Minggu, 24 September 2017 | 20.46 WIB
KiniNEWS>Regional>Jawa Barat>Protes Angkutan Daring, Ratusan Sopir Angkot di Cirebon Mogok

Protes Angkutan Daring, Ratusan Sopir Angkot di Cirebon Mogok

Reporter : Yudi | Selasa, 15 Agustus 2017 - 13:06 WIB

IMG-6333

Aksi mogok sopir angkot di Cirebon yang memprotes angkutan daring. KiniNews/Dandi Setiadi.

CIREBON, kini.co.id – Ratusan sopir angkot di Kabupaten dan Kota Cirebon, Jawa Barat menggelar aksi mogok, sebagai bentuk protes mereka terhadap keberadaan angkutan online yang kini menjadi saingan mereka.

Aksi mogok tersebut dilakukan dengan berkumpul di sepanjang Jl. Siliwangi, Kota Cirebon, sambil membentangkan berbagi tulisan dispanduk yang ditempel mereka menolak keras operasi angkutan daring.

“Kami mogok beroperasi, karena ingin menuntut pemerintah bisa melihat nasib kami dan juga bisa menutup aplikasi transportasi berbasis daring,” ujar seorang sopir angkot D1 Kota Cirebon, Sohar di Cirebon saat melakukan unjuk rasa, Selasa (15/8).

Dia mengatakan setelah beroperasinya transportasi daring, baik berupa roda dua maupun roda empat, menyebabkan pendapatan mereka menurun drastis.

Bahkan kata Sohar pihaknya tidak bisa lagi mendapatkan hasil, karena untuk setor saja sudah tidak cukup setelah adanya transportasi daring.

“Sekarang setor saja sudah tidak bisa, karena pendapatan kami terus turun,” tuturnya.

Dia mengaku sebelum adanya transportasi daring dia bisa mengantongi penghasilan sebesar Rp60 ribu per hari itu sudah bersih. Namun sekarang untuk setor pun pihaknya harus berhutang.

Senada dengan Sohar, sopir lain Ari mengatakan kondisi di Kota Cirebon yang masih berkembang ini tidak bisa dimasuki transportasi daring, karena masyarakat juga belum terlalu banyak berbeda dengan kota-kota besar lainnya.

“Sekarang penumpang di Cirebon itu masih sedikit tidak terlalu banyak, jadi kalau kita harus bersaing dengan transportasi daring, maka tidak akan bisa, karena ongkos mereka juga lebih murah,” kata Ari.

Akibat aksi mogok yang dilakukan sopir angkutan itu, para penumang terutama pelajar dan masyarakat umum terpaksa diangkut menggunakan kendaraan truk yang disiapkan aparat kepolisian dan TNI.

Sementara arus lalu lintas yang biasanya padat disepanjang Jl Ciptomangunkusomo, Jl Kartini, hingga kota Cirebon kini tampak lengang. []

Editor: Rakisa

KOMENTAR ANDA
Berita Regional Terkini Lainnya
Bus Mayasari seruduk pemotor hingga tewas di Tambun Selatan
Jawa Barat - Sabtu, 23 September 2017 - 15:31 WIB

Bus Mayasari seruduk pemotor hingga tewas di Tambun Selatan

Bus Mayasari Bhakti jurusan Tanjung Priuk-Bekasi menyeruduk pengendara motor di Jalan Sultan Hasanuddi, Tambun Selatan. Akibatnya, satu orang tewas akibat ...
Hasto sebut Kirab Kebangsaan Samosir untuk gelorakan patriotisme
Sumatera Utara - Sabtu, 23 September 2017 - 15:05 WIB

Hasto sebut Kirab Kebangsaan Samosir untuk gelorakan patriotisme

Sekretaris Jenderal (Sekjen) PDI-P Hasto Kristiyanto mengatakan bahwa kirab Kebangsaan sangat penting dalam menggelorakan patriotisme. Sebab semangat kebangsaan menjadi fundamen ...
Pengemudi ojek online di Medan tewas ditusuk kawanan begal
Sumatera Utara - Sabtu, 23 September 2017 - 13:20 WIB

Pengemudi ojek online di Medan tewas ditusuk kawanan begal

Seorang pengemudi ojek online, Ridwan Limbong (34), warga Desa/Kecamatan Helvetia, Deli Serdang tewas dibegal di Jl. Juanda Medan, Sabtu (23/9) ...
Sakit Parah, Anak Penderita Tumor Terlantar di Medan
Sumatera Utara - Sabtu, 23 September 2017 - 11:21 WIB

Sakit Parah, Anak Penderita Tumor Terlantar di Medan

Seorang anak bernama Raja Pratama (4) terpaksa pasrah menahankan sakit yang menyiksanya di sebuah kos-kosan di dekat RS Adam Malik ...
Gempa 4,1 SR Guncang Aek Godang Paluta
Sumatera Utara - Sabtu, 23 September 2017 - 11:00 WIB

Gempa 4,1 SR Guncang Aek Godang Paluta

Sebuah gempa berkekuatan 4,1 SR melanda Aek Godang, Padang Lawas Utara (Paluta) Sumatera Utara, Sabtu (23/9/2017).Gempa yang terjadi pada pukul ...
Polresta Bekasi tetapkan 6 tersangka pengedar obat ilegal
Jawa Barat - Jumat, 22 September 2017 - 19:56 WIB

Polresta Bekasi tetapkan 6 tersangka pengedar obat ilegal

Kepolisian Resor Metropolitan Bekasi Kota bersama Dinas Kesehatan berhasil menyita belasan ribu obat keras berbahaya yang diedarkan tanpa izin di ...