Rabu, 13 Desember 2017 | 18.20 WIB
KiniNEWS>Regional>Jawa Barat>Kawal Dana Desa, Kejati Jawa Barat Sosialisasikan Pendampingan TP4D

Kawal Dana Desa, Kejati Jawa Barat Sosialisasikan Pendampingan TP4D

Reporter : Yudi | Jumat, 25 Agustus 2017 - 00:31 WIB

IMG-6425

Kepala Kejaksaan Tinggi (Kejati) Jabar Setia Untung Arimuladi (tengah) saat memberikan pengarahan kepada 270 kepala desa yang tersebar di 31 kecamatan di Kejaksaan Kabupaten Bandung, Kamis (24/8). KiniNews/Djanuar.

BANDUNG, kini.co.id – Kejaksaan Tinggi Jawa Barat melaksankan sosialisasi pendampingan Tim Pengawal dan Pengamanan Pemerintahan Pembangunan Daerah (TP4D) secara serentak kepada 5.312 kepala desa se-Jawa Barat, Kamis (24/8).

Sosialisi tersebut digelar di kejaksaan masing-masing dengan dihadiri para kepala kejaksaan negeri dengan dihadiri kepala seksi intelijen, perwakilan dinas terkait, serta camat, menjadi narasumber dalam kegiatan ini.

Kepala Kejaksaan Tinggi (Kejati) Jabar Setia Untung Arimuladi, juga turun langsung ke wilayah Kabupaten Bandung dengan memberikan pengarahan kepada 270 kepala desa yang tersebar di 31 kecamatan, sekaligus membuka penyelenggaraan sosialisasi pendampingan TP4D tersebut.

Kajati Jabar, Untung menyatakan dengan besaran dana desa dari tahun 2015 hingga 2017 yang terus mengalami kenaikan. Dimana pada 2017 sebesar Rp60 triliun, sedangkan untuk wilayah Jabar terdapat alokasi dana desa sebesar Rp4,6 triliun.

Hal ini, kata dia menunjukkan komitmen pemerintah untuk terus membangun sesuai dengan program Nawa Cita yang menghendaki pembangunan dari desa hingga pelosok pinggiran.

“Dana desa yang memiliki fungsi strategis dalam rangka membangun dan mensejahterakan masyarakat desa ini agar dapat dikelola secara secara akuntabel, efektif, juga efisien, agar tepat sasaran oleh para kepala desa,” kata Untung.

Dijelaskannya, selama ini masih terdapat kelemahan dalam pengelolaan dana desa, diantaranya penggunaan di luar bidang prioritas, masyarakat kurang dilibatkan dalam proses perencanaan dan pengawasan dana desa, pengeluaran dana desa tidak transparan, serta tidak didukung dengan bukti yang memadai, belanja di luar yang telah dianggarkan adalah APB desa.

Maka dari itu, kata dia dibutuhkan akuntabilitas pengelolaan keuangan desa, dengan komitmen bersama untuk pengelolaan keuangan secara tertib dan akuntabel, demi peningkatan kapasitas SDM kepala desa beserta perangkatnya yang mumpuni, efektivitas pengawasan secara intensif dari para pemangku kepentingan kepada kepala desa, juga dibutuhkan partisipasi warga untuk mengawasi penggunaan dana desa tersebut.

“Dalam kerangka tersebut, maka pendampingan dari TP4D dalam pengelolaan dana desa mempunyai peran sangat signifikan. Adagiumnya adalah lebih baik mencegah daripada mengobati,” tandasnya. []

Editor: Rakisa

KOMENTAR ANDA
Berita Regional Terkini Lainnya
Angkot dan Taksi Online di Medan Disarankan Berlomba Tingkatkan Pelayanan
Sumatera Utara - Rabu, 13 Desember 2017 - 15:56 WIB

Angkot dan Taksi Online di Medan Disarankan Berlomba Tingkatkan Pelayanan

Ratusan angkot di Medan menggelar aksi mogok massal hari ini, Rabu (13/12/2017).Aksi mogok tersebut dilakukan sebagai protes maraknya keberadaan angkutan ...
OJK Nilai BPR di Sumut Masih Agresif Penuhi Kebutuhan UMKM
Sumatera Utara - Rabu, 13 Desember 2017 - 15:21 WIB

OJK Nilai BPR di Sumut Masih Agresif Penuhi Kebutuhan UMKM

Penyaluran dana di sektor usaha mikro dan kecil saat ini tengah menghadapi persaingan ketat. Terlebih pemerintah menganjurkan bank untuk jor-joran ...
OJK KR 5 Optimis Tembus Target Penyaluran KUR di Akhir 2017
Sumatera Utara - Rabu, 13 Desember 2017 - 09:26 WIB

OJK KR 5 Optimis Tembus Target Penyaluran KUR di Akhir 2017

Penyaluran Kredit Usaha Rakyat (KUR) melalui bank-bank di Sumut terlihat cukup baik.Pasalnya, saat ini realisasi penyaluran KUR di Sumut mencapai ...
Angkot di Medan Mogok Narik, Anak Sekolah Terlantar
Sumatera Utara - Rabu, 13 Desember 2017 - 09:00 WIB

Angkot di Medan Mogok Narik, Anak Sekolah Terlantar

Dalam rangka protes terhadap angkutan online, angkot di Medan ramai-ramai melakukan aksi mogok narik.Mereka menolak mengangkut penumpang pada Rabu (13/12/2017).Akibatnya, ...
PMI Labura Sabet Berbagai Penghargaan di TKR Sumut
Sumatera Utara - Rabu, 13 Desember 2017 - 08:41 WIB
Labura

PMI Labura Sabet Berbagai Penghargaan di TKR Sumut

Kontingen Palang Merah Indonesia (PMI) Kabupaten Labuhanbatu Utara (Labura) berhasil menyabet beberapa penghargaan dalam ajang Temu Karya Relawan yang di ...
Anies instruksikan aparaturnya lebih responsif
DKI Jakarta - Selasa, 12 Desember 2017 - 22:34 WIB

Anies instruksikan aparaturnya lebih responsif

Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan kembali menginstruksikan kepada seluruh aparatur Pemprov responsif terhadap segala bentuk potensi bencana, salah satunya ...