Kamis, 23 November 2017 | 14.19 WIB
KiniNEWS>Regional>Sumatera Utara>Inalum Digandeng Percepat Geopark Kaldera Toba

Inalum Digandeng Percepat Geopark Kaldera Toba

Kamis, 31 Agustus 2017 - 18:30 WIB

IMG-6485

Wagub Sumut Nurhajizah menggelar pertemuan dengan manajemen PT Inalum membahas percepatan pembangunan Geopark Kaldera Toba (GKT) menuju Global Geopark Network (GGN) UNESCO, Kamis (31/8). KiniNews/HA Nasution.

MEDAN, kini.co.id – Untuk mempercepat terwujudnya rencana pembangunan Geopark Kaldera Toba (GKT) menuju Global Geopark Network (GGN) UNESCO, Pemerintah provinsi Sumatera Utara menggandeng berbagai stakeholder, seperti PT Inalum, Bank Sumut, PT Pelindo, PTPN II, III dan IV.

Khusus untuk PT Inalum digandeng untuk pembangunan gapura bandara Silangit di Tapanuli Utara.

Wakil Gubernur Sumut, Nurhajizah Marpaung mengungkapkan UNESCO sudah memberi batasan waktu untuk memenuhi seluruh rekomendasi yang mereka minta agar GKT dapat masuk menjadi GGN UNESCO.

“Batas waktu itu hingga tanggal 30 Oktober. Makanya tanggal 1 November ini seluruh laporan dan dossier harus kita kirimkan ke UNESCO,” kata Wagub Sumut, Nurhajizah Marpaung saat menerima audiensi PT Inalum di ruang kerjanya, Kamis (31/8).

Nurhajizah menyebutkan, dalam batas waktu tersebut, UNESCO meminta agar Pemprovsu dapat menyiapkan sebanyak 20 geoarea GKT, namun belum bisa keseluruhan. Diharapkan, lanjut dia, hingga batas waktu yang ditentukan separuh dari geoarea itu dapat dibangun.

Diharapkannya, saat pihak UNESCO nantinya turun ke lokasi geoarea Februari mendatang, seluruh pembangunan 20 geoarea tersebut sudah selesai.

“Untuk membangun keseluruhan geoarea ini tentunya kalau ditanggung sendiri akan berat, makanya harus ditanggung bersama-sama sehingga tidak berat. Beberapa pembangunan geoarea sudah ada yang bersedia untuk membangunnya, makanya untuk kali ini coba kami tawarkan kepada PT Inalum,” katanya.

Oleh karena itu, Nurhajizah menawarkan agar PT Inalum mau mendukung pembangunan gapura jalan masuk bandara Silangit yang diperkirakan nilai pembangunannya sebesar Rp400 miliar.

“Kita juga meminta agar PT Inalum juga mendukung pembangunan Pusat Informasi Center (PIC) yang terletak di depan hotel Inna Parapat,” harap Wagub Nurhajizah.

Kepala Bappeda Provsu, Irman menambahkan Pemprovsu juga akan siap mendukung PT Inalum dalam pembangunan tersebut termasuk memastikan lahan untuk pembangunan gapura.

“Kita siap untuk mendukung PT Inalum dalam pembangunan ini, sehingga saat pembangunan berjalan nantinya tidak ada masalah, termasuk persoalan lahan. Selain itu tentu kita juga akan membuat MoU nya dengan Inalum,” tegasnya. []

Editor: Rakisa

KOMENTAR ANDA
Berita Regional Terkini Lainnya
Aset Bank Syariah di Sumut Capai Rp13,01 Triliun
Sumatera Utara - Kamis, 23 November 2017 - 09:14 WIB

Aset Bank Syariah di Sumut Capai Rp13,01 Triliun

Perkembangan bank syariah di Sumatera Utara cukup menggembirakan. Dengan banyaknya sosialisasi yang dilakukan, masyarakat pun mulai menerapkan perekonomian syariah dalam ...
PLTSa Kota Bekasi Target 2500 Ton Sampah hasilkan Listrik 34 Megawatt
Jawa Barat - Rabu, 22 November 2017 - 22:15 WIB

PLTSa Kota Bekasi Target 2500 Ton Sampah hasilkan Listrik 34 Megawatt

Kementerian Lingkungan Hidup dan Kehutanan (KLHK) mendorong percepatan proyek Pembangkit Listrik Tenaga Sampah (PLTSa) milik Pemkot Bekasi. Selain mengurai sampah, ...
Pemkot Diminta Gaungkan Kembali Sejarah dan Budaya Bekasi
Jawa Barat - Rabu, 22 November 2017 - 22:12 WIB

Pemkot Diminta Gaungkan Kembali Sejarah dan Budaya Bekasi

Pemerintah Kota Bekasi diminta menggaungkan kembali sejarah dan budaya Bekasi ke tengah-tengah masyarakat. Aparatur pemerintah harus lebih peduli dengan keberadaan ...
PLTSa Diproyeksikan Beroperasi Akhir Tahun 2017
Jawa Barat - Rabu, 22 November 2017 - 22:09 WIB

PLTSa Diproyeksikan Beroperasi Akhir Tahun 2017

Proyek Pembangkit Listrik Tenaga Sampah atau PLTSa Sumur Batu di Kecamatan Bantargebang ditergetkan rampung dan mulai dioperasikan pada akhir tahun ...
140 Pengaduan Masuk ke OJK Sumbagut, Perbankan Mendominasi
Sumatera Utara - Rabu, 22 November 2017 - 17:16 WIB

140 Pengaduan Masuk ke OJK Sumbagut, Perbankan Mendominasi

Direktur Pengawasan Perbankan OJK KR5 Sumbagut Mulyanto mengatakan, hingga November 2017, ada 140 pengaduan yang diterima pihaknya. "Untuk jenis pengaduan ...
Banyak Penipuan, OJK: Investasi Harus Legal dan Logis
Sumatera Utara - Rabu, 22 November 2017 - 17:11 WIB

Banyak Penipuan, OJK: Investasi Harus Legal dan Logis

Otoritas Jasa Keuangan (OJK) KR 5 Sumbagut tetap melakukan pengawasan terhadap investasi yang tidak sesuai aturan dan merugikan orang lain.Untuk ...