Tuesday, 17 July 2018 | 03.26 WIB
KiniNEWS>Regional>Jawa Barat>Kawal Dana Desa, Kejati Jawa Barat Sosialisasikan Pendampingan TP4D

Kawal Dana Desa, Kejati Jawa Barat Sosialisasikan Pendampingan TP4D

Reporter : Yudi | Friday, 25 August 2017 - 00:31 WIB

IMG-6425

Kepala Kejaksaan Tinggi (Kejati) Jabar Setia Untung Arimuladi (tengah) saat memberikan pengarahan kepada 270 kepala desa yang tersebar di 31 kecamatan di Kejaksaan Kabupaten Bandung, Kamis (24/8). KiniNews/Djanuar.

BANDUNG, kini.co.id – Kejaksaan Tinggi Jawa Barat melaksankan sosialisasi pendampingan Tim Pengawal dan Pengamanan Pemerintahan Pembangunan Daerah (TP4D) secara serentak kepada 5.312 kepala desa se-Jawa Barat, Kamis (24/8).

Sosialisi tersebut digelar di kejaksaan masing-masing dengan dihadiri para kepala kejaksaan negeri dengan dihadiri kepala seksi intelijen, perwakilan dinas terkait, serta camat, menjadi narasumber dalam kegiatan ini.

Kepala Kejaksaan Tinggi (Kejati) Jabar Setia Untung Arimuladi, juga turun langsung ke wilayah Kabupaten Bandung dengan memberikan pengarahan kepada 270 kepala desa yang tersebar di 31 kecamatan, sekaligus membuka penyelenggaraan sosialisasi pendampingan TP4D tersebut.

Kajati Jabar, Untung menyatakan dengan besaran dana desa dari tahun 2015 hingga 2017 yang terus mengalami kenaikan. Dimana pada 2017 sebesar Rp60 triliun, sedangkan untuk wilayah Jabar terdapat alokasi dana desa sebesar Rp4,6 triliun.

Hal ini, kata dia menunjukkan komitmen pemerintah untuk terus membangun sesuai dengan program Nawa Cita yang menghendaki pembangunan dari desa hingga pelosok pinggiran.

“Dana desa yang memiliki fungsi strategis dalam rangka membangun dan mensejahterakan masyarakat desa ini agar dapat dikelola secara secara akuntabel, efektif, juga efisien, agar tepat sasaran oleh para kepala desa,” kata Untung.

Dijelaskannya, selama ini masih terdapat kelemahan dalam pengelolaan dana desa, diantaranya penggunaan di luar bidang prioritas, masyarakat kurang dilibatkan dalam proses perencanaan dan pengawasan dana desa, pengeluaran dana desa tidak transparan, serta tidak didukung dengan bukti yang memadai, belanja di luar yang telah dianggarkan adalah APB desa.

Maka dari itu, kata dia dibutuhkan akuntabilitas pengelolaan keuangan desa, dengan komitmen bersama untuk pengelolaan keuangan secara tertib dan akuntabel, demi peningkatan kapasitas SDM kepala desa beserta perangkatnya yang mumpuni, efektivitas pengawasan secara intensif dari para pemangku kepentingan kepada kepala desa, juga dibutuhkan partisipasi warga untuk mengawasi penggunaan dana desa tersebut.

“Dalam kerangka tersebut, maka pendampingan dari TP4D dalam pengelolaan dana desa mempunyai peran sangat signifikan. Adagiumnya adalah lebih baik mencegah daripada mengobati,” tandasnya. []

Editor: Rakisa

KOMENTAR ANDA
Berita Regional Terkini Lainnya
Jawa Barat - Thursday, 19 April 2018 - 20:56 WIB

Ridwan Kamil akan perjuangan status guru honor di Jawa Barat

Calon Gubernur Jawa Barat nomor urut 1, Ridwan Kamil berjanji akan memperjuangkan status guru honor di Jawa Barat. Sehingga, abdi ...
Sumatera Utara - Tuesday, 27 March 2018 - 17:37 WIB

Tim verifikasi nasional lomba lingkungan bersih dan sehat sambangi Desa Aek Tapa

Tim verifikasi lapangan pelaksanaan terbaik tingkat nasional lomba lingkungan bersih dan sehat turun langsung ke lapangan ke Labuhanbatu Utara.Tim tersebut ...
Sumatera Utara - Tuesday, 27 March 2018 - 17:11 WIB

Pemko Medan dan LKPP teken MOU pelaksanaan e-katalog daerah

Pemko Medan tandatangani MOU pelaksanaan e-katalog daerah dengan Lembaga Kebijakan Pengadaan Barang dan Jasa Pemerintah (LKPP). Penandatanganan ini dilakukan langsung ...
Sumatera Utara - Tuesday, 27 March 2018 - 05:52 WIB

Balas surat cinta siswa, Bupati Labura kunjungi sekolah

Bupati Labuhanbatu Utara Kharuddin Syah, memberikan kejutan kepada siswa dan siswi SMP Negeri 3 Kualuh Hulu dengan mendatangi langsung sekolah ...
Sumatera Utara - Tuesday, 12 December 2017 - 10:56 WIB

Wabup Labura minta ASN tingkatkan disiplin  

Wakil Bupati Labuhanbatu Utara ((Labura), Dwi Prantara mengatakan Apartur Sipil paratur(ASN) dituntut untuk selalu meningkatkan kedisiplinan saat bekerja.Hal itu ...
DKI Jakarta - Tuesday, 12 December 2017 - 10:38 WIB

Banjir kembali kepung Jakarta, Anies: Saya bertanggungjawab

Hujan deras yang mengguyur hampir seluruh wilayah Ibukota pada Senin (11/12) siang kemarin mengakibatkan banjir di beberapa titik seperti kawasan ...
Place your ads here...