Kamis, 24 Oktober 2019 | 04.07 WIB
KiniNEWS>Regional>Sumatera Utara>Pungli Merajalela di Lembaga Peradilan Medan

Pungli Merajalela di Lembaga Peradilan Medan

Reporter : Nur Fatimah | Sabtu, 26 Augu 2017 - 10:30 WIB

IMG-6434

Pelatihan Pemantauan Korupsi Biaya Perkara Pengadilan Negeri oleh MaPPI FH UI di Sekretariat Sahdar, Jumat (25/8/2017). (KiniNews/Nur Fatimah)

Medan, kini.co.id – Lembaga peradilan di Medan ternyata tak sebersih yang dibayangkan. Disaat pemerintah menggalakkan program saber pungli, lembaga peradilan justru menjadi tempat pungli tumbuh subur.

Mirisnya, orang yang dikenakan pungli biasanya hanyalah orang awam. Tapi jika berasal dari orang yang mengerti hukum seperti LBH atau LSM lainnya, oknum-oknum tersebut tidak memungut apapun.

Demikian dikatakan peneliti Sentra Advokasi Hak Pendidikan Rakyat (Sahdar), Ibrahim kepada Kini.co.id, Jumat (25/8/2017).

Ibrahim mengungkapkan adanya pungutan liar di bidang administrasi justru tidak disorot oleh Saber pungli. Meski besarannya tidak terlalu signifikan, pungli administrasi peradilan tentu meresahkan.

“Dari survey kita tahun lalu, pungli administrasi itu dilakukan oknum-oknum pegawai di lembaga peradilan itu. Misalnya mau minta surat salinan putusan saja harus bayar mulai Rp200 ribu hingga Rp800 ribu. Dan itu hanya untuk orang awam, kalau dari LBH atau sejenisnya mereka tidak berani,” lanjut Ibrahim.

Untuk itu, sebagai lanjutan temuan pada penelitian di tahun 2016 itu, kini Sahdar dan Masyarakat Pemantau Keadilan Fakultas Hukum Universitas Indonesia (MaPPI FH UI) melakukan pelatihan Pemantauan  Korupsi Biaya Perkara Pengadilan Negeri di Medan.

Bukan hanya Medan ada 4 kota lainnya yang jadi sampel yakni Banten, Bandung, Yogyakarta dan Malang.

Dari survey yang sudah dilakukan diketahui banyak sekali biaya yang harus dikeluarkan seseorang jika ia berurusan dengan layanan  pengadilan.

“Mulai dari pendaftaran gugatan, persiapan pemeriksaan berkas perkara, gugatan, banding hingga eksekusi semua pakai biaya. Belum lagi penerimaan negara bukan pajak di pengadilan negeri. Begitupun masih ada celah korupsi da  pungli,” kata Peneliti MaPPI FH UI, Ali Reza.

Oleh karenanya, mereka akan melakukan pemantauan korupsi dan pungli di Pengadilan Medan dengan menggunakan aplikasi PANTAU di smartphone.

“Jadi nanti selesai pelatihan, kita akan ke pengadilan melakukan pemantauan. Sekalian sosialisasi mengenai pungli peradilan. Rencananya minggu depan,” ujarnya lagi.

Reza menyebutkan bentuk pungutan liar yang ada di pengadilan salahsatunya adalah permintaan uang jasa.

Dalam hal ini, kata Reza, bagian registrasi di pengadilan akan meminta uang, jika tidak proses registrasi akan diulur-ulur.

Selain itu bentuk suap dalam penentuan majelis hakim yang biasanya melalui panitera.

Pungli-pungli lain yang ada di pengadilan antara lain.

– Negosiasi Putusan

– Persidangan Maraton

– Pungli SKBP

– Leges bukti masuk biaya perkara atau tidak

-Daftar gugatan, banding dan kasasi

– Banding dan Kasasi

– Salinan putusan

– Surat kuasa

– Pemanggilan saksi dan para pihak

– Relaas pemberitahuan

– Pemberitahuan dan pemberian akses terhadap putusan.

– Jadwal Sidang

– Uang Sumpah Juru Sumpah

– Posbakum

– Sisa panjar biaya perkara

– Uang pulsa oleh panitera pengganti

– Pemeriksaan setempat.

Pelatihan yang digelar di Sekretariat Sahdar tersebut diikuti berbagai elemen masyarakat mahasiswa khususnya yang jurusan hukum.

Editor: Fatimah

KOMENTAR ANDA
Berita Regional Terkini Lainnya
Kepulauan Riau - Kamis, 31 Januari 2019 - 22:19 WIB

Apes, gara-gara bau tidak enak, tukang cukur dihajar pelanggan

APES, nasib yang menimpa Sadar, seorang tukang cukur rambut di Tiban Indah, Sekupang, Batam. Dia terluka dan bersimbah darah usai ...
Sumatera Utara - Jumat, 25 Januari 2019 - 19:40 WIB

Rumah Quran Nurul Huda Batugingging Salurkan Paket Sembako

Murid-murid Rumah Quran Nurul Huda Desa Batugingging, Kecamatan Bangun Purba, Kabupaten Deliserdang salurkan paket sembako kepada kaum dhuafa. Pemberian paket ...
Sulawesi - Kamis, 24 Januari 2019 - 12:26 WIB

Sebanyak 26 tewas, 24 hilang dan ratusan luka akibat banjir di Sulsel

BANJIR dan longsor di Sulawesi Selatan (Sulsel) yang terjadi sejak dua hari terakhir menelan korban nyawa dan harta yang tidak ...
Kepulauan Riau - Rabu, 23 Januari 2019 - 18:18 WIB

Kapal tanker tabrak jembatan Barelang

KAPAL tanker Eastern Glory, berbobot 4.500 ton menabrak jembatan Batam-Rempang-Galang (Barelang). Jembatan yang ditabrak, yakni jembatan yang menghubungkan Pulau Tonton ...
Jawa Timur - Selasa, 22 Januari 2019 - 11:43 WIB

Dikabarkan menghilang, Wabup Trenggalek ternyata ke Eropa

SELAMA lebih dari sepekan Wakil Bupati Trenggalek Mochammad Nur Arifin disebut menghilang. Sebab tidak ada staf di kantornya yang mengetahui ...
Kepulauan Riau - Minggu, 20 Januari 2019 - 11:43 WIB

Wali kota ex officio BP Batam (2); Antara rangkap jabatan dan pengelolaan profesional

DI BAWAH kepemimpinan Lukita, BP Batam menorehkan beberapa pencapaian dan prestasi. Investasi Penanaman Modal Asing (PMA) selama dua tahun terakhir ...