Kamis, 23 November 2017 | 14.31 WIB
KiniNEWS>Regional>Jawa Barat>Jenderal ‘Naga Bonar’ Berharap Teknologi Tepat Guna Tak Berhenti di Prototipe

Jenderal ‘Naga Bonar’ Berharap Teknologi Tepat Guna Tak Berhenti di Prototipe

Jumat, 25 Agustus 2017 - 02:09 WIB

IMG-6427

Wakil Gubernur Jawa Barat, Deddy Mizwar melihat alat perontok padi dari Kabupaten Majalengka pada Pameran Gelar Teknologi Tepat Guna VII Tingkat Jabar yang berlangsung dari 23-25 Agustus 2017 di Lapangan GGM, Majalengka, Kamis (24/8). KiniNews/T Agustian.

MAJALENGKA, kini.co.id – Wakil Gubernur Jawa Barat, Deddy Mizwar menyatakan teknologi tepat guna yang ditemukan dan dikembangakan oleh masyarakat agar terus dikembangkan supaya benar-benar bermanfaat dalam kehidupan sehari-hari.

Hal itu diungkapkan Demiz saat membuka pameran Gelar Teknologi Tepat Guna VII Tingkat Provinsi Jabar di Lapangan Gelanggang Generasi Muda (GGM), Kabupaten Majalengka, Kamis (24/8).

“Kalau berhenti di prototipe ya tidak ada manfaat dan keberlanjutan. Saya berharap bisa terus dikembangkan, kalau kurang itu ini tinggal dimusyawarahkan” ungkapnya.

Demiz juga menyatakan optimismenya, bahwa berbagai masalah di masyarakat pada akhirnya akan menemukan solusinya termasuk yang berupa inovasi teknologi.

“Sesederhana apapun teknologi itu dapat membantu mempercepat dan mempermudah uapaya kita baik dalam pertanian, peternakan, perkebunan dan lain-lain” jelasnya.

Pameran Gelar Teknologi Tepat Guna VII Tingkat Jabar yang berlangsung dari 23-25 Agustus 2017 ini diikuti wakil dari kabupaten/kota se-Jabar dengan menampilkan hasil temuan teknologi tepat guna mulai dari mesin pemusnah sampah dari Kabupaten Bandung dan alat perontok padi dari Kabupaten Majalengka.

Demiz juga berharap seluruh produk inovasi yang dipamerkan pada Gelar Teknologi Tepat Guna (TTG) Ke-VII di Majalengka hasil karya inovator Jabar, agar disebarluaskan melalui berbagai media ke masyarakat luas.

Hal ini agar masyarakat di daerah mengetahui produk-produk TTG dan membantu karya inovatif mereka untuk mendapatkan hak atas kekayaan intelektual dari pemerintah sehingga tidak diklaim oleh pihak lain.

“Kita juga harus fasilitasi bagi inovasi TTG yang masih berupa prototipe untuk dikembangkan menuju skala produksi massal agar dimanfaatkan masyarakat luas,” tegasnya. []

Editor: Rakisa

KOMENTAR ANDA
Berita Regional Terkini Lainnya
Aset Bank Syariah di Sumut Capai Rp13,01 Triliun
Sumatera Utara - Kamis, 23 November 2017 - 09:14 WIB

Aset Bank Syariah di Sumut Capai Rp13,01 Triliun

Perkembangan bank syariah di Sumatera Utara cukup menggembirakan. Dengan banyaknya sosialisasi yang dilakukan, masyarakat pun mulai menerapkan perekonomian syariah dalam ...
PLTSa Kota Bekasi Target 2500 Ton Sampah hasilkan Listrik 34 Megawatt
Jawa Barat - Rabu, 22 November 2017 - 22:15 WIB

PLTSa Kota Bekasi Target 2500 Ton Sampah hasilkan Listrik 34 Megawatt

Kementerian Lingkungan Hidup dan Kehutanan (KLHK) mendorong percepatan proyek Pembangkit Listrik Tenaga Sampah (PLTSa) milik Pemkot Bekasi. Selain mengurai sampah, ...
Pemkot Diminta Gaungkan Kembali Sejarah dan Budaya Bekasi
Jawa Barat - Rabu, 22 November 2017 - 22:12 WIB

Pemkot Diminta Gaungkan Kembali Sejarah dan Budaya Bekasi

Pemerintah Kota Bekasi diminta menggaungkan kembali sejarah dan budaya Bekasi ke tengah-tengah masyarakat. Aparatur pemerintah harus lebih peduli dengan keberadaan ...
PLTSa Diproyeksikan Beroperasi Akhir Tahun 2017
Jawa Barat - Rabu, 22 November 2017 - 22:09 WIB

PLTSa Diproyeksikan Beroperasi Akhir Tahun 2017

Proyek Pembangkit Listrik Tenaga Sampah atau PLTSa Sumur Batu di Kecamatan Bantargebang ditergetkan rampung dan mulai dioperasikan pada akhir tahun ...
140 Pengaduan Masuk ke OJK Sumbagut, Perbankan Mendominasi
Sumatera Utara - Rabu, 22 November 2017 - 17:16 WIB

140 Pengaduan Masuk ke OJK Sumbagut, Perbankan Mendominasi

Direktur Pengawasan Perbankan OJK KR5 Sumbagut Mulyanto mengatakan, hingga November 2017, ada 140 pengaduan yang diterima pihaknya. "Untuk jenis pengaduan ...
Banyak Penipuan, OJK: Investasi Harus Legal dan Logis
Sumatera Utara - Rabu, 22 November 2017 - 17:11 WIB

Banyak Penipuan, OJK: Investasi Harus Legal dan Logis

Otoritas Jasa Keuangan (OJK) KR 5 Sumbagut tetap melakukan pengawasan terhadap investasi yang tidak sesuai aturan dan merugikan orang lain.Untuk ...