Kamis, 23 November 2017 | 14.31 WIB
KiniNEWS>Regional>Kalimantan>Mahasiswa Jualan Sabu, Ngakunya untuk Biaya Kuliah

Mahasiswa Jualan Sabu, Ngakunya untuk Biaya Kuliah

Senin, 28 Agustus 2017 - 20:28 WIB

IMG-6446

Mahasiswa berinisial MZ ini diciduk Satreskoba Polres Tarakan saat sedang melakukan transaksi narkoba. Foto Humas Polres Tarakan.

TARAKAN, kini.co.id – Merasa tergiur dapat untung besar, lama-lama akhirnya mahasiswa asal Samarinda berinisial MZ (20) menjadi bandar peredaran narkotika jenis sabu. Alasanya menekuni bisnis itu untuk memehuni kebutuhan ekonomi.

Alasan lainnya karena ia mahasiswa dia mengaku pun mengaku terpaksa terjun ke bisnis narkotika untuk membiayai kuliahnya.

Namun apesm MZ akhirnya dibekuk petugas Satuan Reserse Narkoba (Satreskoba) Polres Tarakan setelah menerima informasi dari masyarakat.

Informasi itu menyebutkan, di wilayah Gunung Butun, Kelurahan Selumit, sering terjadi transaksi narkoba. Petugas pun melakukan pengawasan dan penyelidikan di tempat kejadian perkara (TKP).

“Iya kejadian di Gunung Butun RT 10. Kata pelapor di wilayah itu sering terjadi transaksi narkoba,” kata Paur Subbag Humas Polres Tarakan Inspektur Dua, Denny Madyanto di Tarakan, Senin (28/8).

Dikatakannya, petugas Satreskoba yang sudah berada di TKP, mendapati pergerakan mencurigakan dari MZ. Waktu tepat, polisi pun langsung mengamankan pelaku yang saat itu sedang melakukan transaksi. Anggota Satreskoba langsung melakukan penggeledahan terhadap pelaku.

“Dengan disaksikan ketua RT kita lakukan penggeledahan terhadap pelaku. Saat diperiksa badan pelaku dan pakaian pelaku ditemukan satu bungkus plastik bening yang berisi sabu kristal di kantong celana sebelah kanan pelaku,” bebernya.

Denny mengatakan saat anggota Satreskoba Polres Tarakan melakukan penggeledahan terhadap pelaku, anggota Satreskoba berhasil mengumpulkan sejumlah barang bukti sebanyak enam bukti.

“Untuk barang buktinya ada narkotika golongan satu jenis sabu-sabu yang dibungkus plastik bening seberat 25,21 gram, satu buah gunting, satu buah penjepit besi, sebuah kresek plastik hitam dan sejumlah uang tunai sebesar Rp 3 juta,” terangnya pada Minggu (27/8) kepada awak media.

Dari hasil pemeriksaan sementara, pelaku mengakui bahwa pelaku melakukan pengedaran narkotika tersebut untuk membiayai pendidikannya. Pelaku yang saat ini masih semester 3 disalah satu Universitas Samarinda. []

Editor: Rakisa

KOMENTAR ANDA
Berita Regional Terkini Lainnya
Aset Bank Syariah di Sumut Capai Rp13,01 Triliun
Sumatera Utara - Kamis, 23 November 2017 - 09:14 WIB

Aset Bank Syariah di Sumut Capai Rp13,01 Triliun

Perkembangan bank syariah di Sumatera Utara cukup menggembirakan. Dengan banyaknya sosialisasi yang dilakukan, masyarakat pun mulai menerapkan perekonomian syariah dalam ...
PLTSa Kota Bekasi Target 2500 Ton Sampah hasilkan Listrik 34 Megawatt
Jawa Barat - Rabu, 22 November 2017 - 22:15 WIB

PLTSa Kota Bekasi Target 2500 Ton Sampah hasilkan Listrik 34 Megawatt

Kementerian Lingkungan Hidup dan Kehutanan (KLHK) mendorong percepatan proyek Pembangkit Listrik Tenaga Sampah (PLTSa) milik Pemkot Bekasi. Selain mengurai sampah, ...
Pemkot Diminta Gaungkan Kembali Sejarah dan Budaya Bekasi
Jawa Barat - Rabu, 22 November 2017 - 22:12 WIB

Pemkot Diminta Gaungkan Kembali Sejarah dan Budaya Bekasi

Pemerintah Kota Bekasi diminta menggaungkan kembali sejarah dan budaya Bekasi ke tengah-tengah masyarakat. Aparatur pemerintah harus lebih peduli dengan keberadaan ...
PLTSa Diproyeksikan Beroperasi Akhir Tahun 2017
Jawa Barat - Rabu, 22 November 2017 - 22:09 WIB

PLTSa Diproyeksikan Beroperasi Akhir Tahun 2017

Proyek Pembangkit Listrik Tenaga Sampah atau PLTSa Sumur Batu di Kecamatan Bantargebang ditergetkan rampung dan mulai dioperasikan pada akhir tahun ...
140 Pengaduan Masuk ke OJK Sumbagut, Perbankan Mendominasi
Sumatera Utara - Rabu, 22 November 2017 - 17:16 WIB

140 Pengaduan Masuk ke OJK Sumbagut, Perbankan Mendominasi

Direktur Pengawasan Perbankan OJK KR5 Sumbagut Mulyanto mengatakan, hingga November 2017, ada 140 pengaduan yang diterima pihaknya. "Untuk jenis pengaduan ...
Banyak Penipuan, OJK: Investasi Harus Legal dan Logis
Sumatera Utara - Rabu, 22 November 2017 - 17:11 WIB

Banyak Penipuan, OJK: Investasi Harus Legal dan Logis

Otoritas Jasa Keuangan (OJK) KR 5 Sumbagut tetap melakukan pengawasan terhadap investasi yang tidak sesuai aturan dan merugikan orang lain.Untuk ...