Kamis, 23 November 2017 | 14.28 WIB
KiniNEWS>Regional>Sumatera Utara>Menghina Nabi Muhammad, Mahasiswa Unimed Dituntut 2 Tahun Penjara

Menghina Nabi Muhammad, Mahasiswa Unimed Dituntut 2 Tahun Penjara

Reporter : Yudi | Kamis, 7 September 2017 - 10:07 WIB

IMG-6531

Ilustrasi sidang. Istimewa

Medan, kini.co.id – Seorang mahasiswa Universitas Negeri Medan (Unimed) bernama Wiranto Banjarnahor dituntut 2 tahun penjara dengan tuduhan menistakan Nabi Muhammad SAW.

Hal itu diketahui dari sidang yang digelar di Pengadilan Negeri Medan, Rabu (6/9/2017).

Mahasiswa yang telah dipecat itu didakwa dengan Pasal 156 a KUHP Tentang Permusuhan, Penyalahgunaan atau Penodaan Terhadap Suatu Agama. Dengan demikian Jaksa Penuntut Umum (JPU) menuntut terdakwa dihukum penjara 2 tahun.

“Kepada majelis hakim yang mengadili dan menyidangkan perkara ini supaya memutuskan menjatuhkan hukuman pidana penjara kepada terdakwa Wiranto Banjarnahor selama dua tahun,” ujar JPU, Sindu Hutomo di hadapan Majelis Hakim diketuai Sabarulina Ginting.

Pemuda berusia 21 tahun itu dinilai bersalah menistakan Nabi Muhammad‎ SAW melalui status dalam akun Facebook miliknya yang bernama Eka Persada Bangun.

Namun, tuntutan itu diajukan JPU karena perbuatan terdakwa Wiranto dinilai dapat memicu konflik di tengah masyarakat.

Sedangkan, hal yang meringankan mahasiswa yang dipecat itu adalah telah mengakui dan menyesali perbuatannya.

Usai mendengarkan tuntutan JPU, Majelis Hakim menunda sidang hingga sepekan mendatang untuk agenda pembelaan terdakwa.

Sebelumnya, Wiranto diamankan pihak Polrestabes Medan dari tempat kosnya di Jalan Pancing, Kota Medan, pada 16 Mei 2017.

Ia terbukti melakukan penistaan terhadap Nabi Muhammad SAW di akun facebooknya.

Editor: Fatimah

KOMENTAR ANDA
Berita Regional Terkini Lainnya
Aset Bank Syariah di Sumut Capai Rp13,01 Triliun
Sumatera Utara - Kamis, 23 November 2017 - 09:14 WIB

Aset Bank Syariah di Sumut Capai Rp13,01 Triliun

Perkembangan bank syariah di Sumatera Utara cukup menggembirakan. Dengan banyaknya sosialisasi yang dilakukan, masyarakat pun mulai menerapkan perekonomian syariah dalam ...
PLTSa Kota Bekasi Target 2500 Ton Sampah hasilkan Listrik 34 Megawatt
Jawa Barat - Rabu, 22 November 2017 - 22:15 WIB

PLTSa Kota Bekasi Target 2500 Ton Sampah hasilkan Listrik 34 Megawatt

Kementerian Lingkungan Hidup dan Kehutanan (KLHK) mendorong percepatan proyek Pembangkit Listrik Tenaga Sampah (PLTSa) milik Pemkot Bekasi. Selain mengurai sampah, ...
Pemkot Diminta Gaungkan Kembali Sejarah dan Budaya Bekasi
Jawa Barat - Rabu, 22 November 2017 - 22:12 WIB

Pemkot Diminta Gaungkan Kembali Sejarah dan Budaya Bekasi

Pemerintah Kota Bekasi diminta menggaungkan kembali sejarah dan budaya Bekasi ke tengah-tengah masyarakat. Aparatur pemerintah harus lebih peduli dengan keberadaan ...
PLTSa Diproyeksikan Beroperasi Akhir Tahun 2017
Jawa Barat - Rabu, 22 November 2017 - 22:09 WIB

PLTSa Diproyeksikan Beroperasi Akhir Tahun 2017

Proyek Pembangkit Listrik Tenaga Sampah atau PLTSa Sumur Batu di Kecamatan Bantargebang ditergetkan rampung dan mulai dioperasikan pada akhir tahun ...
140 Pengaduan Masuk ke OJK Sumbagut, Perbankan Mendominasi
Sumatera Utara - Rabu, 22 November 2017 - 17:16 WIB

140 Pengaduan Masuk ke OJK Sumbagut, Perbankan Mendominasi

Direktur Pengawasan Perbankan OJK KR5 Sumbagut Mulyanto mengatakan, hingga November 2017, ada 140 pengaduan yang diterima pihaknya. "Untuk jenis pengaduan ...
Banyak Penipuan, OJK: Investasi Harus Legal dan Logis
Sumatera Utara - Rabu, 22 November 2017 - 17:11 WIB

Banyak Penipuan, OJK: Investasi Harus Legal dan Logis

Otoritas Jasa Keuangan (OJK) KR 5 Sumbagut tetap melakukan pengawasan terhadap investasi yang tidak sesuai aturan dan merugikan orang lain.Untuk ...