Sabtu, 21 Oktober 2017 | 02.40 WIB
KiniNEWS>Regional>Jawa Barat>Kawal Dana Desa, Kejati Jawa Barat Sosialisasikan Pendampingan TP4D

Kawal Dana Desa, Kejati Jawa Barat Sosialisasikan Pendampingan TP4D

Reporter : Yudi | Jumat, 25 Agustus 2017 - 00:31 WIB

IMG-6425

Kepala Kejaksaan Tinggi (Kejati) Jabar Setia Untung Arimuladi (tengah) saat memberikan pengarahan kepada 270 kepala desa yang tersebar di 31 kecamatan di Kejaksaan Kabupaten Bandung, Kamis (24/8). KiniNews/Djanuar.

BANDUNG, kini.co.id – Kejaksaan Tinggi Jawa Barat melaksankan sosialisasi pendampingan Tim Pengawal dan Pengamanan Pemerintahan Pembangunan Daerah (TP4D) secara serentak kepada 5.312 kepala desa se-Jawa Barat, Kamis (24/8).

Sosialisi tersebut digelar di kejaksaan masing-masing dengan dihadiri para kepala kejaksaan negeri dengan dihadiri kepala seksi intelijen, perwakilan dinas terkait, serta camat, menjadi narasumber dalam kegiatan ini.

Kepala Kejaksaan Tinggi (Kejati) Jabar Setia Untung Arimuladi, juga turun langsung ke wilayah Kabupaten Bandung dengan memberikan pengarahan kepada 270 kepala desa yang tersebar di 31 kecamatan, sekaligus membuka penyelenggaraan sosialisasi pendampingan TP4D tersebut.

Kajati Jabar, Untung menyatakan dengan besaran dana desa dari tahun 2015 hingga 2017 yang terus mengalami kenaikan. Dimana pada 2017 sebesar Rp60 triliun, sedangkan untuk wilayah Jabar terdapat alokasi dana desa sebesar Rp4,6 triliun.

Hal ini, kata dia menunjukkan komitmen pemerintah untuk terus membangun sesuai dengan program Nawa Cita yang menghendaki pembangunan dari desa hingga pelosok pinggiran.

“Dana desa yang memiliki fungsi strategis dalam rangka membangun dan mensejahterakan masyarakat desa ini agar dapat dikelola secara secara akuntabel, efektif, juga efisien, agar tepat sasaran oleh para kepala desa,” kata Untung.

Dijelaskannya, selama ini masih terdapat kelemahan dalam pengelolaan dana desa, diantaranya penggunaan di luar bidang prioritas, masyarakat kurang dilibatkan dalam proses perencanaan dan pengawasan dana desa, pengeluaran dana desa tidak transparan, serta tidak didukung dengan bukti yang memadai, belanja di luar yang telah dianggarkan adalah APB desa.

Maka dari itu, kata dia dibutuhkan akuntabilitas pengelolaan keuangan desa, dengan komitmen bersama untuk pengelolaan keuangan secara tertib dan akuntabel, demi peningkatan kapasitas SDM kepala desa beserta perangkatnya yang mumpuni, efektivitas pengawasan secara intensif dari para pemangku kepentingan kepada kepala desa, juga dibutuhkan partisipasi warga untuk mengawasi penggunaan dana desa tersebut.

“Dalam kerangka tersebut, maka pendampingan dari TP4D dalam pengelolaan dana desa mempunyai peran sangat signifikan. Adagiumnya adalah lebih baik mencegah daripada mengobati,” tandasnya. []

Editor: Rakisa

KOMENTAR ANDA
Berita Regional Terkini Lainnya
Aiptu Martua Sigalingging kalah duel dengan dua terduga teroris
Sumatera Utara - Sabtu, 21 Oktober 2017 - 01:09 WIB

Aiptu Martua Sigalingging kalah duel dengan dua terduga teroris

Kepolisian Daerah Sumatera Utara (Polda Sumut) menggelar rekonstruksi aksi teror penyerangan Pos Jaga Pintu 3 Mapolda, Jumat (20/10).Reka ulang yang ...
Tolong! Warga Bekasi Ini Ditahan RS Fatmawati
Jawa Barat - Jumat, 20 Oktober 2017 - 23:17 WIB

Tolong! Warga Bekasi Ini Ditahan RS Fatmawati

Sungguh ironis nasib yang dialami Warga Desa Mangunjaya, Kecamatan Tambun Selatan, Firiani. Ia bersama anaknya yang baru saja lahir tidak ...
Mahasiswa FIB USU Korban Pengeroyokan Satpam Masih Kritis
Sumatera Utara - Jumat, 20 Oktober 2017 - 22:31 WIB

Mahasiswa FIB USU Korban Pengeroyokan Satpam Masih Kritis

Setelah sempat terkenal brutal mengeroyok wartawan, kini oknum Satpam USU diduga kembali terlibat dalam tindak kekerasan.Seorang mahasiswa bernama Imanuel Silaban ...
Kapolda bersama Gubsu komitmen awasi penggunaan dana desa
Sumatera Utara - Jumat, 20 Oktober 2017 - 19:59 WIB

Kapolda bersama Gubsu komitmen awasi penggunaan dana desa

Kapolda Sumut Inspektur Jenderal Paulus Waterpauw bersama Gubsu Tengku Erry Nuradi menyatakan komitmennya bersama untuk mengawasi penggunaan dana desa yang ...
Hindari Konflik, Polisi dan TNI Senam Bareng
Jawa Barat - Jumat, 20 Oktober 2017 - 18:42 WIB

Hindari Konflik, Polisi dan TNI Senam Bareng

Anggota Kepolisian Resor Metropolitan Bekasi Kota dan Kodim 0507 BKS Bekasi, Jumat (20/10/2017), menggelar olah raga bersama. Kegiatan dilaksanakan di ...
Sah! APBD Perubahan Kota Bekasi Rp 5,7 Triliun
Jawa Barat - Jumat, 20 Oktober 2017 - 17:21 WIB

Sah! APBD Perubahan Kota Bekasi Rp 5,7 Triliun

Anggaran Pendapatan Belanja Daerah (APBD) Perubahan tahun 2017 Kota Bekasi resmi diketuk dalam rapat paripurna.Dalam rapat tersebut DPRD Kota ...