Minggu, 19 November 2017 | 11.47 WIB
KiniNEWS>Regional>Jawa Barat>PDI-P Kota Bekasi Enggan Berkoalisi dengan Golkar

PDI-P Kota Bekasi Enggan Berkoalisi dengan Golkar

Reporter : Ardiansyah | Jumat, 18 Agustus 2017 - 23:26 WIB

IMG-6368

Ilustrasi bendera PDIP (Ist)

BEKASI, kini.co.id – Meski DPD DI-Perjuangan Jawa Barat menyatakan koalisi dengan Partai Golkar di 12 Kabupaten/Kota untuk menghadapi pilkada serentak.

Namun langkah itu belum sepenuhnya dituruti Kabupaten/Kota, seperti halnya DPC PDIP Kota Bekasi yang enggan berkoalisi dengan Partai Golkar pada Pilkada Kota Bekasi 2018 mendatang.

Wakil Ketua PDIP Kota Bekasi, Ricky Tambunan mengaku yakin jika partai besutan Megawati Soekarno Putri itu mampu memenangkan Pilkada, tanpa harus berkoalisi dengan partai berlambang beringin.

“Kita tidak ingin mengulang kesalahan yang sama dengan berkoalisi bersama Partai Golkar seperti pada Pilkada 2008 lalu,” ujar Ricky, Jumat (18/8).

Ricky menegaskan, PDIP yang memiliki 12 kursi di legislatif, dan itu sudah menjadi modal untuk mengusung calon pada Pilkada Kota Bekasi 2018.

“Buat apa harus mengemis ke Golkar. Justru, Rahmat Effendi yang harus meminta partner koalisi, karena kursi Golkar belum mencukupi untuk mengusung calon,” tegasnya.

Ia meyakini jika Rahmat Effendi sebagai calon petahana masih dapat dikalahkan pada perhelatan pesta demokrasi daerah lima tahunan itu.

“Dia (Rahmat Effendi) tidak kuat-kuat amat. Jelas, petahana pasti memiliki keuntungan, tapi pasti ada celah untuk dikalahakan. Jadi, kami yakin calon dari PDIP nanti akan mengalahkan petahana,” tegas dia.

Wakil sekretaris DPC PDIP Kota Bekasi, Denny Brata Affandi, mengungkapkan hingga kini belum ada intruksi apapun dari tingkat pusat untuk berkoalisi dengan Golkar di Kota Bekasi.

“Belum ada intruksi. Kalaupun di Golkar ada intruksi bisa saja. Tapi di PDIP belum ada sama sekali,” ungkap Brata sapaan akrabnya.

Menurutnya, DPP PDIP hanya mengintruksikan jika partai berlambang banteng itu harus menjalin komunikasi dengan partai politik lainnya, bukan hanya dengan Golkar.

“Kalau komunikasi dan penjajakan dengan parpol lain itu memang keharusan. Bukan hanya dengan Golkar. Dengan PPP, PAN, Demokrat, Hanura, Gerindra, PKS juga kita komunikasi,” tuturnya.

Brata melanjutkan, PDIP memiliki keuntungan dengan peraihan 12 kursi di DPRD. Jadi meskipun pada akhirnya tanpa koalispun tidak akan ada masalah.

“Tapi kita tetap berharap berkoalisi dengan sejumlah parpol. Tapi jika nanti tidak berkoalisipun kursi kita sudah memenuhi syarat untuk mengusung paslon,” tandasnya. []

Editor: Rakisa

KOMENTAR ANDA
Berita Regional Terkini Lainnya
Rukun Jurnalis Bekasi Adakan Diskusi, Ini yang Dibahas
Jawa Barat - Sabtu, 18 November 2017 - 21:32 WIB

Rukun Jurnalis Bekasi Adakan Diskusi, Ini yang Dibahas

Pembangunan Kota Bekasi yang sangat pesat dalam 20 tahun terakhir, khususnya dari sisi pembangunan fisik harus ditunjang dengan pembangunan sumber ...
Edy Rahmayadi diusung Gerindra jadi Cagub di Sumut
- Sabtu, 18 November 2017 - 19:56 WIB

Edy Rahmayadi diusung Gerindra jadi Cagub di Sumut

Partai Gerakan Indonesia Raya (Gerindra) resmi mengusung Pangkostrad Letnan Jenderal TNI Edy Rahmayadi sebagai calon gubernur Sumatera Utara dalam ...
Hingga tiga bulan kedepan, Pemprov DKI siaga bencana
DKI Jakarta - Sabtu, 18 November 2017 - 19:38 WIB

Hingga tiga bulan kedepan, Pemprov DKI siaga bencana

Untuk mengantisipasi kemungkinan terjadinya bencana di Ibu Kota Jakarta, khususnya bencana banjir pada musim penghujan. Pemerintah Provinsi (Pemprov) DKI Jakarta ...
Bahasa Lokal Sebagai Perekat Keberagaman Etnik
Sumatera Utara - Sabtu, 18 November 2017 - 15:03 WIB

Bahasa Lokal Sebagai Perekat Keberagaman Etnik

Mendukung upaya pemerintah dalam menggalakan kajian terhadap bahasa-bahasa lokal yang ada di Indonesia, Program Studi (Prodi) Magister Linguistik (PMSL) Fakultas ...
Tahun Depan, Pembangunan Persulukan Sibio-bio Dilanjutkan
Sumatera Utara - Sabtu, 18 November 2017 - 14:37 WIB

Tahun Depan, Pembangunan Persulukan Sibio-bio Dilanjutkan

Bupati Labuhanbatu Utara (Labura) H. Kharuddin Syah, SE bersama Camat Aek Natas Drs. Adlin Sinaga, M.Si mengunjungi jamaah persulukan di ...
Ketika Jokowi minta peserta Munas KAHMI beri  applause untuk Anies Baswedan
Sumatera Utara - Sabtu, 18 November 2017 - 11:50 WIB

Ketika Jokowi minta peserta Munas KAHMI beri applause untuk Anies Baswedan

Presiden Jokowi meminta Alumni Himpunan Mahasiswa Islam memberikan applause untuk Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan yang menghadiri Musyawarah Nasional Korps Alumni Himpunan Mahasiswa ...