Kamis, 23 November 2017 | 14.27 WIB
KiniNEWS>Regional>Jawa Barat>Polisi Ringkus Tiga Pencuri Minimarket

Polisi Ringkus Tiga Pencuri Minimarket

Reporter : Ardiansyah | Rabu, 23 Agustus 2017 - 00:23 WIB

IMG-6399

Polisi memaparkan hasil pengungkapan pencurian minimarket, tiga kawanan pencuri yang beraksi di sebuah minimarket di wilayah Tambun Selatan, Sabtu (19/8) lalu pukul 14.00 WIB. Mereka berinisial, SS, FS dan PN. KiniNews/Ardianysah.

BEKASI, kini.co.id – Kepolisian Resor Metropolitan Bekasi, meringkus tiga kawanan pencuri yang beraksi di sebuah minimarket di wilayah Tambun Selatan, Sabtu (19/8) lalu pukul 14.00 WIB. Mereka berinisial, SS, FS dan PN

Penangkapan tiga tersangka merupakan buntut dari pelaporan warga soal adanya tindak pidana pencurian di lokasi tempat kejadian perkara (TKP) pada Sabtu, (10/8) belum lama ini.

“Anggota lalu mendalami kasus itu, dan mendapatkan ciri-ciri para pelaku,” kata Kapolrestro Bekasi, Komisaris Besar Asep Adi Saputra, Selasa (22/8) kepada awak media.

Asep menerangkan, mulanya, petugas mengamankan pelaku berinisial SS disebuah bengkel tambal ban di Graha Kalimas I, Kelurahan Jatimulya, Tambun Selatan.

“SS diamankan berikut barang buktinya satu unit mobil Toyota Avanza warna silver yang didalamnya terdapat berbagai macam bungkus rokok hasil kejahatan dan terdapat gunting besi, linggis dan obeng,” terang dia.

Dari situ, petugas melakukan penyidikan dan pengembangan lebih dalam hingga pelaku lain berinisal FS berhasil diamankan di Desa Citarik, Cikarang Timur.

Rupanya, FS mengaku kalau aksi kejahatannya itu juga bersama dengan PN. Tidak lama, PN berhasil diamankan di Perum Graha Asri, Desa Simpangan, Cikarang Utara.

“Kita amankan berikut hasil kejahatannya seperti TV, Speaker Aktif, berbagai macam shampo berbagai macam rokok dan sebo (penutup wajah),” jelasnya.

Kepada penyidik, ternyata para pelaku sudah melakukan aksinya sebanyak tiga kali yakn, di wilayah Tegal Gede, Cibatu dan Citarik.

“Caranya sama, dengan cara merusak gembok dengan menggunakan gunting besi lalu mencongkel pintu kaca menggunakan obeng,” tandas Asep.

Untuk mempertanggungjawabkan perbuatannya, para pelaku dikenai pasal 363 KUHPidana dengan ancaman hukuman 7 tahun penjara. []

Editor: Rakisa

KOMENTAR ANDA
Berita Regional Terkini Lainnya
Aset Bank Syariah di Sumut Capai Rp13,01 Triliun
Sumatera Utara - Kamis, 23 November 2017 - 09:14 WIB

Aset Bank Syariah di Sumut Capai Rp13,01 Triliun

Perkembangan bank syariah di Sumatera Utara cukup menggembirakan. Dengan banyaknya sosialisasi yang dilakukan, masyarakat pun mulai menerapkan perekonomian syariah dalam ...
PLTSa Kota Bekasi Target 2500 Ton Sampah hasilkan Listrik 34 Megawatt
Jawa Barat - Rabu, 22 November 2017 - 22:15 WIB

PLTSa Kota Bekasi Target 2500 Ton Sampah hasilkan Listrik 34 Megawatt

Kementerian Lingkungan Hidup dan Kehutanan (KLHK) mendorong percepatan proyek Pembangkit Listrik Tenaga Sampah (PLTSa) milik Pemkot Bekasi. Selain mengurai sampah, ...
Pemkot Diminta Gaungkan Kembali Sejarah dan Budaya Bekasi
Jawa Barat - Rabu, 22 November 2017 - 22:12 WIB

Pemkot Diminta Gaungkan Kembali Sejarah dan Budaya Bekasi

Pemerintah Kota Bekasi diminta menggaungkan kembali sejarah dan budaya Bekasi ke tengah-tengah masyarakat. Aparatur pemerintah harus lebih peduli dengan keberadaan ...
PLTSa Diproyeksikan Beroperasi Akhir Tahun 2017
Jawa Barat - Rabu, 22 November 2017 - 22:09 WIB

PLTSa Diproyeksikan Beroperasi Akhir Tahun 2017

Proyek Pembangkit Listrik Tenaga Sampah atau PLTSa Sumur Batu di Kecamatan Bantargebang ditergetkan rampung dan mulai dioperasikan pada akhir tahun ...
140 Pengaduan Masuk ke OJK Sumbagut, Perbankan Mendominasi
Sumatera Utara - Rabu, 22 November 2017 - 17:16 WIB

140 Pengaduan Masuk ke OJK Sumbagut, Perbankan Mendominasi

Direktur Pengawasan Perbankan OJK KR5 Sumbagut Mulyanto mengatakan, hingga November 2017, ada 140 pengaduan yang diterima pihaknya. "Untuk jenis pengaduan ...
Banyak Penipuan, OJK: Investasi Harus Legal dan Logis
Sumatera Utara - Rabu, 22 November 2017 - 17:11 WIB

Banyak Penipuan, OJK: Investasi Harus Legal dan Logis

Otoritas Jasa Keuangan (OJK) KR 5 Sumbagut tetap melakukan pengawasan terhadap investasi yang tidak sesuai aturan dan merugikan orang lain.Untuk ...