Kamis, 23 November 2017 | 14.24 WIB
KiniNEWS>Regional>Sumatera Utara>Duh, Usul Masalah Papan Reklame Medan Dilaporkan ke KPK Dicuekin Pansus

Duh, Usul Masalah Papan Reklame Medan Dilaporkan ke KPK Dicuekin Pansus

Reporter : Nur Fatimah | Selasa, 22 Agustus 2017 - 14:46 WIB

IMG-6396

Ilustrasi

Medan, kini.co.id – Persoalan papan reklame di Kota Medan masih belum teratasi dengan maksimal. Meski sudah menumbangkan beberapa, masih banyak papan reklame yang berdiri kokoh yang diduga tidak menyetor secara resmi ke Pemko Medan.

Hal tersebut terungkap dalam rapat finalisasi Panitia Khusus (Pansus) Reklame DPRD Medan.

Rapat tersebut diwarnai berbagai interupsi dari sejumlah anggota dewan.

Salahsatunya, anggota DPRD Medan dari Fraksi PDIP Paul Mei Simanjuntak.

Paul mengusulkan agar kerugian negara dari papan reklame yang disebut-sebut mencapai Rp100 miliar dilaporkan ke Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK).

“Saya mengusulkan perlu laporan ke KPK. Logikanya seperti ini, tak mungkin reklame berdiri tegak tapi tak memberikan setoran kepada pemerintah,” ucap Paul usai rapat pansus, Senin (21/8/2017).

Dalam rapat pun Paul terlihat berulang-ulang menyarankan hal ini.

Sayangnya, usulnya tidak kunjung disepakati oleh anggota dewan yang hadir dalam forum tersebut.

“Mau apa kita bilang? Keputusan pansus bukan keputusan pribadi, harus keputusan bersama,” sambungnya.

Untuk diketahui, pansus reklame sudah dibentuk sejak 2015, akibat maraknya papan reklame ilegal target pendapatan asli daerah (PAD) tak tercapai hingga Rp100 miliar.

Diduga banyak papan reklame yang berdiri tanpa izin dan tanpa setoran yang jelas ke Pendapatan Asli Daerah (PAD) Medan.

Rapat Pansus Reklame dipimpin langsung oleh Ketua Pansus Landen Marbun dan turut dihadiri Godfried Effendi Lubis, Daniel Pinem, Paul Mei Simanjuntak, Beston Sinaga dan Ilhamsyah.

Editor: Fatimah

KOMENTAR ANDA
Berita Regional Terkini Lainnya
Aset Bank Syariah di Sumut Capai Rp13,01 Triliun
Sumatera Utara - Kamis, 23 November 2017 - 09:14 WIB

Aset Bank Syariah di Sumut Capai Rp13,01 Triliun

Perkembangan bank syariah di Sumatera Utara cukup menggembirakan. Dengan banyaknya sosialisasi yang dilakukan, masyarakat pun mulai menerapkan perekonomian syariah dalam ...
PLTSa Kota Bekasi Target 2500 Ton Sampah hasilkan Listrik 34 Megawatt
Jawa Barat - Rabu, 22 November 2017 - 22:15 WIB

PLTSa Kota Bekasi Target 2500 Ton Sampah hasilkan Listrik 34 Megawatt

Kementerian Lingkungan Hidup dan Kehutanan (KLHK) mendorong percepatan proyek Pembangkit Listrik Tenaga Sampah (PLTSa) milik Pemkot Bekasi. Selain mengurai sampah, ...
Pemkot Diminta Gaungkan Kembali Sejarah dan Budaya Bekasi
Jawa Barat - Rabu, 22 November 2017 - 22:12 WIB

Pemkot Diminta Gaungkan Kembali Sejarah dan Budaya Bekasi

Pemerintah Kota Bekasi diminta menggaungkan kembali sejarah dan budaya Bekasi ke tengah-tengah masyarakat. Aparatur pemerintah harus lebih peduli dengan keberadaan ...
PLTSa Diproyeksikan Beroperasi Akhir Tahun 2017
Jawa Barat - Rabu, 22 November 2017 - 22:09 WIB

PLTSa Diproyeksikan Beroperasi Akhir Tahun 2017

Proyek Pembangkit Listrik Tenaga Sampah atau PLTSa Sumur Batu di Kecamatan Bantargebang ditergetkan rampung dan mulai dioperasikan pada akhir tahun ...
140 Pengaduan Masuk ke OJK Sumbagut, Perbankan Mendominasi
Sumatera Utara - Rabu, 22 November 2017 - 17:16 WIB

140 Pengaduan Masuk ke OJK Sumbagut, Perbankan Mendominasi

Direktur Pengawasan Perbankan OJK KR5 Sumbagut Mulyanto mengatakan, hingga November 2017, ada 140 pengaduan yang diterima pihaknya. "Untuk jenis pengaduan ...
Banyak Penipuan, OJK: Investasi Harus Legal dan Logis
Sumatera Utara - Rabu, 22 November 2017 - 17:11 WIB

Banyak Penipuan, OJK: Investasi Harus Legal dan Logis

Otoritas Jasa Keuangan (OJK) KR 5 Sumbagut tetap melakukan pengawasan terhadap investasi yang tidak sesuai aturan dan merugikan orang lain.Untuk ...