Kamis, 23 November 2017 | 14.19 WIB
KiniNEWS>Regional>Jawa Tengah>Wah, Jelang Idul Adha, Salon Kambing Laris Manis

Wah, Jelang Idul Adha, Salon Kambing Laris Manis

Reporter : Zainal Bakri | Senin, 14 Agustus 2017 - 11:36 WIB

IMG-6318

Salon Kambing. (Ist)

Cilacap, kini.co.id – Menjelang Idul Adha, para pekerja “salon kambing” kebanjiran order. Momen Idul Adha merupakan berkah bagi mereka yang menyediakan jasa merapikan tanduk dan bulu kambing sebelum menjadi hewan kurban.

Di Salon Kambing, calon hewan kurban akan dirapikan bulunya dikeramas, creambath dan lainnya. Lalu ada juga pedicure manicure atau merapikan kuku kambing, tanduk dan lainnya agar terlihat lebih bersih dan menawan.

“Memotong sedikit tanduk di bagian pinggir dengan gergaji besi. Lantas, selesai dipotong, ia merapikan tanduk yang sudah dipotong itu dengan gerinda manual,” kata seorang pemilik Salon Kambing, Ahmad Sieko Minarjo.

Ia mengatakan menjelang Idul Adha ini akan banyak pelanggan yang meminta kambingnya di-make over. Untuk jasanya itu, ia pun tidak mengenakan harga yang terlalu tinggi, cukup Rp20 ribu saja.

“Saya sih enggak mahal-mahal lah. Cukup Rp 20 ribu saja. 10 menit, beres,” ucapnya seperti dilansir dari Liputan6.com, kemarin.

Begitupun, ia menetapkan tarif Rp75 ribu untuk paket lengkap hingga creambath dan suntik vitamin.

Dalam sehari, dia mendapat pelanggan hingga 30 ekor kambing jantan per hari, atau meningkat sekitar tiga kali lipat dibanding hari-hari biasa.

Dalam sehari, ia bisa meraup hingga Rp 600 ribu. Itu pun tak seharian dia di pasar. Ia mengaku biasa melayani pelanggan mulai pukul 06.00 WIB hingga pukul 13.00 WIB, seiring usainya pasar hewan.

Warga Cilacap tersebut mengatakan kambing biasanya diserahklan ke salon setelah pasar usai. Kambing yang sudah kinclong biasanya laku dengan harga yang lebih mahal daripada yang tidak disalon.

Editor: Fatimah

KOMENTAR ANDA
Berita Regional Terkini Lainnya
Aset Bank Syariah di Sumut Capai Rp13,01 Triliun
Sumatera Utara - Kamis, 23 November 2017 - 09:14 WIB

Aset Bank Syariah di Sumut Capai Rp13,01 Triliun

Perkembangan bank syariah di Sumatera Utara cukup menggembirakan. Dengan banyaknya sosialisasi yang dilakukan, masyarakat pun mulai menerapkan perekonomian syariah dalam ...
PLTSa Kota Bekasi Target 2500 Ton Sampah hasilkan Listrik 34 Megawatt
Jawa Barat - Rabu, 22 November 2017 - 22:15 WIB

PLTSa Kota Bekasi Target 2500 Ton Sampah hasilkan Listrik 34 Megawatt

Kementerian Lingkungan Hidup dan Kehutanan (KLHK) mendorong percepatan proyek Pembangkit Listrik Tenaga Sampah (PLTSa) milik Pemkot Bekasi. Selain mengurai sampah, ...
Pemkot Diminta Gaungkan Kembali Sejarah dan Budaya Bekasi
Jawa Barat - Rabu, 22 November 2017 - 22:12 WIB

Pemkot Diminta Gaungkan Kembali Sejarah dan Budaya Bekasi

Pemerintah Kota Bekasi diminta menggaungkan kembali sejarah dan budaya Bekasi ke tengah-tengah masyarakat. Aparatur pemerintah harus lebih peduli dengan keberadaan ...
PLTSa Diproyeksikan Beroperasi Akhir Tahun 2017
Jawa Barat - Rabu, 22 November 2017 - 22:09 WIB

PLTSa Diproyeksikan Beroperasi Akhir Tahun 2017

Proyek Pembangkit Listrik Tenaga Sampah atau PLTSa Sumur Batu di Kecamatan Bantargebang ditergetkan rampung dan mulai dioperasikan pada akhir tahun ...
140 Pengaduan Masuk ke OJK Sumbagut, Perbankan Mendominasi
Sumatera Utara - Rabu, 22 November 2017 - 17:16 WIB

140 Pengaduan Masuk ke OJK Sumbagut, Perbankan Mendominasi

Direktur Pengawasan Perbankan OJK KR5 Sumbagut Mulyanto mengatakan, hingga November 2017, ada 140 pengaduan yang diterima pihaknya. "Untuk jenis pengaduan ...
Banyak Penipuan, OJK: Investasi Harus Legal dan Logis
Sumatera Utara - Rabu, 22 November 2017 - 17:11 WIB

Banyak Penipuan, OJK: Investasi Harus Legal dan Logis

Otoritas Jasa Keuangan (OJK) KR 5 Sumbagut tetap melakukan pengawasan terhadap investasi yang tidak sesuai aturan dan merugikan orang lain.Untuk ...