Kamis, 23 November 2017 | 14.34 WIB
KiniNEWS>Regional>Sumatera Utara>Nunggak Uang Sewa, Pusat Kuliner Merdeka Walk Medan Diminta Tutup

Nunggak Uang Sewa, Pusat Kuliner Merdeka Walk Medan Diminta Tutup

Reporter : Nur Fatimah | Rabu, 23 Agustus 2017 - 15:40 WIB

IMG-6405

Merdeka Walk. (Ist)

Medan, kini.co.id – Keterbatasan ruang terbuka hijau (RTH) di Kota Medan menjadi perhatian anggota legislatif.

Hal ini mengingat semakin menyempitnya RTH seiring berdirinya bangunan di ibukota Provinsi Sumut tersebut.

Selain itu taman yang merupakan RTH hanya sedikit tersedia, malah sebagian arealnya juga berdiri berbagai bangunan.

Di Lapangan Merdeka misalnya, sebagian areal berdiri bangunan permanen dan semi permanen sebagai pusat jajanan seperti kedai kopi hingga gerai Mc Donald di bawah pengelola Merdeka Walk.

Terlebih, pengelola Merdeka Walk yakni PT Orange Indonesia Mandiri (PT OIM) belum membayar sewa tanah kepada Pemko Medan sebanyak Rp1,9 T.

Untuk itu DPRD Medan meminta Merdeka Walk ditutup dan bangunannya segera dibongkar.

Demikian dikatakan Boydo Panjaitan yang juga Ketua Komisi C DPRD Medan ketika menyampaikan pendapat saat menggelar Rapat paripurna pemandangan umum fraksi fraksi DPRD Kota Medan, Rabu (23/8/2017).

“Kerjasama Pemko Medan dengan PT OIM sebagaimana ya g tertuang surat perjanjian No 511.3/11297 dan 007/OIM/VII/2004 Tertanggal 27 Juli 2004 perihal pengelolan lokasi sisi barat lapangan merdeka didesak supaya ditinjau kembali dan segera ditutup,” terangnya.

Ditambahkan, Fraksi PDIP DPRD Medan menilai kerjasama itu tidak berpengaruh terhadap peningkatan penerimaan Pendapatan Asli Daerah (PAD) dari pos retribusi daerah.

Editor: Fatimah

KOMENTAR ANDA
Berita Regional Terkini Lainnya
Aset Bank Syariah di Sumut Capai Rp13,01 Triliun
Sumatera Utara - Kamis, 23 November 2017 - 09:14 WIB

Aset Bank Syariah di Sumut Capai Rp13,01 Triliun

Perkembangan bank syariah di Sumatera Utara cukup menggembirakan. Dengan banyaknya sosialisasi yang dilakukan, masyarakat pun mulai menerapkan perekonomian syariah dalam ...
PLTSa Kota Bekasi Target 2500 Ton Sampah hasilkan Listrik 34 Megawatt
Jawa Barat - Rabu, 22 November 2017 - 22:15 WIB

PLTSa Kota Bekasi Target 2500 Ton Sampah hasilkan Listrik 34 Megawatt

Kementerian Lingkungan Hidup dan Kehutanan (KLHK) mendorong percepatan proyek Pembangkit Listrik Tenaga Sampah (PLTSa) milik Pemkot Bekasi. Selain mengurai sampah, ...
Pemkot Diminta Gaungkan Kembali Sejarah dan Budaya Bekasi
Jawa Barat - Rabu, 22 November 2017 - 22:12 WIB

Pemkot Diminta Gaungkan Kembali Sejarah dan Budaya Bekasi

Pemerintah Kota Bekasi diminta menggaungkan kembali sejarah dan budaya Bekasi ke tengah-tengah masyarakat. Aparatur pemerintah harus lebih peduli dengan keberadaan ...
PLTSa Diproyeksikan Beroperasi Akhir Tahun 2017
Jawa Barat - Rabu, 22 November 2017 - 22:09 WIB

PLTSa Diproyeksikan Beroperasi Akhir Tahun 2017

Proyek Pembangkit Listrik Tenaga Sampah atau PLTSa Sumur Batu di Kecamatan Bantargebang ditergetkan rampung dan mulai dioperasikan pada akhir tahun ...
140 Pengaduan Masuk ke OJK Sumbagut, Perbankan Mendominasi
Sumatera Utara - Rabu, 22 November 2017 - 17:16 WIB

140 Pengaduan Masuk ke OJK Sumbagut, Perbankan Mendominasi

Direktur Pengawasan Perbankan OJK KR5 Sumbagut Mulyanto mengatakan, hingga November 2017, ada 140 pengaduan yang diterima pihaknya. "Untuk jenis pengaduan ...
Banyak Penipuan, OJK: Investasi Harus Legal dan Logis
Sumatera Utara - Rabu, 22 November 2017 - 17:11 WIB

Banyak Penipuan, OJK: Investasi Harus Legal dan Logis

Otoritas Jasa Keuangan (OJK) KR 5 Sumbagut tetap melakukan pengawasan terhadap investasi yang tidak sesuai aturan dan merugikan orang lain.Untuk ...