun hujan mengguyur deras mereka ...
Tengku Erry dicoret, PAN usulkan Eddy dan JR Saragih sebagai balongub Sumut
Sumatera Utara - Selasa, 19 September 2017 - 18:41 WIB

Tengku Erry dicoret, PAN usulkan Eddy dan JR Saragih sebagai balongub Sumut

Nama Tengku Erry Nuradi dicoret sebagai bakal calon gubernur pada Pilgub Sumut 2018 mendatang oleh Partai Amanat Nasional (PAN) Sumatera ...
Densus 88 geledah rumah terduga teroris IM di Majalengka
Jawa Barat - Selasa, 19 September 2017 - 18:21 WIB

Densus 88 geledah rumah terduga teroris IM di Majalengka

Tim gabungan Densus 88 Mabes Polri, Tim Specialis Respon Tystim (SRT) Polres Cirebn Kota, tim Polres Majalengka melakukan penggeledahan terhadap ...
Incar polisi, terduga teroris Cirebon satu jaringan dengan pelaku Bom Thamrin
Jawa Barat - Selasa, 19 September 2017 - 17:44 WIB

Incar polisi, terduga teroris Cirebon satu jaringan dengan pelaku Bom Thamrin

Terduga teroris IM (31) yang ditangkap sesaat sebelum kedatangan Presiden Jokowi dalam acara Festival Keraton Nusantara XI 2017 di Kota ...
Densus 88 amankan terduga teroris jaringan Aman Abdurrahman di Cirebon
Jawa Barat - Senin, 18 September 2017 - 20:31 WIB

Densus 88 amankan terduga teroris jaringan Aman Abdurrahman di Cirebon

Detasemen Khusus (Densus) 88 Antiteror Polri menangkap IM (33), warga Blok Juma'ah RT 002/012 Desa Burujul Wetan, Kecamatan Jatiwangi, Majalengka, ...
Tim saber pungli ciduk PNS kabupaten Bekasi
Jawa Barat - Senin, 18 September 2017 - 19:22 WIB

Tim saber pungli ciduk PNS kabupaten Bekasi

Salah seorang staff pada Dinas Penanaman Modal dan Perizinan Terpadu Satu Pintu (DPMPTSP) Kabupaten Bekasi, terjaring operasi tangkap tangan (OTT) ...