Kamis, 23 November 2017 | 14.33 WIB
KiniNEWS>Regional>Sumatera Utara>Manis Asam, CCAI Investasikan USD20 Juta di Medan

Manis Asam, CCAI Investasikan USD20 Juta di Medan

Rabu, 30 Agustus 2017 - 17:31 WIB

IMG-6472

Peresmian lini produksi di pabrik Medan Coca-Cola Amatil Indonesia, CCAI menginvestasikan USD20 juta untuk pabrik terbesar di Sumatera ini. Istimewa.

MEDAN, kini.co.id – Pabrik Coca- Cola Amatil Indonesia (CCAI), di Medan, Sumatera Utara yang berdiri di atas lahan seluas lima hektare, resmi meluncurkan lima lini produksi terbarunya dengan mengeluarkan investasinya mencapai US$ 20 juta.

Kapasitas pabrik ini memiliki produksi mencapai 150 juta botol per tahun, yang didistribusi ke seluruh wilayah di Pulau Sumatera, antara lain Aceh, Kepulauan Riau, Provinsi Riau, Sumatera Barat, dan Jambi.

Direktur Supply Chain Coca-Cola Amatil Indonesia, Gigy Philip menyatakan perusahaan terus berkomitmen untUK meningkatkan investasi hingga USD300 juta dalam tiga tahun ke depan.

“Sebagai perusahaan PMA, kami telah berinvestasi di Indonesia mencapai USD445 juta pada tahun 2012-2017 dengan jumlah karyawan sebanyak 11 ribu orang,” paparnya.

Pada Maret 2017, Coca-Cola Amatil Indonesia telah meresmikan pengoperasianfasilitas produksi dan pusat distribusi perusahaan di Pandaan, Pasuruan, Jawa Timur dengan nilai investasi mencapai USD42 juta.

Fasilitas di Jawa Timur adalah dalam bentuk Mega Distribution Center keempat setelah Medan, Bekasi, dan Semarang; serta Packaging Service Division (PSD) kedua setelah Bekasi.

Sedangkan lini produksi Affordable Small Sparkling Packaging (ASSP) di Cikedokan, Jawa Barat.

“Upaya ini merupakan salah satu tahapan dari komitmen investasi kami yang diharapkan menjadi pemacu bagi pengembangan industri makanan dan minuman nasional,” ucapnya.

Untuk ekspansi yang dilakukan di Medan, Coca-Cola Amatil Indonesia juta menggelontorkan dana senilai USD20 juta untuk membangun lima lini produksi.

Pabrik di Medan ini kata dia mampu menyerap tenaga kerja sekitar 160 orang, di mana sebanyak 46 karyawan telah menerima sertifikasi dari Coca-Cola Amatil Indonesia – Supply Chain Technical Academy.

“Kami telah memiliki delapan akademi pelatihan di tujuh departemen dengan total pelaksanaan 35 ribu pelatihan harian di setiap tahunnya,” ujar Philip.

Dalam waktu dua tahun ke depan, kata dia CCAI berencana untuk menanamkan investasi sebesar US$ 204 juta dalam rangka meningkatkan pelayanan di pasar Indonesia yang terus berkembang.

Secara bersamaan CCAI akan terus memperkuat hubungan kerja sama dengan para pemangku kepentingan, seperti pemerintah dan komunitas lokal.

Sejak awal beroperasi di Indonesia pada tahun 1992, Coca-Cola Amatil Indonesia telah memiliki 39 lini produksi di delapan pabrik dengan mempekerjakan sebanyak 10 ribu karyawan untuk melayani lebih dari 500 ribu pelanggan ritel baik di wilayah perkotaan maupun pedesaan di Indonesia, sekitar 120 ribu di antaranya tersebar di wilayah Sumatera.[]

Editor: Rakisa

KOMENTAR ANDA
Berita Regional Terkini Lainnya
Aset Bank Syariah di Sumut Capai Rp13,01 Triliun
Sumatera Utara - Kamis, 23 November 2017 - 09:14 WIB

Aset Bank Syariah di Sumut Capai Rp13,01 Triliun

Perkembangan bank syariah di Sumatera Utara cukup menggembirakan. Dengan banyaknya sosialisasi yang dilakukan, masyarakat pun mulai menerapkan perekonomian syariah dalam ...
PLTSa Kota Bekasi Target 2500 Ton Sampah hasilkan Listrik 34 Megawatt
Jawa Barat - Rabu, 22 November 2017 - 22:15 WIB

PLTSa Kota Bekasi Target 2500 Ton Sampah hasilkan Listrik 34 Megawatt

Kementerian Lingkungan Hidup dan Kehutanan (KLHK) mendorong percepatan proyek Pembangkit Listrik Tenaga Sampah (PLTSa) milik Pemkot Bekasi. Selain mengurai sampah, ...
Pemkot Diminta Gaungkan Kembali Sejarah dan Budaya Bekasi
Jawa Barat - Rabu, 22 November 2017 - 22:12 WIB

Pemkot Diminta Gaungkan Kembali Sejarah dan Budaya Bekasi

Pemerintah Kota Bekasi diminta menggaungkan kembali sejarah dan budaya Bekasi ke tengah-tengah masyarakat. Aparatur pemerintah harus lebih peduli dengan keberadaan ...
PLTSa Diproyeksikan Beroperasi Akhir Tahun 2017
Jawa Barat - Rabu, 22 November 2017 - 22:09 WIB

PLTSa Diproyeksikan Beroperasi Akhir Tahun 2017

Proyek Pembangkit Listrik Tenaga Sampah atau PLTSa Sumur Batu di Kecamatan Bantargebang ditergetkan rampung dan mulai dioperasikan pada akhir tahun ...
140 Pengaduan Masuk ke OJK Sumbagut, Perbankan Mendominasi
Sumatera Utara - Rabu, 22 November 2017 - 17:16 WIB

140 Pengaduan Masuk ke OJK Sumbagut, Perbankan Mendominasi

Direktur Pengawasan Perbankan OJK KR5 Sumbagut Mulyanto mengatakan, hingga November 2017, ada 140 pengaduan yang diterima pihaknya. "Untuk jenis pengaduan ...
Banyak Penipuan, OJK: Investasi Harus Legal dan Logis
Sumatera Utara - Rabu, 22 November 2017 - 17:11 WIB

Banyak Penipuan, OJK: Investasi Harus Legal dan Logis

Otoritas Jasa Keuangan (OJK) KR 5 Sumbagut tetap melakukan pengawasan terhadap investasi yang tidak sesuai aturan dan merugikan orang lain.Untuk ...