Minggu, 24 September 2017 | 20.48 WIB
KiniNEWS>Regional>Jawa Barat>Dedi Mulyadi Ditolak Ulama Purwakarta

Dedi Mulyadi Ditolak Ulama Purwakarta

Reporter : Yudi | Rabu, 30 Agustus 2017 - 19:34 WIB

IMG-6476

Persatuan Ulama Purwakarta mendatangi Kantor DPP Golkar Jakarta melaporkan Bupati Purwakarta, Dedi Mulyadi yang juga kandidat Calon Gubernur Jawa Barat karena dinilai meresahkan umat. Foto Istimewa

JAKARTA, kini.co.id – Sejumlah tokoh agama dan ulama di Kabupaten Karawang, Jawa Barat menyatakan penolakannya terhadap Bupati Purwakrta Dedi Mulyadi yang juga Ketua DPD Golkar Jawa Barat itu diusung Partai Golkar untuk maju di Pilkada Jabar 2018.

Penolakan disampaikan Persatuan Ulama Purwakarta dengan mendatangi Kantor DPP Golkar, Rabu (30/8).

Ketua Persatuan Ulama Purwakarta, KH Asep Djamaludin mengatakan penolakan Dedi karena berdasarkan hasil muzakarah para ulama, pesantren dan ormas Islam yang ada Purwakarta, Dedi Mulyadi dinilai tidak layak karena dianggap banyak melanggar kaidah Islam dengan berbagai kegiatan dan sikapnya meresahkan umat.

“Ya kalau menurut ulama tidak layak, karena banyak berseberangan dengan apa yang diharapkan ulama-ulama, ya seperti masalah akidah Islami,” paparnya.

Menurut, Asep kedatangan para ulama Purwakarta ke DPP Partai Golkar karena para ulama menyayangi umat dan Golkar yang merupakan partai tempat, Dedi bernaung.

“Ulama itu sangat sayang kepada umat. Bagaimana nanti umat diarahkan seperti kemusrikan itu,” tegasnya.

Ketua II Dewan Pembina Majelis Ulama Indonesia (MUI) Purwakarta, KH Nana Suryana juga mengungkapkan hal yang sama.

“Sementara ini kami ingin memberikan tausiyah kepada pak Dedi dan DPP Golkar, ini lah temuan kami di Purwakarta,” ujarnya.

Kyai Nana membantah klaim Dedi yang selama ini mengatakan mendapatkan dukungan umat di Purwakarta untuk maju sebagai calon Gubernur Jawa Barat.

“Tidak solid, justru ulama liat kegaduhan itu, timbullah ulama terpanggil untuk berikan masukan kepada Golkar,” timpalnya.

Nana berharap DPP Golkar mau menerima masukan mereka untuk membatalkan dukungan terhadap pencalonan, Dedi Mulyana sebagai calon Gubernur Jawa Barat demi keutuhan NKRI.

Keterangan berbeda disampaikan Ketua MUI Kabupaten Purwakarta, Jhon Dien yang justru menyebut bahwa tata kelola Pemerintahan Kabupaten Purwakarta tidak ada penyimpangan.

Bahkan MUI pun menambahkan bahwa secara individu dan kapasitas Dedi Mulyadi sebagai Bupati Purwakarta tidak ada unsur yang dianggap sesat ataupun menyimpang dari kaidah keIslaman.

Menurutnya selama ini MUI Purwakarta belum mengeluarkan fatwa kepada Dedi Mulyadi baik secara individu ataupun sebagai Bupati.

“Di MUI itu ada yang namanya Komisi Fatwa, segala permasalahan umat yang menyangkut akidah dan ajaran agama dimusyawarahkan dulu oleh semua komponen yang ada di MUI sebelum difatwakan,” katanya. []

Editor: Rakisa

KOMENTAR ANDA
Berita Regional Terkini Lainnya
Bus Mayasari seruduk pemotor hingga tewas di Tambun Selatan
Jawa Barat - Sabtu, 23 September 2017 - 15:31 WIB

Bus Mayasari seruduk pemotor hingga tewas di Tambun Selatan

Bus Mayasari Bhakti jurusan Tanjung Priuk-Bekasi menyeruduk pengendara motor di Jalan Sultan Hasanuddi, Tambun Selatan. Akibatnya, satu orang tewas akibat ...
Hasto sebut Kirab Kebangsaan Samosir untuk gelorakan patriotisme
Sumatera Utara - Sabtu, 23 September 2017 - 15:05 WIB

Hasto sebut Kirab Kebangsaan Samosir untuk gelorakan patriotisme

Sekretaris Jenderal (Sekjen) PDI-P Hasto Kristiyanto mengatakan bahwa kirab Kebangsaan sangat penting dalam menggelorakan patriotisme. Sebab semangat kebangsaan menjadi fundamen ...
Pengemudi ojek online di Medan tewas ditusuk kawanan begal
Sumatera Utara - Sabtu, 23 September 2017 - 13:20 WIB

Pengemudi ojek online di Medan tewas ditusuk kawanan begal

Seorang pengemudi ojek online, Ridwan Limbong (34), warga Desa/Kecamatan Helvetia, Deli Serdang tewas dibegal di Jl. Juanda Medan, Sabtu (23/9) ...
Sakit Parah, Anak Penderita Tumor Terlantar di Medan
Sumatera Utara - Sabtu, 23 September 2017 - 11:21 WIB

Sakit Parah, Anak Penderita Tumor Terlantar di Medan

Seorang anak bernama Raja Pratama (4) terpaksa pasrah menahankan sakit yang menyiksanya di sebuah kos-kosan di dekat RS Adam Malik ...
Gempa 4,1 SR Guncang Aek Godang Paluta
Sumatera Utara - Sabtu, 23 September 2017 - 11:00 WIB

Gempa 4,1 SR Guncang Aek Godang Paluta

Sebuah gempa berkekuatan 4,1 SR melanda Aek Godang, Padang Lawas Utara (Paluta) Sumatera Utara, Sabtu (23/9/2017).Gempa yang terjadi pada pukul ...
Polresta Bekasi tetapkan 6 tersangka pengedar obat ilegal
Jawa Barat - Jumat, 22 September 2017 - 19:56 WIB

Polresta Bekasi tetapkan 6 tersangka pengedar obat ilegal

Kepolisian Resor Metropolitan Bekasi Kota bersama Dinas Kesehatan berhasil menyita belasan ribu obat keras berbahaya yang diedarkan tanpa izin di ...