Kamis, 23 November 2017 | 14.25 WIB
KiniNEWS>Regional>Jawa Barat>Tiga Bakal Cabup/Cawabup PKB Majalengka Akan Diuji Kelayakan di DPP

Tiga Bakal Cabup/Cawabup PKB Majalengka Akan Diuji Kelayakan di DPP

Reporter : Yudi | Minggu, 20 Agustus 2017 - 15:05 WIB

IMG-6375

DPC PKB Majalengka menggelar Muspimcab dengan agenda penyampaian visi dan misi bacal calon bupati/wakil bupati untuk Pilkada 2018. KiniNews/Dok.

MAJALENGKA, kini.co.id – Tiga kandidat bakal calon bupati (Cabup) yang mendaftar di DPC Partai Kebangkitan Bangsa (PKB) Majalengka, Jawa Barat, akan menjalani uji kelayakan sebagai syarat untuk mendapatkan rekomendasi dari DPP PKB.

Sebelumnya ketiganya yang berlatar belakang pengusaha itu, yakni Moch Ramdhani, Taufan Ansyar, Maman Suherman menyampaikan visi dan misinya dalam Musyawarah Piminan Cabang (Muspimcab) yang dihadiri seluruh Pimpinan Anak Cabang (PAC), badan otonom beberapa waktu lalu.

Dalam penyampaian visi dan misinya yang dinilai oleh peserta dan para penelis namun tidak langsung diumumkan ketiganya masing-masing meraih dukungan yaitu Taufan Ansyar sebanyak 6.028 atau 52,92 persen, kemudian Moch Ramdhani sebanyak 5.421 atau 34,17 persen dan Maman Suherman meraih 4.133 atau 12,88 persen.

“Proses penjaringan bakal calon bupati/wakil bupati memasuki tahap `fit and propertest`. Uji kelayakan dan kepatutan bagi bakal calon akan dilakukan langsung oleh tim khusus di DPP PKB Senin besok,” ungkap Ketua Desk Pilkada DPC PKB Majalengka Cecep Soleh Soemantri kepada kini.co.id, Minggu (20/8).

Abah Cecep, panggilan Cecep yang juga Sekretaris DPC PKB Majalengka ini mengaku belum bisa memastikan soal siapa yang bakal direkomondasi DPP.

Pasalnya, penentuan calon bupati/wakil bupati domainnya pengurus DPP.

“Penentuan siapa namanya menjadi ranah teman-teman PKB di pusat,” tambahnya.

Sementara itu menanggapi adanya dukungan sejumlah internal yang mengarah kepada sosok KH Maman Imanulhaq yang juga anggota DPR Fraksi PKB serta pengurus DPP.

Abah Cecep enggan berkomentar jauh, karena kemungkinan Kyai Maman atau siapa untuk mendapatkan rekomendasi PKB itu pun menjadi hak DPP. []

Editor: Rakisa

KOMENTAR ANDA
Berita Regional Terkini Lainnya
Aset Bank Syariah di Sumut Capai Rp13,01 Triliun
Sumatera Utara - Kamis, 23 November 2017 - 09:14 WIB

Aset Bank Syariah di Sumut Capai Rp13,01 Triliun

Perkembangan bank syariah di Sumatera Utara cukup menggembirakan. Dengan banyaknya sosialisasi yang dilakukan, masyarakat pun mulai menerapkan perekonomian syariah dalam ...
PLTSa Kota Bekasi Target 2500 Ton Sampah hasilkan Listrik 34 Megawatt
Jawa Barat - Rabu, 22 November 2017 - 22:15 WIB

PLTSa Kota Bekasi Target 2500 Ton Sampah hasilkan Listrik 34 Megawatt

Kementerian Lingkungan Hidup dan Kehutanan (KLHK) mendorong percepatan proyek Pembangkit Listrik Tenaga Sampah (PLTSa) milik Pemkot Bekasi. Selain mengurai sampah, ...
Pemkot Diminta Gaungkan Kembali Sejarah dan Budaya Bekasi
Jawa Barat - Rabu, 22 November 2017 - 22:12 WIB

Pemkot Diminta Gaungkan Kembali Sejarah dan Budaya Bekasi

Pemerintah Kota Bekasi diminta menggaungkan kembali sejarah dan budaya Bekasi ke tengah-tengah masyarakat. Aparatur pemerintah harus lebih peduli dengan keberadaan ...
PLTSa Diproyeksikan Beroperasi Akhir Tahun 2017
Jawa Barat - Rabu, 22 November 2017 - 22:09 WIB

PLTSa Diproyeksikan Beroperasi Akhir Tahun 2017

Proyek Pembangkit Listrik Tenaga Sampah atau PLTSa Sumur Batu di Kecamatan Bantargebang ditergetkan rampung dan mulai dioperasikan pada akhir tahun ...
140 Pengaduan Masuk ke OJK Sumbagut, Perbankan Mendominasi
Sumatera Utara - Rabu, 22 November 2017 - 17:16 WIB

140 Pengaduan Masuk ke OJK Sumbagut, Perbankan Mendominasi

Direktur Pengawasan Perbankan OJK KR5 Sumbagut Mulyanto mengatakan, hingga November 2017, ada 140 pengaduan yang diterima pihaknya. "Untuk jenis pengaduan ...
Banyak Penipuan, OJK: Investasi Harus Legal dan Logis
Sumatera Utara - Rabu, 22 November 2017 - 17:11 WIB

Banyak Penipuan, OJK: Investasi Harus Legal dan Logis

Otoritas Jasa Keuangan (OJK) KR 5 Sumbagut tetap melakukan pengawasan terhadap investasi yang tidak sesuai aturan dan merugikan orang lain.Untuk ...