Tuesday, 17 July 2018 | 02.52 WIB
KiniNEWS>Regional>Sumatera Utara>Klaim Hebat Erry Terpatahkan, APBD-P Sumut 2017 Defisit Rp1,08 Triliun

Klaim Hebat Erry Terpatahkan, APBD-P Sumut 2017 Defisit Rp1,08 Triliun

Monday, 28 August 2017 - 23:41 WIB

IMG-6453

Gubernur Sumut, Tengku Erry Nuradi bersama pimpinan DPRD Sumut menandatangani Ranperda tentang APBD Tahun Anggaran 2017, di ruang paripurna DPRD Sumut, Senin (23/1) lalu. Foto Dok.

MEDAN, kini.co.id – Klaim Tengku Erry Nuradi di tahun 2016 lalu yang dianggap hebat karena selama tiga tahun berturut-turut yang tidak mengalami defisit anggaran akhirnya terpatahkan justru dibawa kepemimpinnya. Terlebih disaat momen politik 2018 mendatang.

Apa pasal, dalam KUA-PPAS Perubahan APBD 2017 yang disampaikannya dalam rapat paripurna DPRD Sumut di Medan, Senin (28/8), APBD Perubahan 2017 diproyeksikan mengalami defisit hingga Rp1,089 triliun.

Porsi pendapatan daerah sebelum perubahan sebesar Rp12,17 triliun mengalami kenaikan sebesar Rp162,74 miliar atau 1,34 persen sehingga menjadi Rp12,33 triliun.

Namun dari sisi belanja Pemprov Sumut mengalokasi belanja sebesar Rp13.42 triliun, sehingga akan mengalami defisit Rp1,089 triliun. Porsi belanja kali ini sama dengan APBD 2017 yang lebih banyak digunakan untuk belanja tidak langsung yakni sebesar Rp8,75 triliun, dan sebesar Rp3,090 miliar untuk belanja pegawai.

Pemprov Sumut mengalokasikan pembiayaan yang mengalami kenaikan dari sebelumnya sebesar Rp864,10 miliar yang digunakan untuk membayar utang dalam APBD-P bakal mengalokasi untuk pembiayaan sebesar Rp1,08 tiliun.

Selanjutnya untuk anggaran pendidikan, awalnya Pemprov Sumut mengalokasi Bantuan Operasional Sekolah (BOS) sebesar Rp 3,063 triliun.

Namun karena adanya pengalihan kewenangan dalam pengelolaan SMA sederajat ke Pemprov Sumut, sebagian dana BOS itu dialihkan ke Dinas Pendidikan Provinsi.

Dana BOS yang dialihkan tersebut menjadi belanja langsung Dinas Pendidikan dalam mengelola SMA sederajat yang diterima dari kabupaten/kota. Ditambah dengan silpa tahun 2016, maka total dana BOS yang dialihkan ke Dinas Pendidikan Sumut tersebut sebesar Rp 488,652 miliar.

Gubernur Sumut, Tengku Erry mengatakan defisitnya anggaran merupakan konsekuensi diantaranya perlu asumsi-asumsi dalam APBN yang tertuang pada kebijakan umum perubahan APBD serta membawa perubahan alokasi pagu anggaran yang hak susun oleh SKPD, diantara pengalihan pengelolaan SMA ke Provinsi sehingga dialihkan menjadi belanja langsung.

Namun demikian Erry mengkalim bahwa porsi APBD-P 2017 diprioritaskan pada peningkatan anggaran belanja langsung untuk membiayai pelaksanaan program dan kegiatan.[]

Editor: Rakisa

KOMENTAR ANDA
Berita Regional Terkini Lainnya
Jawa Barat - Thursday, 19 April 2018 - 20:56 WIB

Ridwan Kamil akan perjuangan status guru honor di Jawa Barat

Calon Gubernur Jawa Barat nomor urut 1, Ridwan Kamil berjanji akan memperjuangkan status guru honor di Jawa Barat. Sehingga, abdi ...
Sumatera Utara - Tuesday, 27 March 2018 - 17:37 WIB

Tim verifikasi nasional lomba lingkungan bersih dan sehat sambangi Desa Aek Tapa

Tim verifikasi lapangan pelaksanaan terbaik tingkat nasional lomba lingkungan bersih dan sehat turun langsung ke lapangan ke Labuhanbatu Utara.Tim tersebut ...
Sumatera Utara - Tuesday, 27 March 2018 - 17:11 WIB

Pemko Medan dan LKPP teken MOU pelaksanaan e-katalog daerah

Pemko Medan tandatangani MOU pelaksanaan e-katalog daerah dengan Lembaga Kebijakan Pengadaan Barang dan Jasa Pemerintah (LKPP). Penandatanganan ini dilakukan langsung ...
Sumatera Utara - Tuesday, 27 March 2018 - 05:52 WIB

Balas surat cinta siswa, Bupati Labura kunjungi sekolah

Bupati Labuhanbatu Utara Kharuddin Syah, memberikan kejutan kepada siswa dan siswi SMP Negeri 3 Kualuh Hulu dengan mendatangi langsung sekolah ...
Sumatera Utara - Tuesday, 12 December 2017 - 10:56 WIB

Wabup Labura minta ASN tingkatkan disiplin  

Wakil Bupati Labuhanbatu Utara ((Labura), Dwi Prantara mengatakan Apartur Sipil paratur(ASN) dituntut untuk selalu meningkatkan kedisiplinan saat bekerja.Hal itu ...
DKI Jakarta - Tuesday, 12 December 2017 - 10:38 WIB

Banjir kembali kepung Jakarta, Anies: Saya bertanggungjawab

Hujan deras yang mengguyur hampir seluruh wilayah Ibukota pada Senin (11/12) siang kemarin mengakibatkan banjir di beberapa titik seperti kawasan ...
Place your ads here...