Kamis, 23 November 2017 | 14.18 WIB
KiniNEWS>Regional>Sumatera Utara>Pelabuhan Kuala Tanjung Diproyeksikan Pusat Hubungan Internasional

Pelabuhan Kuala Tanjung Diproyeksikan Pusat Hubungan Internasional

Selasa, 5 September 2017 - 17:56 WIB

IMG-6518

Pekerja di Pelabuhan Kuala Panjang, Batubara, Sumut. Pelindo 1

MEDAN, kini.co.id – PT Pelabuhan Indonesia (Pelindo) I memproyeksikan Pelabuhan Kuala Tanjung di Kabupaten Batubara, Provinsi Sumatera Utara, akan menjadi pelabuhan terbesar dan pusat hubungan internasional di kawasan barat Indonesia.

“Ini akan dikembangkan secara bertahap hingga tahun 2023 dan nantinya akan memiliki kapasitas hingga mencapai 20 juta TEUs,” kata Direktur Utama Pelindo I Bambang Eka Cahyana di Medan, Selasa (5/9).

Menurut Bambang, progres pembangunan Pelabuhan Kuala Tanjung tahap I berkapasitas 500.000 TEUs yang dilakukan Pelindo, saat ini sudah mencapai 80 persen.

“Di bidang marine service, sejak April 2016, Pelindo telah mendapatkan pelimpahan wewenang dari Pemerintah Indonesia, khususnya Kementerian Perhubungan,” ujar Bambang seperti ditulis Antara.

Ia mengatakan Pelindo merupakan satu-satunya institusi resmi yang berwenang melaksanakan Pelayanan Pemanduan dan Penundaan kapal-kapal asing dan domestik di Perairan Pandu Luar Biasa di Selat Malaka, serta Selat Singapore/The Voluntary Pilotage Services in The Straits of Malacca and Singapore (VPS in SOMS).

Tugas pemanduan kapal yang dilimpahkan kepada Pelindo merupakan bentuk kepercayaan pemangku kepentingan atas kinerja dan kemampuan yang dimiliki perseroan baik dari segi SDM, infrastruktur maupun fasilitas pendukung lainnya.

“Selaras dengan peningkatan kinerja dan pertumbuhan bisnis Pelindo, kami terus menyiapkan kualitas dan kekuatan SDM,” ucapnya.

Bambang menjelaskan hingga periode semester I-2017, jumlah SDM Pelindo sebanyak 1.444 orang, bertambah hingga mencapai 23,31 persen dibandingkan tahun 2016 yang hanya berjumlah 1.171 orang.

“Kami optimistis dengan adanya penambahan kekuatan SDM itu, akan meningkatkan kinerja Pelindo menjadi lebih baik lagi ke depannya, dan mampu menghadapi perkembangan bisnis,” tegas Bambang. []

Editor: Rakisa

KOMENTAR ANDA
Berita Regional Terkini Lainnya
Aset Bank Syariah di Sumut Capai Rp13,01 Triliun
Sumatera Utara - Kamis, 23 November 2017 - 09:14 WIB

Aset Bank Syariah di Sumut Capai Rp13,01 Triliun

Perkembangan bank syariah di Sumatera Utara cukup menggembirakan. Dengan banyaknya sosialisasi yang dilakukan, masyarakat pun mulai menerapkan perekonomian syariah dalam ...
PLTSa Kota Bekasi Target 2500 Ton Sampah hasilkan Listrik 34 Megawatt
Jawa Barat - Rabu, 22 November 2017 - 22:15 WIB

PLTSa Kota Bekasi Target 2500 Ton Sampah hasilkan Listrik 34 Megawatt

Kementerian Lingkungan Hidup dan Kehutanan (KLHK) mendorong percepatan proyek Pembangkit Listrik Tenaga Sampah (PLTSa) milik Pemkot Bekasi. Selain mengurai sampah, ...
Pemkot Diminta Gaungkan Kembali Sejarah dan Budaya Bekasi
Jawa Barat - Rabu, 22 November 2017 - 22:12 WIB

Pemkot Diminta Gaungkan Kembali Sejarah dan Budaya Bekasi

Pemerintah Kota Bekasi diminta menggaungkan kembali sejarah dan budaya Bekasi ke tengah-tengah masyarakat. Aparatur pemerintah harus lebih peduli dengan keberadaan ...
PLTSa Diproyeksikan Beroperasi Akhir Tahun 2017
Jawa Barat - Rabu, 22 November 2017 - 22:09 WIB

PLTSa Diproyeksikan Beroperasi Akhir Tahun 2017

Proyek Pembangkit Listrik Tenaga Sampah atau PLTSa Sumur Batu di Kecamatan Bantargebang ditergetkan rampung dan mulai dioperasikan pada akhir tahun ...
140 Pengaduan Masuk ke OJK Sumbagut, Perbankan Mendominasi
Sumatera Utara - Rabu, 22 November 2017 - 17:16 WIB

140 Pengaduan Masuk ke OJK Sumbagut, Perbankan Mendominasi

Direktur Pengawasan Perbankan OJK KR5 Sumbagut Mulyanto mengatakan, hingga November 2017, ada 140 pengaduan yang diterima pihaknya. "Untuk jenis pengaduan ...
Banyak Penipuan, OJK: Investasi Harus Legal dan Logis
Sumatera Utara - Rabu, 22 November 2017 - 17:11 WIB

Banyak Penipuan, OJK: Investasi Harus Legal dan Logis

Otoritas Jasa Keuangan (OJK) KR 5 Sumbagut tetap melakukan pengawasan terhadap investasi yang tidak sesuai aturan dan merugikan orang lain.Untuk ...