Minggu, 24 September 2017 | 20.48 WIB
KiniNEWS>Regional>Jawa Timur>Dahlan Iskan Menang di Pengadilan Tinggi Surabaya

Dahlan Iskan Menang di Pengadilan Tinggi Surabaya

Selasa, 5 September 2017 - 20:21 WIB

IMG-6520

Dahlan Iskan (KiniNews/Ist)

SURABAYA, kini.co.id – Pengadilan Tinggi Surabaya membebaskan Dahlan Iskan dari tuduhan korupsi pelepasan aset PT Panca Wira Usaha, yang merupakan Badan Usaha Milik Daerah Pemerintah Provinsi Jawa Timur.

Juru Bicara Pengadilan Tinggi Surabaya Untung Widarto kepada wartawan di Surabaya, Selasa (5/9), memastikan upaya banding Dahlan Iskan dalam perkara ini telah dikabulkan.

“Sudah diputus oleh Majelis Hakim Pengadilan Tinggi Surabaya pada pekan lalu menjelang Idul Adha,” ujarnya.

Dahlan Iskan mengajukan banding setelah dinyatakan bersalah dan divonis dua tahun penjara oleh Pengadilan Tindak Pidana Korupsi Surabaya pada 21 April lalu.

Dalam perkara ini, Kejaksaan Tinggi Jawa Timur menilai Dahlan Iskan, yang menjabat Direktur Utama PT Panca Wira Usaha pada kurun waktu 2000 – 2010, telah menabrak aturan saat menjual aset milik Pemerintah Provinsi Jawa Timur di Kediri dan Tulungagung, yang menyebabkan kerugian negara miliaran rupiah.

Pengadilan Tindak Pidana Korupsi Surabaya saat itu selain memvonis hukuman pidana tehadap Dahlan Iskan selama dua tahun, juga menjatuhkan denda Rp100 Juta, subsider dua bulan penjara, serta menyatakannya sebagai tahanan kota.

Untung menjelaskan, terjadi perbedaan pendapat atau “dissenting opinion” dari anggota Majelis Hakim Pengadilan Tinggi Surabaya yang diketuai Hakim Dwi Andriani saat menimbang vonis perkara Dahlan Iskan tersebut.

“Satu anggota dari majelis hakim berpendapat Dahlan Iskan bersalah. Karena kalah jumlah, majelis hakim memutuskan bahwa banding Dahlan dikabulkan,” ujarnya.

Dengan begitu, dia memastikan, putusan Pengadilan Tinggi Surabaya telah mematahkan vonis sebelumnya yang dijatuhkan oleh Pengadilan Tindak Pidana Korupsi Surabaya, yang berarti kini Dahlan Iskan dinyatakan tidak bersalah

Saat ini, lanjut dia, Pengadilan Tinggi Surabaya sedang merapikan berkas putusan perkara tersebut untuk diteruskan ke Pengadilan Negeri Surabaya. “Yang jelas putusannya sudah turun, sekarang tinggal proses administrasinya saja,” ucapnya.[]

Editor: Rakisa

KOMENTAR ANDA
Berita Regional Terkini Lainnya
Bus Mayasari seruduk pemotor hingga tewas di Tambun Selatan
Jawa Barat - Sabtu, 23 September 2017 - 15:31 WIB

Bus Mayasari seruduk pemotor hingga tewas di Tambun Selatan

Bus Mayasari Bhakti jurusan Tanjung Priuk-Bekasi menyeruduk pengendara motor di Jalan Sultan Hasanuddi, Tambun Selatan. Akibatnya, satu orang tewas akibat ...
Hasto sebut Kirab Kebangsaan Samosir untuk gelorakan patriotisme
Sumatera Utara - Sabtu, 23 September 2017 - 15:05 WIB

Hasto sebut Kirab Kebangsaan Samosir untuk gelorakan patriotisme

Sekretaris Jenderal (Sekjen) PDI-P Hasto Kristiyanto mengatakan bahwa kirab Kebangsaan sangat penting dalam menggelorakan patriotisme. Sebab semangat kebangsaan menjadi fundamen ...
Pengemudi ojek online di Medan tewas ditusuk kawanan begal
Sumatera Utara - Sabtu, 23 September 2017 - 13:20 WIB

Pengemudi ojek online di Medan tewas ditusuk kawanan begal

Seorang pengemudi ojek online, Ridwan Limbong (34), warga Desa/Kecamatan Helvetia, Deli Serdang tewas dibegal di Jl. Juanda Medan, Sabtu (23/9) ...
Sakit Parah, Anak Penderita Tumor Terlantar di Medan
Sumatera Utara - Sabtu, 23 September 2017 - 11:21 WIB

Sakit Parah, Anak Penderita Tumor Terlantar di Medan

Seorang anak bernama Raja Pratama (4) terpaksa pasrah menahankan sakit yang menyiksanya di sebuah kos-kosan di dekat RS Adam Malik ...
Gempa 4,1 SR Guncang Aek Godang Paluta
Sumatera Utara - Sabtu, 23 September 2017 - 11:00 WIB

Gempa 4,1 SR Guncang Aek Godang Paluta

Sebuah gempa berkekuatan 4,1 SR melanda Aek Godang, Padang Lawas Utara (Paluta) Sumatera Utara, Sabtu (23/9/2017).Gempa yang terjadi pada pukul ...
Polresta Bekasi tetapkan 6 tersangka pengedar obat ilegal
Jawa Barat - Jumat, 22 September 2017 - 19:56 WIB

Polresta Bekasi tetapkan 6 tersangka pengedar obat ilegal

Kepolisian Resor Metropolitan Bekasi Kota bersama Dinas Kesehatan berhasil menyita belasan ribu obat keras berbahaya yang diedarkan tanpa izin di ...