Sabtu, 21 Oktober 2017 | 02.46 WIB
KiniNEWS>Regional>Jawa Barat>Kasus Oknum TNI AD Pemilik Sabu-Sabu Ditangani Denpom

Kasus Oknum TNI AD Pemilik Sabu-Sabu Ditangani Denpom

Reporter : Ardiansyah | Kamis, 24 Agustus 2017 - 20:28 WIB

IMG-6422

(Ilustrasi)

BEKASI, kini.co.id – Oknum anggota TNI AD berpangkat Serda berinisial S yang dibekuk pihak kepolisian Polres Metro Bekasi merupakan hasil pengembangan terhadap tersangka lain, yakni Ahyat yang lebih dulu diamankan di Kampung Buaran, Lambangsari, Tambun, Bekasi, Rabu (23/8) siang kemarin.

Dari penangkapan A itu, petugas yang menggeledah rumahnya berhasil menemukan narkoba jenis shabu seberat 50, 41 gram.

Berdasarkan pengakuannya, barang tersebut didapat dari seorang oknum TNI AD berinisial S yang tinggal di kawasan Cileungsi, Bogor.

Kapolrestro Bekasi Kombes Asep Adisaputra mengatakan pihaknya akan segera melimpahkan kasus penangkapan seorang oknum TNI Angkatan Darat berinisial S kepada Detasemen Polisi Militer Jaya II atas tuduhan kepemilikan sabu-sabu.

“Kasusnya sudah kita serahkan ke Denpom,” kata Asep di Bekasi, Kamis (24/8)

Asep menjelaskan oknum aparat TNI berpangkat Serda itu ditangkap jajaranya di salah satu tempat Pengisian Bahan Bakar Umum (SPBU) Margahayu, Jalan Cut Meutia, Bekasi Timur, Kota Bekasi pada Rabu (23/8) sore.

Penangkapan terhadap pelaku tersebut lanjut Asep atas laporan yang disampaikan tersangka lain yang lebih dahulu ditangkap pihaknya bernama Ahyat.

“Benar kasus ini kita yang pertama menangani, namun sudah dilimpahkan kasusnya ke Denpom untuk penanganan hukum lebih lanjut,” katanya.

Terpisah Kepala Pusat Penerangan Mabes TNI Mayjen Muryanto kepada wartawan membenarkan adanya peristiwa penangkapan terhadap anggotanya itu.

Dia mengakui, kasus penangkapan terhadap S ini merupakan kali kedua atas tuduhan kasus yang sama.

“Sekarang sedang diproses. Yang bersangkutan itu sebetulnya sudah dijatuhkan hukuman pemecatan, namun karena masih banding, yang bersangkutan masih aktif sebagai prajurit. Kita masih menghargai upaya pengajuan banding yang dilakukannya karena belum ada putusan hukum tetap,” tutupnya.[]

Editor: Rakisa

KOMENTAR ANDA
Berita Regional Terkini Lainnya
Aiptu Martua Sigalingging kalah duel dengan dua terduga teroris
Sumatera Utara - Sabtu, 21 Oktober 2017 - 01:09 WIB

Aiptu Martua Sigalingging kalah duel dengan dua terduga teroris

Kepolisian Daerah Sumatera Utara (Polda Sumut) menggelar rekonstruksi aksi teror penyerangan Pos Jaga Pintu 3 Mapolda, Jumat (20/10).Reka ulang yang ...
Tolong! Warga Bekasi Ini Ditahan RS Fatmawati
Jawa Barat - Jumat, 20 Oktober 2017 - 23:17 WIB

Tolong! Warga Bekasi Ini Ditahan RS Fatmawati

Sungguh ironis nasib yang dialami Warga Desa Mangunjaya, Kecamatan Tambun Selatan, Firiani. Ia bersama anaknya yang baru saja lahir tidak ...
Mahasiswa FIB USU Korban Pengeroyokan Satpam Masih Kritis
Sumatera Utara - Jumat, 20 Oktober 2017 - 22:31 WIB

Mahasiswa FIB USU Korban Pengeroyokan Satpam Masih Kritis

Setelah sempat terkenal brutal mengeroyok wartawan, kini oknum Satpam USU diduga kembali terlibat dalam tindak kekerasan.Seorang mahasiswa bernama Imanuel Silaban ...
Kapolda bersama Gubsu komitmen awasi penggunaan dana desa
Sumatera Utara - Jumat, 20 Oktober 2017 - 19:59 WIB

Kapolda bersama Gubsu komitmen awasi penggunaan dana desa

Kapolda Sumut Inspektur Jenderal Paulus Waterpauw bersama Gubsu Tengku Erry Nuradi menyatakan komitmennya bersama untuk mengawasi penggunaan dana desa yang ...
Hindari Konflik, Polisi dan TNI Senam Bareng
Jawa Barat - Jumat, 20 Oktober 2017 - 18:42 WIB

Hindari Konflik, Polisi dan TNI Senam Bareng

Anggota Kepolisian Resor Metropolitan Bekasi Kota dan Kodim 0507 BKS Bekasi, Jumat (20/10/2017), menggelar olah raga bersama. Kegiatan dilaksanakan di ...
Sah! APBD Perubahan Kota Bekasi Rp 5,7 Triliun
Jawa Barat - Jumat, 20 Oktober 2017 - 17:21 WIB

Sah! APBD Perubahan Kota Bekasi Rp 5,7 Triliun

Anggaran Pendapatan Belanja Daerah (APBD) Perubahan tahun 2017 Kota Bekasi resmi diketuk dalam rapat paripurna.Dalam rapat tersebut DPRD Kota ...