Kamis, 23 November 2017 | 14.33 WIB
KiniNEWS>Regional>DKI Jakarta>Larangan Sepeda Motor Masuk Sudirman Mulai Berlaku Akhir September

Larangan Sepeda Motor Masuk Sudirman Mulai Berlaku Akhir September

Reporter : Fadillah | Jumat, 18 Agustus 2017 - 15:54 WIB

IMG-6367

Ilustrasi

Jakarta, kini.co.id – Bagi Anda pengendara sepeda yang kerap melintas Jalan Jenderal Sudirman sepanjang Bundaran Hotel Indonesia (HI) hingga Bundaran Senayan harap melalui jalur lain.

Sebab mulai akhir September 2017, Badan Pengelola Transportasi Jabodetabek (BPTJ) dan Pemprov DKI Jakarta mulai menerapkan uji coba kebijakan larangan sepeda motor di kawasan Jakarta Pusat tersebut.

“Kemarin kita seperti rencana kerja kita sampai September. September mulai, karena ada regulasi target kita September akhir ya,” tutur Kepala BPTJ Bambang Prihartono di, Jakarta, Jumat (18/8/2017).

Uji coba larangan kendaraan roda dua ini akan diterapkan selama dua atau empat pekan. Setelah uji coba, akan dilakukan evaluasi untuk menentukan kelanjutan rencana tersebut.

Bambang berharap para pengguna sepeda motor dapat menjadikan larangan ini sebagai momentum untuk beralih ke transportasi massal.

“BPTJ sebagai wakil dari pemerintah perlu untuk memperhatikan pengoperasian kendaraan roda dua. Sehingga bergeser kepada angkutan umum yang lebih selamat menekan angka kecelakaan,” pungkasnya.

Pemerintah kabarnya telah melakukan segala macam persiapan dalam menerapkan aturan larangan terhadap pengguna sepeda motor. Salah satunya memberikan jalur alternatif untuk melintas di jalan-jalan yang ada di sekitar Jalan Sudirman dan Thamrin. Caranya pemerintah akan meminta pemilik gedung di sepanjang Jalan Sudirman dan Thamrin untuk membuka akses pintu belakang.

Rencananya ada 11 titik parkir, yakni di Gedung Jaya, Gedung Bank Dagang Negara (BDN), Jakarta Theatre, Sarinah, Gedung BII, Gedung Oil, Plaza Permata, Gedung Kosgoro, Hotel Nikko/Wisma Nusantara, Grand Indonesia, dan The City Tower.

Selain itu, Lapangan Eks IRTI Monas dan lahan parkir pusat perbelanjaan Carrefour Harmoni yang selama ini memang telah digunakan sebagai lahan parkir untuk kendaraan juga akan dioptimalkan.

Sebagai informasi, sejak Desember 2014 hingga saat ini, area pelarangan sepeda motor hanya berlaku dari Jalan Medan Merdeka Barat hingga Bundaran HI. Kini Pemerintah Provinsi DKI Jakarta berencana memperluas area pelarangan sepeda motor menjadi dari Bundaran HI hingga Bundaran Senayan.

Editor: Fatimah

KOMENTAR ANDA
Berita Regional Terkini Lainnya
Aset Bank Syariah di Sumut Capai Rp13,01 Triliun
Sumatera Utara - Kamis, 23 November 2017 - 09:14 WIB

Aset Bank Syariah di Sumut Capai Rp13,01 Triliun

Perkembangan bank syariah di Sumatera Utara cukup menggembirakan. Dengan banyaknya sosialisasi yang dilakukan, masyarakat pun mulai menerapkan perekonomian syariah dalam ...
PLTSa Kota Bekasi Target 2500 Ton Sampah hasilkan Listrik 34 Megawatt
Jawa Barat - Rabu, 22 November 2017 - 22:15 WIB

PLTSa Kota Bekasi Target 2500 Ton Sampah hasilkan Listrik 34 Megawatt

Kementerian Lingkungan Hidup dan Kehutanan (KLHK) mendorong percepatan proyek Pembangkit Listrik Tenaga Sampah (PLTSa) milik Pemkot Bekasi. Selain mengurai sampah, ...
Pemkot Diminta Gaungkan Kembali Sejarah dan Budaya Bekasi
Jawa Barat - Rabu, 22 November 2017 - 22:12 WIB

Pemkot Diminta Gaungkan Kembali Sejarah dan Budaya Bekasi

Pemerintah Kota Bekasi diminta menggaungkan kembali sejarah dan budaya Bekasi ke tengah-tengah masyarakat. Aparatur pemerintah harus lebih peduli dengan keberadaan ...
PLTSa Diproyeksikan Beroperasi Akhir Tahun 2017
Jawa Barat - Rabu, 22 November 2017 - 22:09 WIB

PLTSa Diproyeksikan Beroperasi Akhir Tahun 2017

Proyek Pembangkit Listrik Tenaga Sampah atau PLTSa Sumur Batu di Kecamatan Bantargebang ditergetkan rampung dan mulai dioperasikan pada akhir tahun ...
140 Pengaduan Masuk ke OJK Sumbagut, Perbankan Mendominasi
Sumatera Utara - Rabu, 22 November 2017 - 17:16 WIB

140 Pengaduan Masuk ke OJK Sumbagut, Perbankan Mendominasi

Direktur Pengawasan Perbankan OJK KR5 Sumbagut Mulyanto mengatakan, hingga November 2017, ada 140 pengaduan yang diterima pihaknya. "Untuk jenis pengaduan ...
Banyak Penipuan, OJK: Investasi Harus Legal dan Logis
Sumatera Utara - Rabu, 22 November 2017 - 17:11 WIB

Banyak Penipuan, OJK: Investasi Harus Legal dan Logis

Otoritas Jasa Keuangan (OJK) KR 5 Sumbagut tetap melakukan pengawasan terhadap investasi yang tidak sesuai aturan dan merugikan orang lain.Untuk ...