Senin, 19 Februari 2018 | 12.24 WIB
KiniNEWS>Regional>Sumatera Utara>Pungli Merajalela di Lembaga Peradilan Medan

Pungli Merajalela di Lembaga Peradilan Medan

Reporter : Nur Fatimah | Sabtu, 26 Agustus 2017 - 10:30 WIB

IMG-6434

Pelatihan Pemantauan Korupsi Biaya Perkara Pengadilan Negeri oleh MaPPI FH UI di Sekretariat Sahdar, Jumat (25/8/2017). (KiniNews/Nur Fatimah)

Medan, kini.co.id – Lembaga peradilan di Medan ternyata tak sebersih yang dibayangkan. Disaat pemerintah menggalakkan program saber pungli, lembaga peradilan justru menjadi tempat pungli tumbuh subur.

Mirisnya, orang yang dikenakan pungli biasanya hanyalah orang awam. Tapi jika berasal dari orang yang mengerti hukum seperti LBH atau LSM lainnya, oknum-oknum tersebut tidak memungut apapun.

Demikian dikatakan peneliti Sentra Advokasi Hak Pendidikan Rakyat (Sahdar), Ibrahim kepada Kini.co.id, Jumat (25/8/2017).

Ibrahim mengungkapkan adanya pungutan liar di bidang administrasi justru tidak disorot oleh Saber pungli. Meski besarannya tidak terlalu signifikan, pungli administrasi peradilan tentu meresahkan.

“Dari survey kita tahun lalu, pungli administrasi itu dilakukan oknum-oknum pegawai di lembaga peradilan itu. Misalnya mau minta surat salinan putusan saja harus bayar mulai Rp200 ribu hingga Rp800 ribu. Dan itu hanya untuk orang awam, kalau dari LBH atau sejenisnya mereka tidak berani,” lanjut Ibrahim.

Untuk itu, sebagai lanjutan temuan pada penelitian di tahun 2016 itu, kini Sahdar dan Masyarakat Pemantau Keadilan Fakultas Hukum Universitas Indonesia (MaPPI FH UI) melakukan pelatihan Pemantauan  Korupsi Biaya Perkara Pengadilan Negeri di Medan.

Bukan hanya Medan ada 4 kota lainnya yang jadi sampel yakni Banten, Bandung, Yogyakarta dan Malang.

Dari survey yang sudah dilakukan diketahui banyak sekali biaya yang harus dikeluarkan seseorang jika ia berurusan dengan layanan  pengadilan.

“Mulai dari pendaftaran gugatan, persiapan pemeriksaan berkas perkara, gugatan, banding hingga eksekusi semua pakai biaya. Belum lagi penerimaan negara bukan pajak di pengadilan negeri. Begitupun masih ada celah korupsi da  pungli,” kata Peneliti MaPPI FH UI, Ali Reza.

Oleh karenanya, mereka akan melakukan pemantauan korupsi dan pungli di Pengadilan Medan dengan menggunakan aplikasi PANTAU di smartphone.

“Jadi nanti selesai pelatihan, kita akan ke pengadilan melakukan pemantauan. Sekalian sosialisasi mengenai pungli peradilan. Rencananya minggu depan,” ujarnya lagi.

Reza menyebutkan bentuk pungutan liar yang ada di pengadilan salahsatunya adalah permintaan uang jasa.

Dalam hal ini, kata Reza, bagian registrasi di pengadilan akan meminta uang, jika tidak proses registrasi akan diulur-ulur.

Selain itu bentuk suap dalam penentuan majelis hakim yang biasanya melalui panitera.

Pungli-pungli lain yang ada di pengadilan antara lain.

- Negosiasi Putusan

- Persidangan Maraton

- Pungli SKBP

- Leges bukti masuk biaya perkara atau tidak

-Daftar gugatan, banding dan kasasi

- Banding dan Kasasi

- Salinan putusan

- Surat kuasa

- Pemanggilan saksi dan para pihak

- Relaas pemberitahuan

- Pemberitahuan dan pemberian akses terhadap putusan.

- Jadwal Sidang

- Uang Sumpah Juru Sumpah

- Posbakum

- Sisa panjar biaya perkara

- Uang pulsa oleh panitera pengganti

- Pemeriksaan setempat.

Pelatihan yang digelar di Sekretariat Sahdar tersebut diikuti berbagai elemen masyarakat mahasiswa khususnya yang jurusan hukum.

Editor: Fatimah

KOMENTAR ANDA
Berita Regional Terkini Lainnya
Eldin Hadiri Pesta Bona Taon Punguan Raja Panjaitan
Sumatera Utara - Minggu, 18 Februari 2018 - 21:38 WIB

Eldin Hadiri Pesta Bona Taon Punguan Raja Panjaitan

Wali Kota Medan, Dzulmi Eldin menghadiri Pesta Bona Taon Punguan Raja Panjaitan Dohot Boruna, Minggu ( 28/2) di ...
WaliKota Letakkan Batu Pertama Pembangunan Little India Gate
Sumatera Utara - Minggu, 18 Februari 2018 - 13:51 WIB

WaliKota Letakkan Batu Pertama Pembangunan Little India Gate

WaliKota Medan, Dzulmi Eldin meletakkan batu pertama pembangunan Little India Gate di persimpangan Jalan Zainul Arifin-T Umar Medan, Minggu (18/2). ...
Cukur 2500 Kepala, Tukang Cukur Garut Deklarasi Dukung RINDU
Jawa Barat - Minggu, 18 Februari 2018 - 07:22 WIB

Cukur 2500 Kepala, Tukang Cukur Garut Deklarasi Dukung RINDU

Sebanyak 300 orang tukang cukur yang tergabung dalam Persaudaraan Pangkas Rambut Garut (PPRG) mendeklarasikan dukungannya untuk pasangan calon gubernur dan ...
Ganjar blusukan datangi warga di pasar Bangsri, Jepara
Jawa Tengah - Sabtu, 17 Februari 2018 - 17:40 WIB

Ganjar blusukan datangi warga di pasar Bangsri, Jepara

Calon gubernur Ganjar Pranowo menyapa masyarakat di Jepara, Jawa Tengah. Ganjar mendatangi warga di Pasar Bangsri di hari kedua masa ...
Polisi pastikan isu pembunuhan muadzin oleh orang gila di Majalengka adalah hoax
Jawa Barat - Sabtu, 17 Februari 2018 - 17:32 WIB

Polisi pastikan isu pembunuhan muadzin oleh orang gila di Majalengka adalah hoax

Aparat Kepolisian Resort (Polres) Majalengka, Jawa Barat memastikan jika kabar seorang muadzin di wilayahnya dibunuh oleh orang gila yang viral ...
Drum band SMA Mulankuh siap ikuti kompetisi di Ar Raudiatul Hasanah
Sumatera Utara - Sabtu, 17 Februari 2018 - 16:00 WIB

Drum band SMA Mulankuh siap ikuti kompetisi di Ar Raudiatul Hasanah

Drum band corps Swatami SMA Muhammadiyah 09 Kualuh Hulu berencana mengikuti kejuaraan Marching Band Competition yang di selenggarakan oleh pesantren ...