Rabu, 20 September 2017 | 00.02 WIB
KiniNEWS>Regional>Jawa Barat>Ratusan Angkot di Kota Bekasi Tak Layak

Ratusan Angkot di Kota Bekasi Tak Layak

Reporter : Ardiansyah | Jumat, 18 Agustus 2017 - 23:39 WIB

IMG-6369

Ilustrasi angkot di Bekasi Kota. Istimewa

BEKASI, kini.co.id

Sebanyak 755 mobil angkutan umum di Kota Bekasi dinyatakan belum melakukan pengujian kelayakan. Padahal pengujian itu penting untuk keselamatan penumpang dan barang yang diangkut.

Hal itu disampaikan Kepala Seksi Pengujian Sarana Dinas Perhubungan Kota Bekasi Sudarsono.

Ia menyebutkan dari total kendaraan angkutan di wilayah Bekasi yang setempat mencapai 5.000 unit, yang aktif dan dinyatakan layak hanya 4.245 unit, selebihnya dinilai tidak layak.

“Yang belum melakukan uji kelaikan 755 unit,” kata Sudarsono kepada wartawan di Bekasi, Jumat (18/8).

Dikatakannya dari 755 yang tidak aktif dan tak laik, paling banyak adalah jenis angkutan perkotaan (angkot), serta mobil kecil seperti pikap serta ada juga kendaraan besar dengan jumlah sumbu empat sampai lima.

“Ada beberapa alasan yang menyebabkan pemilik enggak menguji kelayakan, misalnya usia kendaraan sudah tua. Atau pemiliknya lalai karena malas,” tuturnya.

Padahal, lanjutnya sesuai dengan peraturan, kendaraan wajib menjalani uji kelayakan setiap enam bulan sekali.

“Uji kelayakan sangat penting karena menyangkut keselamatan penumpang dan barang,” kata Sudarsono.

Berdasarkan Peraturan Daerah Nomor 10 Tahun 2012, biaya uji kelayakan kendaraan hanya Rp 47.500.

Dinas Perhubungan siap jemput bola asalkan jumlah kendaraan yang diuji minimal 10 unit.

“Untuk menghindari praktik percaloan, diminta pemohon datang sendiri ke loket menyertakan identitas sesuai dengan kendaraan,” tuturnya.

Kepala Dinas Perhubungan Kota Bekasi Yayan Yuliana, menambahkan kendaraan angkutan orang dan barang yang melanggar uji kelayakan dikenakan sanksi tilang.

“Bukti KIR akan kami tahan. Jika tertangkap lagi, surat kendaraan sampai kendaraannya akan ditahan,” katanya.

Yayan mengatakan, pemilik angkutan umum bisa mengambil jika sudah menunaikan kewajibannya melakukan uji kelayakan.

Sebab, pengujian tersebut cukup penting karena rawan terjadi kecelakaan.

“Uji kelayakan untuk menekan angka kecelakaan lalu lintas mobil angkutan,” tegasnya. []

Editor: Rakisa

KOMENTAR ANDA
Berita Regional Terkini Lainnya
Diguyur hujan, peserta jalan sehat Haornas Labura tetap antusias
Sumatera Utara - Selasa, 19 September 2017 - 19:00 WIB

Diguyur hujan, peserta jalan sehat Haornas Labura tetap antusias

Antusias peserta dalam mengikuti gerak jalan santai memperingati Hari Olahraga Nasional (HAORNAS) tak bisa terbendung walaupun hujan mengguyur deras mereka ...
Tengku Erry dicoret, PAN usulkan Eddy dan JR Saragih sebagai balongub Sumut
Sumatera Utara - Selasa, 19 September 2017 - 18:41 WIB

Tengku Erry dicoret, PAN usulkan Eddy dan JR Saragih sebagai balongub Sumut

Nama Tengku Erry Nuradi dicoret sebagai bakal calon gubernur pada Pilgub Sumut 2018 mendatang oleh Partai Amanat Nasional (PAN) Sumatera ...
Densus 88 geledah rumah terduga teroris IM di Majalengka
Jawa Barat - Selasa, 19 September 2017 - 18:21 WIB

Densus 88 geledah rumah terduga teroris IM di Majalengka

Tim gabungan Densus 88 Mabes Polri, Tim Specialis Respon Tystim (SRT) Polres Cirebn Kota, tim Polres Majalengka melakukan penggeledahan terhadap ...
Incar polisi, terduga teroris Cirebon satu jaringan dengan pelaku Bom Thamrin
Jawa Barat - Selasa, 19 September 2017 - 17:44 WIB

Incar polisi, terduga teroris Cirebon satu jaringan dengan pelaku Bom Thamrin

Terduga teroris IM (31) yang ditangkap sesaat sebelum kedatangan Presiden Jokowi dalam acara Festival Keraton Nusantara XI 2017 di Kota ...
Densus 88 amankan terduga teroris jaringan Aman Abdurrahman di Cirebon
Jawa Barat - Senin, 18 September 2017 - 20:31 WIB

Densus 88 amankan terduga teroris jaringan Aman Abdurrahman di Cirebon

Detasemen Khusus (Densus) 88 Antiteror Polri menangkap IM (33), warga Blok Juma'ah RT 002/012 Desa Burujul Wetan, Kecamatan Jatiwangi, Majalengka, ...
Tim saber pungli ciduk PNS kabupaten Bekasi
Jawa Barat - Senin, 18 September 2017 - 19:22 WIB

Tim saber pungli ciduk PNS kabupaten Bekasi

Salah seorang staff pada Dinas Penanaman Modal dan Perizinan Terpadu Satu Pintu (DPMPTSP) Kabupaten Bekasi, terjaring operasi tangkap tangan (OTT) ...