Kamis, 23 November 2017 | 14.33 WIB
KiniNEWS>Regional>Jawa Barat>Kejar Angkutan Elf Ugal-ugalan, Bus Karyawan Terguling

Kejar Angkutan Elf Ugal-ugalan, Bus Karyawan Terguling

Reporter : Ardiansyah | Senin, 21 Agustus 2017 - 11:20 WIB

IMG-6384

Bus karyawan terguling. (KiniNews/Ardiansyah)

Bekasi, kini.co.id – Bus angkutan karyawan pabrik bernomor plat kendaraan B7212 TAA terguling di perempatan jalan lapangan Multiguna, Margahayu, Bekasi Timur, Senin (21/8/2017) pagi sekitar pukul 05:00 WIB.

Akibatnya, jalanan di sekitar lokasi sempat mengalami kemacetan cukup panjang dari arah Duren Jaya dan dari arah Rawa Semut.

Suryanto selaku bagian pengendalian pada Dinas perhubungan Kota Bekasi mengatakan, awal mula kejadian mini bus tersenggol oleh angkutan umum jenis elf di Jalan Rawa Semut. Informasi dari warga, kata dia, angkutan elf bawa lajunya kendaraan ugal ugalan.

“Jadi, awalnya mobil mini bus ini kesenggol sama elf. Sempat terjadi cekcok mulut. Lalu, sopir mini bus ini berniat mengejar, sesampai di perempatan lapangan Multiguna hilang kendali pas nikung langsung terguling,” jelas dia.

Menurut, Suryanto, mini bus yang terguling rencananya akan menjemput karyawan pabrik di bilangan Cililitan, Jakarta Timur. Sementara, angkutan umum jenis elf yang dikejar oleh mini bus angkutan ini karyawan yang naas ini melarikan diri.

“Sopir elf yang dikejar kabur. Untungnya gak ada korban jiwa karena kondisi bus kosong baru mau jemput penumpang,” jelas dia.

Sementara itu, Supriyanto, sopir minibus yang terguling menceritakan, awalnya di depannya ada angkutan elf yang di pikir dia bakal belok ke kiri karena sudah memberikan tanda lampu sen belok kiri, namun malah justru berbelok ke kanan.

“Saya pikir mobil elf itu mau belok kiri, nggak taunya ke kanan. Elf itu ugal ugalan bawanya, bagian kiri belakang bis saya kena serempet jadi saya coba kejar tapi malah gak dapet pas di tikungan malah terguling,” terang dia.

Sekadar diinformasikan, saat ini kendaraan mini bus angkutan karyawan yang terguling sudah di evakuasi sekitar pukul 09:30WIB dan dibawa ke pull bis di bilangan Tambun, Kabupaten Bekasi oleh kendaraan derek milik Dinas Perhubungan Kota Bekasi.

Editor: Fatimah

KOMENTAR ANDA
Berita Regional Terkini Lainnya
Aset Bank Syariah di Sumut Capai Rp13,01 Triliun
Sumatera Utara - Kamis, 23 November 2017 - 09:14 WIB

Aset Bank Syariah di Sumut Capai Rp13,01 Triliun

Perkembangan bank syariah di Sumatera Utara cukup menggembirakan. Dengan banyaknya sosialisasi yang dilakukan, masyarakat pun mulai menerapkan perekonomian syariah dalam ...
PLTSa Kota Bekasi Target 2500 Ton Sampah hasilkan Listrik 34 Megawatt
Jawa Barat - Rabu, 22 November 2017 - 22:15 WIB

PLTSa Kota Bekasi Target 2500 Ton Sampah hasilkan Listrik 34 Megawatt

Kementerian Lingkungan Hidup dan Kehutanan (KLHK) mendorong percepatan proyek Pembangkit Listrik Tenaga Sampah (PLTSa) milik Pemkot Bekasi. Selain mengurai sampah, ...
Pemkot Diminta Gaungkan Kembali Sejarah dan Budaya Bekasi
Jawa Barat - Rabu, 22 November 2017 - 22:12 WIB

Pemkot Diminta Gaungkan Kembali Sejarah dan Budaya Bekasi

Pemerintah Kota Bekasi diminta menggaungkan kembali sejarah dan budaya Bekasi ke tengah-tengah masyarakat. Aparatur pemerintah harus lebih peduli dengan keberadaan ...
PLTSa Diproyeksikan Beroperasi Akhir Tahun 2017
Jawa Barat - Rabu, 22 November 2017 - 22:09 WIB

PLTSa Diproyeksikan Beroperasi Akhir Tahun 2017

Proyek Pembangkit Listrik Tenaga Sampah atau PLTSa Sumur Batu di Kecamatan Bantargebang ditergetkan rampung dan mulai dioperasikan pada akhir tahun ...
140 Pengaduan Masuk ke OJK Sumbagut, Perbankan Mendominasi
Sumatera Utara - Rabu, 22 November 2017 - 17:16 WIB

140 Pengaduan Masuk ke OJK Sumbagut, Perbankan Mendominasi

Direktur Pengawasan Perbankan OJK KR5 Sumbagut Mulyanto mengatakan, hingga November 2017, ada 140 pengaduan yang diterima pihaknya. "Untuk jenis pengaduan ...
Banyak Penipuan, OJK: Investasi Harus Legal dan Logis
Sumatera Utara - Rabu, 22 November 2017 - 17:11 WIB

Banyak Penipuan, OJK: Investasi Harus Legal dan Logis

Otoritas Jasa Keuangan (OJK) KR 5 Sumbagut tetap melakukan pengawasan terhadap investasi yang tidak sesuai aturan dan merugikan orang lain.Untuk ...