Selasa, 19 September 2017 | 23.48 WIB
KiniNEWS>Regional>Jawa Barat>Dikabarkan Warganya Makan Nasi Aking Selama 5 Tahun, Ini Respon Pemkab Kuningan

Dikabarkan Warganya Makan Nasi Aking Selama 5 Tahun, Ini Respon Pemkab Kuningan

Reporter : Yudi | Senin, 28 Agustus 2017 - 20:56 WIB

IMG-6448

Bupati Kuningan Acep Purnama bersama Kakek Aswadi di Desa Sukaharja, Kecamatan Cibingbin, Kabupaten Kuningan. Foto Ist

KUNINGAN, kini.co.id – Kabar Aswadi (75) dan keluarganya, warga Desa Sukaharja, Kecamatan Cibingbin, Kabupaten Kuningan, Jawa Barat yang mengaku makan nasi aking selama lima tahun rupanya menggugah pemerintah Kabupaten Kuningan.

Lantas apakah Pemkab Kuningan selama ini diam melihat warganya yang dikabarkan viral dimedia sosial makan nasi aking itu, tentu saja hal itu dibantah Bupai Kuningan Acep Purnama.

Namun karen masifnya serbuan media sosial pada Kamis lalu, begitu kabar keluarga Aswadi merebak Acep langsung mengunjungi Aswadi untuk meninjau langsung keadaannya.

Menurut Acep, cerita tentang warganya yang memakan nasi aking itu tidak sepenuhnya benar. Lantaran pemerintah daerah sebelumnya telah memberikan beberapa bantuan kepada Aswadi.

“Pada tahun 2000 pernah diberi bantuan stimulan untuk perbaikan rumah dari desa di atas tanah hak milik sendiri. Namun pada tahun 2010 dijual dan dibelikan tanah lagi yang lebih murah,” kata Acep dalam keterangan resminya, Senin (28/8) .

Kemudian, kata Acep, pada tahun 2010 pernah diberi bantuan stimulan untuk perbaikan rumah dari desa. Namun pada pertengahan tahun 2013 Aswadi sering sakit akibat debu obongan bata.

Dan kondisinya parah sampai buta mata dan tidak bisa bekerja lagi, untuk menutupi biaya berobat itulah Aswadi menjual ruamhnya, lalu dipindahkan oleh desa dan dibuatkan rumah di atas tanah desa atas bantuan swadaya masyarakat.

Dan pada tahun 2014 keluarga Aswadi kembali mendapat bantuan dari pemerintah Provinsi berupa bantuan program listrik.

“Jadi tidak benar jika pemerintah membiarkan warga dalam situasi kemiskinan. Karena selama ini kami selalu berupaya memberikan bantuan untuk memenuhi kebutuhan pangan bagi Aswadi dan Keluarga,” papar Acep.

Saat Acep mengunjungi rumah keluarga Aswadi, dia merasa terenyuh melihat keadaan rumahnya yang tak layak huni.

“Saat itu juga saya saya putuskan untuk membangunkan keluarga Aswadi rumah permanen tipe 36,” tambahnya.

Tak menunggu lama, keesokan harinya pembangunan rumah Aswadi dimulai di atas tanah desa. Pembangunan rumah itu terlaksana atan bantuan Bupati Kuningan dan para donatur.

Terkait dengan kabar keluarga Aswadi yang makan nasi Aking selama lima tahun, Acep mengatakan bahwa hal itu tidak berdasar. Pada kenyataannya Aswadi dan keluarga selalu mendapat perhatian dari Pemerintah Daerah, Pemerintah Desa serta dari tetangga-tetangga sekitar rumah.

Karena keluarga Aswadi merasa sayang, nasi sisanya tidak dibuang, tapi mereka jemur untuk dijadikan rengginang.

“Budaya kita kan menghargai makanan. Kalau ada nasi sisa kita jemur untuk jadi raginang (sejenis makanan terbuat dari sisa nasi yang dijemur, red), jadi saya tegaskan tidak benar kalau makan nasi aking,” tegas Acep. []

Editor: Rakisa

KOMENTAR ANDA
Berita Regional Terkini Lainnya
Diguyur hujan, peserta jalan sehat Haornas Labura tetap antusias
Sumatera Utara - Selasa, 19 September 2017 - 19:00 WIB

Diguyur hujan, peserta jalan sehat Haornas Labura tetap antusias

Antusias peserta dalam mengikuti gerak jalan santai memperingati Hari Olahraga Nasional (HAORNAS) tak bisa terbendung walaupun hujan mengguyur deras mereka ...
Tengku Erry dicoret, PAN usulkan Eddy dan JR Saragih sebagai balongub Sumut
Sumatera Utara - Selasa, 19 September 2017 - 18:41 WIB

Tengku Erry dicoret, PAN usulkan Eddy dan JR Saragih sebagai balongub Sumut

Nama Tengku Erry Nuradi dicoret sebagai bakal calon gubernur pada Pilgub Sumut 2018 mendatang oleh Partai Amanat Nasional (PAN) Sumatera ...
Densus 88 geledah rumah terduga teroris IM di Majalengka
Jawa Barat - Selasa, 19 September 2017 - 18:21 WIB

Densus 88 geledah rumah terduga teroris IM di Majalengka

Tim gabungan Densus 88 Mabes Polri, Tim Specialis Respon Tystim (SRT) Polres Cirebn Kota, tim Polres Majalengka melakukan penggeledahan terhadap ...
Incar polisi, terduga teroris Cirebon satu jaringan dengan pelaku Bom Thamrin
Jawa Barat - Selasa, 19 September 2017 - 17:44 WIB

Incar polisi, terduga teroris Cirebon satu jaringan dengan pelaku Bom Thamrin

Terduga teroris IM (31) yang ditangkap sesaat sebelum kedatangan Presiden Jokowi dalam acara Festival Keraton Nusantara XI 2017 di Kota ...
Densus 88 amankan terduga teroris jaringan Aman Abdurrahman di Cirebon
Jawa Barat - Senin, 18 September 2017 - 20:31 WIB

Densus 88 amankan terduga teroris jaringan Aman Abdurrahman di Cirebon

Detasemen Khusus (Densus) 88 Antiteror Polri menangkap IM (33), warga Blok Juma'ah RT 002/012 Desa Burujul Wetan, Kecamatan Jatiwangi, Majalengka, ...
Tim saber pungli ciduk PNS kabupaten Bekasi
Jawa Barat - Senin, 18 September 2017 - 19:22 WIB

Tim saber pungli ciduk PNS kabupaten Bekasi

Salah seorang staff pada Dinas Penanaman Modal dan Perizinan Terpadu Satu Pintu (DPMPTSP) Kabupaten Bekasi, terjaring operasi tangkap tangan (OTT) ...