Sabtu, 16 Desember 2017 | 00.30 WIB
KiniNEWS>Regional>Jawa Barat>Kasus Oknum TNI AD Pemilik Sabu-Sabu Ditangani Denpom

Kasus Oknum TNI AD Pemilik Sabu-Sabu Ditangani Denpom

Reporter : Ardiansyah | Kamis, 24 Agustus 2017 - 20:28 WIB

IMG-6422

(Ilustrasi)

BEKASI, kini.co.id – Oknum anggota TNI AD berpangkat Serda berinisial S yang dibekuk pihak kepolisian Polres Metro Bekasi merupakan hasil pengembangan terhadap tersangka lain, yakni Ahyat yang lebih dulu diamankan di Kampung Buaran, Lambangsari, Tambun, Bekasi, Rabu (23/8) siang kemarin.

Dari penangkapan A itu, petugas yang menggeledah rumahnya berhasil menemukan narkoba jenis shabu seberat 50, 41 gram.

Berdasarkan pengakuannya, barang tersebut didapat dari seorang oknum TNI AD berinisial S yang tinggal di kawasan Cileungsi, Bogor.

Kapolrestro Bekasi Kombes Asep Adisaputra mengatakan pihaknya akan segera melimpahkan kasus penangkapan seorang oknum TNI Angkatan Darat berinisial S kepada Detasemen Polisi Militer Jaya II atas tuduhan kepemilikan sabu-sabu.

“Kasusnya sudah kita serahkan ke Denpom,” kata Asep di Bekasi, Kamis (24/8)

Asep menjelaskan oknum aparat TNI berpangkat Serda itu ditangkap jajaranya di salah satu tempat Pengisian Bahan Bakar Umum (SPBU) Margahayu, Jalan Cut Meutia, Bekasi Timur, Kota Bekasi pada Rabu (23/8) sore.

Penangkapan terhadap pelaku tersebut lanjut Asep atas laporan yang disampaikan tersangka lain yang lebih dahulu ditangkap pihaknya bernama Ahyat.

“Benar kasus ini kita yang pertama menangani, namun sudah dilimpahkan kasusnya ke Denpom untuk penanganan hukum lebih lanjut,” katanya.

Terpisah Kepala Pusat Penerangan Mabes TNI Mayjen Muryanto kepada wartawan membenarkan adanya peristiwa penangkapan terhadap anggotanya itu.

Dia mengakui, kasus penangkapan terhadap S ini merupakan kali kedua atas tuduhan kasus yang sama.

“Sekarang sedang diproses. Yang bersangkutan itu sebetulnya sudah dijatuhkan hukuman pemecatan, namun karena masih banding, yang bersangkutan masih aktif sebagai prajurit. Kita masih menghargai upaya pengajuan banding yang dilakukannya karena belum ada putusan hukum tetap,” tutupnya.[]

Editor: Rakisa

KOMENTAR ANDA
Berita Regional Terkini Lainnya
Panitia festival durian minta maaf, siap kembalikan uang tiket yang dibeli
Jawa Barat - Jumat, 15 Desember 2017 - 21:01 WIB

Panitia festival durian minta maaf, siap kembalikan uang tiket yang dibeli

Panitia festival durian Sindangwangi 2017 menyampaikan permintaan maafnya kepada publik atas ketidaknyamanan pelaksanaan festival pada, Sabtu (9/12) lalu.Permintaan maaf itu ...
Kota Bekasi Kebut Perekaman KTP-El
Jawa Barat - Jumat, 15 Desember 2017 - 20:18 WIB

Kota Bekasi Kebut Perekaman KTP-El

Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil Kota Bekasi kebut proses perekaman KTP Elektronik hingga akhir Desember 2017 ini.Hal ini menyusul adanya ...
Ratusan Siswa SDN 06 Bekasi Disuntik vaksin Difteri
Jawa Barat - Jumat, 15 Desember 2017 - 20:05 WIB

Ratusan Siswa SDN 06 Bekasi Disuntik vaksin Difteri

Ratusan siswa SDN 06 Setia Mekar menjadi target Puskesmas setempat melakukan imunisasi difteri. Hal ini dilakukan sebagai pencagahan dan menekan ...
Nekat Jebol Jendela Kontrakan, Dodi Bonyok Dihajar Warga
Jawa Barat - Jumat, 15 Desember 2017 - 19:26 WIB

Nekat Jebol Jendela Kontrakan, Dodi Bonyok Dihajar Warga

Salah seorang maling bonyok di keroyok massa ketika aksinya terpergoki oleh warga di Kontrakan Gang Painah RT 01/01, Kelurahan Pengasinan, ...
Alasan Anies Baswedan tarik dua raperda reklamasi dari DPRD
DKI Jakarta - Jumat, 15 Desember 2017 - 19:22 WIB

Alasan Anies Baswedan tarik dua raperda reklamasi dari DPRD

Pemerintah Provinsi DKI Jakarta menarik dua raperda dari DPRD, dua raperda tersebut adalah Rencana Zonasi Wilayah Pesisir dan Pulau-Pulau ...
2 Medali Emas Jadi Target PSTI Kota Bekasi di Porda Jabar
Jawa Barat - Jumat, 15 Desember 2017 - 19:03 WIB

2 Medali Emas Jadi Target PSTI Kota Bekasi di Porda Jabar

Persatuan Sepak Takraw Indonesia (PSTI) Kota Bekasi targetkan dua medali emas dalam gelaran Pekan Olahraga Daerah (Porda) Jawa Barat tahun ...