Rabu, 20 September 2017 | 00.00 WIB
KiniNEWS>Regional>Jawa Barat>Ganjil Genap di Tol Japek Diberlakukan, Ini Kata Dishub Bekasi

Ganjil Genap di Tol Japek Diberlakukan, Ini Kata Dishub Bekasi

Reporter : Ardiansyah | Senin, 21 Agustus 2017 - 14:26 WIB

IMG-6388

perubahan arus lalulintas. (kininews/ist)

Bekasi, kini.co.id – Wacana Badan Pengelola Transportasi Jabodetabek (BPTJ) menerapkan sistem ganjil genap di ruas Jalan Tol Jakarta-Cikampek mendapatkan tanggapan negatif.

BTJP memberlakukan sistem itu, dengan alasan agar dapat mengurai kepadatan yang terjadi di ruas Tol Jakarta-Cikampek hingga 50 persen.

Mengingat, saat ini, ada tiga megaproyek besar yang Jalan Tol Jakarta-Cikampek. Adalah, Light Rail Transit (LRT), Mass Rapid Transit (MRT) dan Tol Elevated.

“Mengatasi kemacetan tidak semudah dengan wacananya,” kata Kepala Dinas Perhubungan Kota Bekasi, Yayan Yuliana, Senin (21/8/2017).

Yayan mengaku kalau saat ini pihaknya memikirkan dampak yang ditimbulkan jika wacana penerapan ganjil genap di Tol Jakarta-Cikampek diberlakukan.

Menurut dia, yang paling terkena imbasnya, ialah ruas jalan arteri yaitu sepanjang KH-Noer Ali-Kalimalang.

Jalur tersebut merupakan jalan menuju ke Jakarta yang biasa digunakan masyarakat baik pengguna sepeda motor maupun mobil.

“Itu adalah Jalur alternatif menuju DKI Jakarta yang memang banyak digunakan pengguna jalan,” kata Yayan.

Sementara di ruas jalan tersebut kini terjadi penyempitan karena adanya sejumlah proyek, seperti pembangunan Tol Bekasi-Cawang-Kampung Melayu, dimana harus ada pengalihan arus sepanjang 600 meter di Bekasi Barat.

“Belum lagi ada penyempitan karena pengerjaan turap Kalimalang,” tutur Yayan.

Ihwal permintaan BPTJ yang meminta Bekasi menyiapkan kantong parkir di sekitar ruas jalan tol, Yayan enggan berkomentar. Saat ini, kata dia, pihaknya masih fokus melakukan kajian atas rencana dari BPTJ tersebut.

Editor: Fatimah

KOMENTAR ANDA
Berita Regional Terkini Lainnya
Diguyur hujan, peserta jalan sehat Haornas Labura tetap antusias
Sumatera Utara - Selasa, 19 September 2017 - 19:00 WIB

Diguyur hujan, peserta jalan sehat Haornas Labura tetap antusias

Antusias peserta dalam mengikuti gerak jalan santai memperingati Hari Olahraga Nasional (HAORNAS) tak bisa terbendung walaupun hujan mengguyur deras mereka ...
Tengku Erry dicoret, PAN usulkan Eddy dan JR Saragih sebagai balongub Sumut
Sumatera Utara - Selasa, 19 September 2017 - 18:41 WIB

Tengku Erry dicoret, PAN usulkan Eddy dan JR Saragih sebagai balongub Sumut

Nama Tengku Erry Nuradi dicoret sebagai bakal calon gubernur pada Pilgub Sumut 2018 mendatang oleh Partai Amanat Nasional (PAN) Sumatera ...
Densus 88 geledah rumah terduga teroris IM di Majalengka
Jawa Barat - Selasa, 19 September 2017 - 18:21 WIB

Densus 88 geledah rumah terduga teroris IM di Majalengka

Tim gabungan Densus 88 Mabes Polri, Tim Specialis Respon Tystim (SRT) Polres Cirebn Kota, tim Polres Majalengka melakukan penggeledahan terhadap ...
Incar polisi, terduga teroris Cirebon satu jaringan dengan pelaku Bom Thamrin
Jawa Barat - Selasa, 19 September 2017 - 17:44 WIB

Incar polisi, terduga teroris Cirebon satu jaringan dengan pelaku Bom Thamrin

Terduga teroris IM (31) yang ditangkap sesaat sebelum kedatangan Presiden Jokowi dalam acara Festival Keraton Nusantara XI 2017 di Kota ...
Densus 88 amankan terduga teroris jaringan Aman Abdurrahman di Cirebon
Jawa Barat - Senin, 18 September 2017 - 20:31 WIB

Densus 88 amankan terduga teroris jaringan Aman Abdurrahman di Cirebon

Detasemen Khusus (Densus) 88 Antiteror Polri menangkap IM (33), warga Blok Juma'ah RT 002/012 Desa Burujul Wetan, Kecamatan Jatiwangi, Majalengka, ...
Tim saber pungli ciduk PNS kabupaten Bekasi
Jawa Barat - Senin, 18 September 2017 - 19:22 WIB

Tim saber pungli ciduk PNS kabupaten Bekasi

Salah seorang staff pada Dinas Penanaman Modal dan Perizinan Terpadu Satu Pintu (DPMPTSP) Kabupaten Bekasi, terjaring operasi tangkap tangan (OTT) ...